Wanita Itu Istri Tercintaku

Wanita Itu Istri Tercintaku
Rasa


__ADS_3

Sesampainya di Apartemen Biana, Niko langsung menaruh Dev yang tertidur di gendongannya ke dalam kamar Biana, yah walaupun Apartemen itu ada dua kamar namun Anaknya tida mau tidur terpisah dengannya


Sedangkan Biana sendiri langsung membereskan Mainan yang Dev peroleh dari Anaya dan Andrean


"Istirahat saja Bia, itu bisa di lakukan nanti" Ucap Niko yang berdiri memperhatikannya


"Tidak apa, kalau aku tidak bergerak malah tambah sakit Mas" Jawab Biana


"Oke deh, tapi ingat jangan di paksakan kalau cape"


aakhhhh...


saat Biana akan berbalik, dirinya tidak sengaja menginjak mainan Dev, Hingga terhuyung ke depan,


Niko langsung sigap menangkap Biana, namun sialnya dirinya pun ikut terjatuh,


hingga membuat mereka terjatuh di atas karpet bulu, dengan Biana yang ada di atas tubuhnya,


Mereka tediam cukup lama, salim padang, jarak mereka begitu dekat, hingga merasakan nafas hangat keduanya,


dan entah siapa yang mulai terlebih dahulu, kini bibir mereka sudah menempel satu sama lain, saling m*****t saling menikmati,


Niko membuka matanya tersenyum melihat mata Biana terpejam, dirinya merasa senang Biana menikmatinya


ciuman mereka berubah menjadi panas, dan entah sejak kapan Biana sudah di bawah badan Niko, mereka seperti kedua insan yang saling merindukan satu sama lainnya, hingga Biana mendesah saat ciuman Niko Turun kelehernya,


"aghhh"


Niko tersenyum mendengar ******* Biana, dirinya kembali ******* Bibirnya kembali, dan ******* telinga Biana, yah Biana merasakan sensasi yang lebih pada dirinya,


Tangan Niko tidak tinggal diam, mulai membuka kancing kemeja biana satu persatu dan m*****s dua pemandangan yang indah di depan matanya, membuat Biana kembali melenguh,


Aghh..


kesadaran Biana mulai kembali ke dalam otaknya, Dia ingin memberontak, Namun sensasi yang dia rasakan mengalahkan egonya sendiri, membuatnya tidak bisa menolak sentuhan Niko,

__ADS_1


Ciuman Niko mulai turun ke leher, d*** dan berakhir di dua kembar itu, Biana tidak bisa menahan desahanya kembali, saat d****** merasakan mulut hangat Niko yang mulai ******* dan satu tangannya m****** dada yang lain, Biana merasakan Panas di tubuhnya, begitun Niko yang merasak adik kecilnya mulai mengeras,


Di saat sedang panas panasnya, Ponsel Niko berdering dan membuatnya mengumpat kesal, Niko pun langsung bangun dari atas tubuh Biana, Dan menjawab panggilan dari asiatennya siapa lagi kalau bukan si Hanszel


sedangkan Biana yang tersadar atas tindakanya pun langsung membereskan kancing kemejanya yang sudah terbuka semua, dirinya merasakan berkecamuk, marah, kesal dan malu atas tindakanya


"Bia maaf yah, aku harus pergi, ada rapat penting di kantor" Niko mengecup lembut kening Biana saat dirinya akan Pergi, Biana hanya mematung saat Niko mengecup hangat keningnya, dirinya merasakan pipinya memanas,


Setelah kepergian Niko, Biana mengumpat kesal, dirinya tidak habis fikir atas apa yang dia lakukan dengan Niko sunggung membuatnya malu,


🌹🌹🌹


Nik's Grups


"Lu dari mana aja, susah banget ga bisa di hubungin dari kemarin, Gue ke Villa, katanya ga pulang, giliran ketemu kaya orang gila senyum senyum sendiri" Seru Hans pada Niko yang baru saja duduk di kursi kebesaran, sejak kembali ke perusahaannya Niko selalu tersenyum sendiri membuat Hans merasa ada yang tidak beres dengan Niko


"Nik " Sentak Hans menggebrak Meja, membuat niko terperanjat dari lamunanya


"Lo mau bikin gue serangan jantung" seru Niko dengan nada meninggi


"Sialan Lo" Niko langsung melemparkan Pensil yang di pegang pada Hans, namun sayang tidak melenceng tidak mengenai


" Gue mau balik ke Inggris lusa" Ucap hans membuat Niko menatapnya


"Kenapa mendadak" tanya Niko


"Nyokap kambuh lagi, Dan Grazea ga bisa ngurus nyokal sendiri, dia juga lagi sibuk sama S2 nya dan bokap lo tau sendiri, dia sibuk nyari ade gue yg hilang" Jelas Hans


"Dan kayaknya sekarang juga, gue sudah harus waktunnya buat nyari keberadaan ade gue, gue ga tega lihat terus terusan keadaan nyokap yang depresi"


"Lo mau nyari di mana" ucap Niko


"Gue udah ada petunjuk di mana keberadaan pengawal yang bawa ade gue, dia orang dari negara ini" jawab Hans,


"Pengawal" Niko menaikan satu alisnya ke atas, dirinya merasa cerita Hans hampir sama seperti Biana

__ADS_1


"Tunggu Hans, kenapa kejadian yang menimpa adik lu Cellen sama seperti Biana" Ucap Niko, Hans menggelenggakan kepalanya


"Memang ceritanya hampir sama, tapi Biana orang yang berbeda, Aku tahu betul dan masih ingat Xellen kecil, dari kita bertiga hanya Cellen yang mempunyai warna mata yang beda, dia mempunya mata Biru seperti deddy, sedangkan Biana dia bermata hitam, sangat berbeda Nik"Jelas Hans


"Oke kalau begitu, apa rencana kedepannya lagi" Tanya Niko


"Untuk Saat ini gue mau mengundurkan diri menjadi asisten lo, lalu kembali ke Inggris, dan mencari keberadaan adik gue" ucap Niko


"Hans, gini ajah deh, gue kasih lo cuti sampai lo ketemu adik lo, tapi lo jangan ngundurin jadi asiaten gue, gue ga bisa jalanin perusaan tanpa lo" Niko merasa gundah dengan keputusan sahabatnya itu,


"Soal asiaten lo tenang ajah, gue udah nyiapin, dia salah satu anak buah gue yang udah gue sekolahin sampai tinggi, dia juga bisa di andelin, gue jamin dia ga bakalan ngecewain lo" Ucap hans


" Besok gue bawa anaknya kehadapan lo, dan biar lo sendiri yang menilai anaknya" tambah Hans


Niko terpaksa menyetujui keputusan Hans, dirinya merasa berat hati, di saat perusahaannya akan berjuang ke kancah internasional sahabat yang menemaninya ituq dari perusahaanya belum seperti sekarang, malah kembali kehabitatnya😃😃


"Ga usah di bikin berat, gue yakin walaupun tanpa Gue, perusahaan ini bakalan bisa bersaing di kancah internasional" Ucap Hans mencoba menghibur Niko, lalu berlalu meninggalkan Niko


"Rapat jam tiga nanti Bos, Utusan dari perusahaan Korea bakalan nanda tanganin kontraknya, kalau Bos sendiri yang datang" Ucap Hans saat sampai di pintu ruangan Niko


Yah saat seperti ini lah yang bakalan Niko rindupan pada Hans, bagaimana ke profesional nya dalam berkerja, bisa menempatkan posisi kapan pun waktunya


,


,


,


,


Episode ini yang terangel, dari semalem ga lolos lolos udah di perbarui masih ajah ga bisa, sungguh membanggongkan


jangan lupa juga kasih dukungannya biar author tambah semagat ngelanjutin cerinta nya, biar sahabat WIIT makin antusias buat baca


Terima kasih😁😁

__ADS_1


__ADS_2