Vampir Tampan Itu Suamiku

Vampir Tampan Itu Suamiku
52.Seminggu


__ADS_3

Semua persiapan telah di lakukan dengan sangat baik dan mendetail agar tak ada kesalahan di waktu acara nanti.Setelah membahas segala sesuatu mereka pun bubar dari ruang keluarga pergi ke dalam kamar mereka masing masing untuk membersihkan diri.


Feyna yang telah selesai dengan aktivitasnya segera menghubungi Sekertarisnya untuk menanyakan perihal makanan.Setelah mendapatkan kabar dari sahabatnya dia pun berterimah kasih akan bantuan yang di berikan sahabatnya itu.


Dia pun mencari Stive di dalam kamarnya dan tak melihat kekasihnya itu.Dia pun mendengar percikan air di dalam kamar mandi dan sepertinya Stive sedang mandi.Dia pun menuju balkon dan duduk di sana melihat pemandangan yang indah di pandang mata.


Beberapa menit berlalu Stive sudah selesai dengan kegiatan mandinya dia menuju ruang ganti mengambil baju santai celana selutut dan kaos navy polos.Tetapu dia hanya memakai celana dia belum memakai kaosnya dan keluar dari ruang ganti.


Stive yang mengetahui jika dia di cari oleh Feyna,segera menghampirinya.Setelah mengetahui sang kekasih di mana dia pun menuju ke tempat di mana Feyna berada.Dia pun memanggil Feynadan yamg di panggil berbalik badan dan betapa terkejutnya dia melihat dada bidang yang putih mulus membuat Feyna kesusahan untuk bernafas.Feyna tidak mendengar Stive yang memanggil namanya hingga beberapa kali barulah dia tersadarkan dengan lamunannya.


Feyna tersipu malu karena kelakuannya sendiri seketika wajahnya memerah menahan malu.Stive tersenyum melihat Feyna dalam mode seperti ini terlihat sangat lucu dan mengemaskan.


Setelah sekian lama Feyna tersadar dari lamunannya dan membahas untuk besok karena tak terasa seminggu telah berlalu dan pada esok hari mereka akan ke butik untuk mencoba baju di sana.


Stive mengerti dengan apa yang di katakan oleh Feyna dan bertanya besok jam berapa mereka akan ke butik dan Feyna menjawab kemungkinan menunggu keluarganya dari kampung sampai dan Feyna akan mencari tahu jam berapa orang tuanya akan sampai.Feyna mengirim pesan kepada ibunya selang beberapa menit pesan Feyna telah di balas oleh ibunya dan ibunya berkata kemungkinan jam sepuluh mereka akan sampai di kota X.


Feyna pun memberi tahu hal itu kepada Stive jam sepuluh orang tua nya baru akan tiba di sini.Stive pun mengerti akan apa yang di katakan oleh Feyna.Setelah berbincang bincang Feyna pun kembali ke kamarnya ada hal yang harus dia urus.Feyna berlalu meninggalkan Stive di dalam kamarnya sedang dia sendiri menuju kamarnya yang hanya berseblahan dengan kamarnya Stive.


Ke esokan harinya Feyna telah bersiap begitu juga Stive,Robert,Leyni dan juga Keyni yang juga telah siap dengan gaya masing masing mereka.

__ADS_1


Mereka berangkat dari kediaman Stive pukul Sembilan karena perlu beberapa hampir satu jam mereka akan sampai di butik itu.


Seperti biasanya Stive yang akan membawa mobil di temani Feyna di sampingnya dan di belakang ada Robert,Leyni dan Keyni.


Setelah menempuh perjalanan hampir satu jam mereka pun tiba di butik itu,Stive memarkirkan mobilnya dan mereka pun turun dari dalam mobil bersamaan dan masuk ke dalam butik.


Mereka pun di sambut dengan Sopan oleh pelayan di butik itu karena butik itu merupakan salah satu butik langganan Leyni dan mereka telah mengenal Leyni.Para pelayan itu pun tersenyum ke arah Leyni dan menyuruh semua orang untuk masuk ke dalam butik untuk melihat pakaian yang cocok untuk di gunakan beberapa baju design keluaran terbaru telah di coba oleh Feyna namun tidak ada yang masuk di kepala Stive di karena kan baju terlalu terbuka di beberapa bagian tubuh Feyna dan itu membuat Stive tidak menyukai hal itu.Karena menurutnya tubuh istrinya bukan tontonan banya orang dia saja belum pernah melihat tubuh istrinya masa orang lain yang akan melihat tubuh indah istrinya dia pun menolak baju baju yang terbuka Feyna cukup bosan dengan tingka Stive menurutnya terlalu berlebihan untuk ukuran pakaian.Tapi ya... sudalah kalau dia seperti itu karena dia sangat menyayangi kekasihnya dan tak ingin tubuh kekasinya di pertontonkan lepada ornag lain.


Robert menggelengkan kepalanya tak menyangka akan apa yang terlontar dari kata kata Stive anak sulungnya itu.


Sampai baju yang ke sepuluh Feyna sudah mulai bosan dengan segala hal dan saat itu juga gaun yang di pakai Feyna sangat tertutup namun terlihat sexy dan barulah Stive menyukai gaun itu.Gaun panjang yang simple tapi terlihat elegen di padukan dengan jas berwarnah abu abu sangat cocok untuk Stive sunggu pasangan yang sempurna.


Setelah selesai dengan urusan butik mereka pun mengunjungi tempat merek membuat




Setelah selesai fiting baju mereka pun pulang Stive dan juga Feyna tidak pergi ke rumah Stive tetapi balik ke apartemen karena keluarga Feyna akan tinggal di apartemen sampai waktu pernikahan tiba.

__ADS_1


Seperti biasa Stive yang akan mengemudi mereka pun berpamitan untuk pulang dan menuju parkiran di mana mobil mereka berada.Stive memberikan kunci mobilnya kepada Keyni untuk di bawah pulang ke rumah sedangkan dia akan membawa mobilnya An.


Mereka pun masuk ke dalam mobil masing masing dan melaju dengan kecepatan sedang.Jalanan hari ini lumayan padat dengan kendaraan.Tiga puluh menit berlalu mereka pun sampai di apartemen,Stive dan juga Feyna masuk ke dalam apartemen milik Feyna dan ngobrol sebentar dan mereka berdua langsung pamit karena masih banyak yang akan mereka urus karena acara pernikahan tinggal seminggu lagi.


Melihat tempat untuk di adakan akad nikah dan juga resepsi,undangan dan juga makanan untuk para tamu dan Feyna ingin ke kantor juga untuk melihat situasi di kantor,karena sudah lama dia tinggalkan untuk mengurus pernikahan.


Orang tua Feyna pun memaklumi akan kesibukan dari anak dan menantunya.Mereka pun langsung pergi dari apartemen menuju lift untuk turun ke lobi.Beberapa menit berlalu lift sampai di lobi dan langsung berjalan ke arah mobilnya Feyna karena mobilnya Stive di pakai oleh adik dan mama,papanya.Saat mereka pergi ke butik,mereka memang menggunakan mobil milik Stive.


Pesta akan di adakan di kota ini karena itu permintaan dari orang tuanya Feyna.Beberapa menit berlalu mereka pun sampai di taman yang sudah mereka booking seminggu yang lalu untuk melihat dekorasi jika ada yang kurang atau akan di tambah oleh Stive dan juga Feyna.Melihat pemandangan dan dekorasi ini membuat raut wajah Stive dan juga Feyna tersenyum senang dan ini tempat yang sangat nyaman menurut mereka berdua.


Bersambung..............


hy temen temen semua sehat sehat semuakan kalian jaga kesehatan ya😊😊😊


Novel ini akan update 1 bab per hari kalau author ngga sibuk di dunia nyata ya😁😁😁


jangan lupa di like ya agar author lebih bersemangat untuk menulis..😍😍😍


Dan jangan lupa di  tambah kan ke favorite agar ngga ketinggalan update terbaru ya...☺☺☺

__ADS_1


Coment juga tapi yang sopan ya...dan coment yang menginspirasi otak author juga agar mendapatkan lebih banya ide untuk menulis...😘😘😘


Jangan lupa di vote seiklasnya ya....author ngga maksa untuk vote banyak banyak ko😄😄😄


__ADS_2