Vampir Tampan Itu Suamiku

Vampir Tampan Itu Suamiku
94.Stive penasaran


__ADS_3

Feyna pun menceritakan masalah yang dia dan Al alami sewaktu pulang dari kantor kepada Stive secara rinci.Stive mendengarkan apa yang di ceritakan oleh Feyna tanpa menyela ucapannya.


Dia pun jadi penasaran dengan kekuatan Al sebenarnya,se ingat Stive dia hanya mengajarkan Al bela diri tidak dengan berdiri diam dan mengendalikan orang dengan tatapan tajam seperti itu.


"Aku harus melihat kekuatan itu sendiri." Batin Stive.


"Stive kamu denger aku ngga sih,malah bengong gitu"Kesal Feyna.


" Berani ya...Manggil nama aku..." kata Stive sambil menyeringai dan mengaktifkan tombol yang ada di dinding membuat ruangan itu kedap suara.


Tapi jika ada yang memanggil dari luar mereka dapat mendengar tapi yang di kuar tidak dapat mendengar apa yang mereka lakukan di dalam kamar.


Aktivitas panas yang sudah lama tidak mereka lakukan.Permainan demi permainan mereka lakukan dengan rasa ingin menikmati satu sama lain.Yang menjadi aktivitas yang paling di sukai oleh Stive,meski beberapa kali melakukan tapi dia tidak akan pernah bosan untuk melakukannya.


Dua jam berlalu permainan panas pun berlalu,kini Feyna sedang membersihkan dirinya.Tak lama kemudian dia pun keluar dengan kimono yang melekat di badanya.


"Sayang...Apa kamu mau menggodaku,dengan pakaian seperti itu..?" Tanya Stive sambil melihat ke arah istrinya yang sedang mengambil pakaian di dalam almati pakaian.


"Siapa yang menggodamu dasar mesum..." Cibir Feyna sambil berlalu untuk mengganti kimono dengan pakaian.


Stive yang melihat Feyna berlalu ke dalam walk in closet,dia pun langsung pergi kedalam kamar mandi untuk membersih badanya dari aktivitas panasnya bersama dengan Feyna.


Feyna yang telah selesai dengan aktivitas memberaihkan diri kini sedang duduk bersama dengan putranya di ruang keluarga,kehangatan sebuah keluarga kini sangat terasa di dalam keluarga Stive.


Ada seorang ibu yang sangat menyayangi anaknya dan juga suaminya,memperhatikan segala kebutuhan anak dan suaminya dan tak lupa perhatian yang selalu di berikan kalah suka,duka yang sering dan selalu mereka hadapi.Sungguh istri idaman dari semua suami.


Stive sangat bersyukur karena memiliki istri seperti Feyna yang menurut versinya sangat sempurna.Namun ada pula yang mengganjal di dalam hatinya tentang apa yang di ceritakan oleh Feyna bahwa anaknya bisa membunuh manusia hanya dengan tatapan.


Terlintas di benaknya untuk menguji sang putra kesayangannya,seberapa hebat anaknya itu.

__ADS_1


Hari libur pun tiba Stive mengajak anak dan istrinya untuk berburu dan sambil bermain di hutan.


Setelah memasuki hutan Stive meminta izin untuk ke arah timur untuk melihat sesuatu.Feyna pun mengizinkannya.


Feyna dan Al yang sedang memandangi pohon-pohon yang tinggi dan rindang sangat senang dengan pemandangan di dalam hutan yang menurut mereka sangat indah sampai tak mengetahui jika mereka dalam bahaya.


Feyna yang sedang memegang tangan Al sambil tersenyum menikmati pemandangan yang ada di depan mata,terkejut karena ada yang menariknya menjauh dari anaknya.


Al yang sedang bergandeng tangan dengan bundanya juga terkejut karena pegangan tangannya terlepas dia pun melihat ke arah di mana bundanya di bawah Al pun mengejar sampai ke dalam hutan belantara namun tak ada pepohonan yang ada hanya rumput hampir setinggi Al.


Tapi bocah kecil itu masih terlihat.Dua orang pria yang sedang mencengkram pergelangan tangan Feyna dengan sangat erat membuat Feyna merintis kesakitan.


" Lepaskan bundaku..." Teriak Al marah.


" Ha...ha...ha...Anak kecil so jagoan dasar bocah" Kata seorang pria.


"Lepaskan aku...Siapa kalian...?" Teriak Feyna.


" Ooo...Jadi kalian tidak akan melepaskan bundaku." Kata Al dengan senyum manisnya.Namun senyum itu yang membuat dua orang pria itu cukup ketakutan.


Seketika bola mata yang sedari tadi sangat indah dengan warna coklat tua berubah seketika menjadi warna merah terang dan mengeluarkan taring di giginya.


Sunggu tampilan yang mengerikan dan Feyna juga terkejut akan perubahan itu yang memang di lihat dengan mata kepalanya sendiri.


Senyum yang dulu sangat mengemaskan kini berubah menjadi senyum yang mengerikan dan itu tak luput dari pengkihatan Stive bersama dengan kedua orang tuanya.


Feyna yang tercengang akan perubahan pada anaknya tak menyadari di sampingnya bukan hanya ada dua orang pria namun sudah lebih dari dua orang.


Al yang tersenyum di depan mereka seketika menghilang dan membunuh sala seorang pria yang ada di samping bundanya.

__ADS_1


Sungguh kejadian yang begitu cepat terjadi sampai Robert yang melihat itu segera keluar karena yang Al hadapi adalah para vampir ganas dalam pertarungan.


Namun Robert kalah cepat dengan cucunya semua pria yang ada di samping Feyna sudah jatuh terkapar tak bernyawa di rerumputan.


Leyni yang melihat itu juga Stive langsung keluar dari persembunyian mereka menghampiri Al dan juga Feyna.


Leyni langsung memberikan ramuan untuk beberapa pria agar mereka bisa pulih kembali.


Al yang melihat itu langsung marah...


" Berani-beraninya oma membangunkan mereka yang telah menyakiti bundaku.Akan aku habisi mereka sampai menjadi debuh..." Kata Al dengan tatapan mengerikan.


Stive yang melihat itu lansgung mendekat dan memeluk putranya untuk menenangkannya.


" Sayang tenang ya...Ada ayah di sini sama opa dan oma ngga ada yang bisa menyakiti bunda jika ada ayah di sini.Ayah akan melindungi bunda dsn juga kamu.Tenang ya..." Kata Stive menenangkan Al.


Al pun diam di tempat menikmati sentuhan kasih sayang yang selalu dia rasakan jika dia sedang dalam masalah.


" Sayang...Bunda ngga papa ko,bunda ngga di sakiti oleh mereka,Al tenang ya..." Kata Feyna sambil membelai kepala mungil Al.


Cukup lama mereka berdua menenangkan bocah kecil itu dan akhirnya ketenangan itu kembali pada Al.


Dia pun mengangguk dan seketika matanya sudah berubah warna kembali.


Stive pun sangat lega karena Al sudah kembali seperti sebelumnya.Senyum manis yang di tampil kan oleh bocah kecil itu sudah tidak mengerika seperti senyum yang Al tunjukan di saat dia sedang marah.


Stive pun mengetahui jika di dalam diri anaknya ada sebuah kekuatan besar yang dia pun tak tahu kekuatan macam apa yang ada di dalam diri anaknya.Namun dia dapat merasakan kekuatan itu.


Tak lupa Robert yang memandang cucunya ada rasa bangga di dalam hatinya karena umur yang begitu sangat dini sudah bisa mengeluarkan kekuatan yang seperti ini.

__ADS_1


Bagaimana jika dia dewasa kekuatannya akan bertamabah lebih dari ini.Membuat Robert bangga namun di sisi lain di cemas akan keadaan yang sekarang ini mereka sedang hidup berbaur dengan manusia.


Bersambung...........


__ADS_2