
"Kau sungguh tidak apa apa Biana" ucap niko, dan hanya di angguki oleh Biana,
" Oke, sebaiknya kita kembali sekarang juga, yang sudah menunggu di villa" ucap Niko,
Laki Laki yang memeluk Biana adalah Niko, dirinya begitu sangat khawatir saat Biana tidak ada di pantai sekitar villa, sampai dirinya mengerahkan semua asisten villa milik Anaya untuk ikut mencarinya, dan setelah dirinya berjalan menyusuri Pantai, Ia pun menemukan wanita yang dia khawatirkan sedang menangis pilu di pinggiran pantai,
Mereka Berdua kembali ke villa dengan Niko yang tidak lepas menggenggam tangan Biana
"Tolong lepaskan tanganku Nik" Ucap Biana, Niko tersenyum mendengar ucapan Biana
"Aku tidak akan melepaskanmu Bian, Aku takut saat aku melepas genggamanku Kau akan berlari ke laut" jawab niko
"Ck ga lucu" gumam Biana lirih, namun masih terdengar oleh Niko
"Jadi kau tidak tahu siapa orang tuamu sebenarnya"
Deg
ucapan Niko, Biana yang mendengarkan menghentikan langkahnya, dirinya tidak habis fikir kenapa Niko bisa mengetahui itu
"Apa dia mendengar semua ucapanku tadi" gumam biana dalam hati
"Bian, kenapa kau malah diam" tanya Niko
"Bukan urusanmu Nik" jawab Biana lalu berjalan meninggalkan Niko
Mereka sampai kembali ke Villa Ayana, dan langsung di berondong pertanyaan dari sahabatnya itu,
"Kau tau aku begitu menghawatirkanmu Bia, bagaimana kalau ada yang berbuat yang tidak tidak sama kamu" oceh Ayana mereka yang mendengar ocehan ayana pun hanya menggelengkan kepala
"Sudah bee sabar, yang terpenting biana sudah kembali dengan selamat" ucap andre menenangkan ayana
__ADS_1
"Iyah ka sudahlah jangan seperti emak2, loe dari tadi ngoceh mulu ga habis2, tuh ka Biana sampe nunduk dengerin loe ngoceh mulu" tunjuk Zean pada Biana yang sedang duduk menunduk di sebelah Niko, Padahal dirinya menunduk bukan karna ocehan Ayana, namun Karna dirinya berusaha melepaskan tanganya dari genggaman Niko
"kaya emak2 ke anak perawannya yang ketahuan lg mesum" Tambahnya dan langsung mendapatkan tatapan tajam oleh Ayana karena tidak terima di katain emak2,
"Apa loe bilang bocah, Loe ngatain gue emak2 hah" Gerutu Ayana yang akan menjambak rambut rean namun langsung di halau sama Andre,
"Uda bee sudah cukup, mending kita istirahat, setelah itu makan malam" Ucap andre menenangkan kekasihnya, dan membawa Ayana ke kamarnya,
Di ikuti Biana dan juga Niko
"Mampus loe Ze bakalan kena semprot loe sama lampir" bisik Bimo pada Rean dan berlalu pergi
"Kamprett loe Bim" gerutu Zean pada Bimo
,
,
Amerika, Mansion Riko.
"Maaf tuan, Anak buah saya masih menyelidiki kasus penculikan 20 Tahun lalu, yang di alami oleh nyonya Kim"
"Mark, kita sudah menyelidiki kasus ini 5 tahun yang lalu, tapi kenapa belum juga berhasil, bukankah anak buah mu itu selalu cepat mencari bukti" Gertak Riko penuh emosi
"Maaf tuan sepertinya, kasus penculikan ini ada campur tangan orang yg lebih berkuasa, dan anak buah saya sedang menyelidiki kedekatan nyonya elsa ibu tiri anda, dengan hendrik" jelas mark
Riko yang mendengar mengangkat sebelah alisnya
"Hendrik, mafia tua itu" Tanya Riko
"Iya tuan" jawab Mark
__ADS_1
"Kau terus selidiki mereka, kalau bisa bawa kirim anak buah mu untuk menyelundup kelurga hendrik, agar kita lebih cepat mendapatkan info ibuku" Seru Riko dan langsung di angguki oleh Mark
"Keluarlah" Perintah Riko pada mark,
"Mark" panggil Riko, mark pun langsung berbalik menghadap tuanya
"Bagaimana kasus di jakarta apa kau sudah membereskannya" tanya Riko
"Semua sudah beres tuan, anak buah saya sudah membawa orang yang menyebarkan berita itu, ke pulau D, untuk Nona Siska dia sudah di pecat dari perusahaan, dan sudah di pastikan tidak akan bisa bekerja di perusahaan manapun" jelas Mark
"Ok Kau bisa keluar" seru Riko,
Setelah kepergian Mark, Riko membuka laci meja kerjanya dan mengambil album foto usam, terdapat seorang wanita cantik dan anggun, wajah wanita eropa. dengan dua anak laki laki yang berusia sekitar tujuh tahun dan lima tahun
"Mam, Bagaimana keadaanmu, semoga mami baik2 saja, iko janji iko akan menemukan mami apapun keadaanya, dan akan menghukum orang yang sudah memisahkan kita bertiga, walaupun itu papi sendiri" Gumam Riko
,
,
,
,
,
**Hai guys, teruss kasih dukungan buat author dong, biar tambah semangat lanjutin ceritanya,
jangan lupa tinggalin Vote, like, dan masukan novele pertama author ini ke dalam salah satu favorit kalian, jangan lupa komenya agar author tahu kalau kalian membaca novel author ini, sekalian masukanya,, dana maaf typonya yang bertebaran di mana2,
oyaa ada lagi, maaf juga yahh, mungkin karna author jarang up, jadi keliru di dalam novel ini, heheheh
__ADS_1
terima kasihh temannnn
๐๐**