
Sudah Dua hari Biana kembali ke kota, namun kali ini dirinya membawa anaknya, karena Dev yang merengek ingin ikut, dan alasan kalau masih kangen dengan ibunya, Biana pun akhirnya membawa dev
walau sempat berdebat dengan mama ani karena tidak ingin dev ikut kekota, dengan dalih agar biana tetap fokus terlebih dahulu dengan usahanya, tapi karena dev terus terusan merengek akhirnya Mama ani pun membiarkan
"Dev nanti Auntie Ana mau ke sini mau jemput kamu" Ucap Biana yang sedang sibuk dengan pekerjaannya
"Memang Auntie mau ngajak kemana bu" Tanya Dev
"Emmm ga tau sayang mungkin mau ketemu Oma sama Opa Aldi"
"Owh, Aku kirain.. "
"Haaiii Jagoan Auntie"
Ucapan Dev terhenti saat Anaya masuk ke dalam ruang kerja Biana dengan suara yang tinggi, membaut Dev dan Biana menutup telinga mereka masing masing
"Isss Auntie kebiasaan suka teriak teriak seperti di hutan" decak Dev pada Anaya
"Seperti siapa" Tanya Anaya
"Ibuuuuuuuu" Teriak Dev, dan membuat Biana ana tersentak karna teriakan anaknya
"Haaiii siapa yang suka teriak teriak kenapa malah aku yang di salahkan" Biana sendiri langsung membela tuduhan anaknya, sedangkan Dev dan Anaya tertawa dengan senang karna sudah mengerjai Biana
"Auntieeeeee" Teriak Dev yang langsung memeluk Anaya yang duduk di sebelahnya
"Dev jangan teriak teriak" peringat Biana
"yess Mom" jawab Dev Tersenyum
" Auntie, ibu Bilang katanya aku mau di ajak ke kebun binatang benarkah" ucap Dev dengan Senang
Biana sendiri terkejut dengan ucapan anaknya, karna dirinya tidak pernah berkata seperti yang anaknya katakan
"Haii kapan Ibu berbicara, kalau kamu mau di ajak ke kebun binatang hm" Tanya Biana
"Ituu barusan ibu bilang" Ucap Dev
"Kapann" Biana mengingat ingat lagi perkataanya
"isss, kamu sedang menjebak ibu yahh" Biana pun bangkit dari kursinya dan langsung menggelitiki anaknya karna sudah menjahili dirinya
Anaya yang melihat interaksi ibu dan anak itu pun langsung ikut tertawa, dan menjewel pipi gembil Deb, dirinya tidak habis fikir dengan polah fikir anak sahabatnya ini yang suka menjahili orang
Ehheem
mereka bertiga langsung menatap ke arah laki laki yang sedang berdiri di pintu ruangan biana,
"Ohh astaga, aku sampai lupa kalau Andrean ikut kemari" ucap Anaya dengan lirih, dan langsung menghampiri kekasihnya
__ADS_1
"Haii Andre" Sapa Biana
"Owhh jadi ini laki laki kecil ini, yang kamu sayangi selain aku bee" Ucap Andrean pada Anaya yang di balas dengan gelengan kepala dan senyuman,
andrean lalu berjalan mendekati Dev yang masih duduk di sofa
"Hai bro, kenalkan Aku Uncle Adrean, Pacarnya Auntie Anaya, Siapa namamu Brothers" Ucap Andrean memperkenalkan dirinya pada Dev,
"Devanio saga" jawab Dev datar dengan mengulurkan tangan pada Andrean dan langsung di sambut oleh Andrean, dengan di iringi tawa Oleh Tiga orang dewasa
"waaahh Sepertinya saingan aku lumayan berat bee,
untuk menjadikan kamu seutuhnya bee, lihat laki laki kecil ini... " Ucap Andrean dengan tangan yang menepuk dadanya
"Sangatt coll" tambahnya
"Ndre kamu masih mending langsung di sambut dengan jabatan tangan, Kamu tau Riko langsung di abaikan oleh anak kecil ini" jelas Anaya pada kekasihnya,
Biana yang mendengarkan ucapan Anaya hanya bisa diam
"Bian sepertinya Dev Tidak menyukai Riko, kamu tahu sendiri bukan Insting Anak seumurannya" Ucap Andrean pada Biana,
Biana sendiri hanya tersenyum kecil akan ucapan Andrean
Mas Riko gumam biana dalam hati
" Sudah Bian, jangan di fikirin, Ayo Dev jadi ikut Auntie ga "
"Ok sayang hati hati yah, Ana Titip Dev yah, kalau pulang telat bala pulang ajah ke Apartemen" Ucap Biana pada Anaya
"Siaapp Bos" Jawab Anaya sembari memeluk tubuh Biana
"Auntie emang kita mau kemana" Tanya Dev pada Anaya saat berjalan keluar dari ruangan Biana
"Rahasia, pokoknya nanti kamu bakalan seneng" jawab Anaya singkay
" Bro, kita sebagai laki laki ikutin saja apa kata perempuan" Ucap Andran dan membuat mereka tertawa
Ting Ting..
Biana yang sedang melanjutkan pekerjaannya terhenti karna ponselnya berderinh tanya pesan masuh, namun tidak ada nama yang tertea
๐ฉ Biana, bisa kita bertemu, ada yang ingin Aku Bicarakan, Siska.
Deg
Siska,, gumam Biana
"Hai Sis, Oke jam berapa kita bertemu" balas Biana
__ADS_1
๐ฉ Jam Empat, nanti Aku kirimkan lokasinya"
Setelah mendapatkan pesan dari Siska, Biana tidak bisa fokus pada pekerjaannya, dirinya terlalu memikirkan yang akan terjadi setelahnya,
"Tidak Aku ga boleh fikirin yang belum terjadi, Aku percaya mas Riko tidak seperti itu" Biana pun menepis segala fikiran negatif di otaknya
merasa sudah tidak fokus dengan pekerjaannya, dirinya memutuskan untuk membantu para karyawannya, agar tidak terlalu memikirkan hal yang tidak tidak
๐น๐น๐น
Tepat jam empat Biana sampai di sebuah Alamat Caffe yang Siska kirimkan, sebenarnya dirinya merasa tidak enak hati, dirinya takut jika yang dia fikirkan memanglah kenyataan
"Selamat siang nona, ada yang bisa di bantu" Ucap seorang pelayan
"Siang mba, Saya Ada janji dengan Nona Siska, katanya Beliau sudah Di sini"
"Owh apa anda Nona Biana, mari saya antarkan" Pelayan itupun langsung mengantarkan Biana menunu ruangan yang Siska pesan Untuk mereka berdua
"Silahkan Nona" ucap pelayan itu
"Terima kasih" dirinya pun masuk ruangan itu, dan memperlihatkan Siska yang sedang sibuk makan makanannya
"Haii Biana Apa kabar, Owhh astaga maaf Na aku tidak sadar kalau kamu sudah datang" Seru Siska saat sadar Biana sudah berada di hadapanya
"Tidak apa, lanjutkan saja makananmu" ucap Biana tersenyum
" Biana, maaf yah kalau aku merepotkan mu, aku benar benar bingung Na dengan keadaanku saat ini, aku tidak tau harus minta tolong sama siapa, kamu tau bukan aku tidak mempunyai siapa siapa di kota ini,,,, "Seru Siska dengan Air mata yang sudah menetes di pipinyaa
"Sssttt, kamu kenapa Sis, Apa yang terjadi" Biana pun menggenggam jari Siska untuk menenangkannya
"A...Aku Ha..hamiill Na hiks hiks.."seru Siska dengan tangisana yang pecah,
Biana sesaat menegang saat mendengar ucapan Siska
,
,
,
,
,
Haaii guyss, Terima kasih yang maaih setia membaca novel aku ini yahh, semoga sehat teruss
jangan lupa tinggalin like, vote, dan pastinya komen buat aku,
biar tambah semangatt lanjutin ini ceritaaaaa
__ADS_1
Terima kasihh๐๐