Wanita Itu Istri Tercintaku

Wanita Itu Istri Tercintaku
Awal perpisahan 2


__ADS_3

Biana masih duduk termenung di pinggiran


Komal renang, membayangkan kejadian beberapa jam yang lalu saat dirinya melihat sosok laki laki yang sedang berdiri membelakangi dirinya, biana kira laki laki itu adalah riko yang beberapa bulan ini menjadi kekasihnya, dan mulai berhasil mencuri hatinya,


Namun dugaanya salah, saat dirinya berjalan menghampirinya, laki laki itu membalikan badan, dan suksek membuat biana menghentikan langkahnya,


Dia adalah Niko, kakak dari kekasihnya laki laki yang beberapa bulan ini ia hindari, laki laki yang setiap menit mengirimkan pesan padanya, laki laki yang tidak mempunyai ekspresi, laki laki yang terkenal dengan sifat dingin dan arrogant,


Dan laki laki itu saat ini sedang memandangi dirinya dari atas balkon kamarnya,


Biana pun beranjak dari duduknya dan masuk ke dalam villa


"Hai bia, apa sudah selesai merenunginya" Seru ayana yang sedang duduk di sofa panjang dengan laptop yang ada di pangkuanya,


Biana memutar malas bola matanya, lalu duduk di sebelah ayana


"Siapa yang sedang merenung mba" Jawab biana


"Kau lah siapa lagi, dan bia, jangan panggil aku mba, aku bukan mba mu" Jelas ayana


"Sorry mulut ini belum terbiasa bu bos" Ucap biana dengan nada meledek, ayana pun hanya berdejak kesal


"Bia apa asisten barumu sudah mengirimkam perkembangan restaurant" Tanya ayana


"Aku belum ada laporan dari lisa, apa kamu ada dapat laporanya ana" Jawab biana dengan pandangan yang masih tertuju pada ponselnya mengecek e-mail yang lisa kirimkan


"Hai pemilik restaurants itu sekarang kau bia, sudah tidak ada urusanku di sana"


"Iss apa kamu beneran mau ngasih hasil kerja kerasmu selama ini ke aku yang jelas bukan siapa siapamu mba" Tutur biana


PLAAK


"AAUUU,,, " Seru biana meringis, karna pahanya di pukul oleh ayana


"Sudah ku peringatkan jangan panggil aku mba lagi Biana ayu" gerutu ayana pada biana dan langsung menarik tetelinga biana, aksi perang mereka pun berlanjut dengan saling menarik rambut, keributan mereka pun menimbulkan kaum laki laki langsung bergegas keluar dari kamarnya karna teriakanyang mereka berdua timbulkan berhasil membuat ramai seisi villa,


Bahkan sampai pelayan pun berhambur keluar untuk melihat perkelahian dua macan betina itu


"Woo wo wo Apa yang sedang kalian lakukan, stop anna bia" Teriak bimo yang langsung berlari kearah mereka berdua untuk memisahkan namun bukanya memisahkan bimo sendiri malah terkena imbasnya, mendapatkan tarikan rambut dari ayana dan bogeman dari biana di pipinya

__ADS_1


"Ayana, biana stop apa yang sedang kalian lakukan, kasian bimo, oh astaga" Gerutu andre pada kekasihnya dan juga biana, yang berusaha memisahkan mereka berdua, teriakan dari dua laki laki itu tidak membuat dua wanita itu berhenti, hingga suara pecahan gelas berhasil membuat mereka beehenti


"Apa sudah selesai pertandingannya" Tegas niko denga suara dinginya, santai namun sangat menekan


"Hai ka, kenapa berhenti aku belum puas menonton, jarang jarang bukan ada pertandingan Semekdown secara live" Celetuk zean, yang langsung mendapatkan tatapan mematikan dari mereka berlima


"Bee apa yang kamu perbuat, kalian berdua kan sahabat kenapa sampai berantem dan membuat kekacauan, lihat bimo babak belur karna kalian berdua" Tegur andre


"Sorry bee, tapi kita sedang tidak berantem, kita sedang main main, kalian saja yang terlalu berlebihan, bukan begitu biana" Ucapan ayana yang merasa tidak bersalah


"Hmm benar apa kata ana" Balas biana


"Ayu na kita pergi, di sini terlalu dingi" Lanjut biana beranjak dari duduknya lalu menarik tangan ayana meninggal empat laki laki yang sedang dalam fikiran masing masing


"Bim lo kalau mau gue obatin, cepat ke kamarku" Teriak ayana dari tangga, bimo yang merasa di panggil pun langsung beranjak dari duduknya, namun langsung di cekal oleh andre pergelangan tanganya


"Heh mau kemana lu" Tanya andre


"Lu ga denger ayana tadi ngomong suruh gue ke atas mau ngobatin luka gue"Jawab bimo lalu pergi meninggalkan mereka bertiga


Niko pun ikut melangkah pergi mengikuti bimo, di susul dengan andre dan zean,


"Diem deh lu, mau di obatin ga, kalau engga mau, obatin sendiri nih, dari tadi ngeluh mulu lu kya cewe, Gerutu ayana


"Ekh ga gitu lah, muka gue jadi jelek gini karna kalian berdua, yaaaaa sakit an " Sentak bimo, dan langsung mendapatkan cubitan di lengannya oleh ayana


" Udah sini an biar aku ajah" Ucap biana langsung mengambil bungkusan es batu dari tangan ayana


''Yah kamu aja bia, lama tambah jontor jih muka sama dia" Seru bimo dan langsung mendapatkan lemparan bantal dari andre yang sedang menyaksikan mereka bertiga, sedangkan zean sedang asik dengan ponselnya dengan niko di balkon kamar ayana


" Ekh busettt" Teriak zean yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari niko


"Kaa lihat, bukankah ini ka riko" Seru zean yang langsung memperlihatkan isi ponselnya pada niko, dan langsung membuat niko menatap tajam ponsel zean,


ayana yang mendengarpun langsung bergegas menghampiri mereka berdua dan langsung merebut ponsel yang di genggam oleh niko, ayana langsung menutup mulutnya dengan kedua tanganya kala melihat isi dari ponsel milik zean,


"Ada apa mba" Ucap biana yang mendekat ke arah ayana


"Tidak ada apa apa bi" Jawab ayana dengan tersenyum

__ADS_1


"Jangan membohongiku mba, ada apa dengan riko" Tanya biana sekali lagi, namun ayana tidak memberi jawaban


"Tidak ada apa apa ka ini hanya berita tidak berguna" Timpal zean


"Kemarikan ponselmu kalau memang bukan apa apa" Tegas biana, zean pun bingung antara berikan atau tidak,


"Bawa sini ze" Seru biana dengan volume yang tinggi


Zean pun memberikan kala dirinya mendatap anggukan dari niko


Biana pun langsung berkaca kaca, saat melihat isi berita itu, yah berita riko yang membawa wanita ke dalam hotel, lalu foto foto mereka berdua yang sedang terlelap tanpa selehai benang dan hanya tertutup oleh selimut, namun yang membuat biana tercengan, ternyata wanita yang tidur dengar riko adalah siska asisten riko, dan teman masa SMA nya dulu, dirinya pun langsung memberikan ponselnya dang langsung pergi keluar dari kamar ayana


,


,


,


,


,


***like


like


like


like


like


like


dukung aku terus yah guys biar lebih semangat lanjutin ceritanya, dan maaf kalau masih ada kata yang typo atau tidak di mengerti,


ini novel perdanaku dan masih banyak belajar


aku usahakan hari ini up lebih

__ADS_1


terima kasih☺☺☺***


__ADS_2