
Beberapa hari kemudian, kondisi dari Alexandra, terus mengalami kejadian seperti itu. Hal itu membuat gadis cantik itu, merasa sangat frustasi karena harus terus bekerja untuk menyenangkan para tamu dari Ambar.
"aku harus pergi dari sini,"ucap Alexandra penuh dengan tekad. Gadis itu segera berlari menuju ke arah kamar mandi.
"mau ke mana dia?"tanya Ambar saat melihat Alexandra berlari menuju ke belakang rumah.
"mungkin mau ke kamar mandi."ucap salah satu pekerja wanita itu.
"Ya sudah kalau begitu. kalian segera bekerja kembali. cari uang yang banyak."ucap wanita gempal itu pada semua orang yang ada di sana.
Sementara Alexandra, Gadis itu segera meraih kursi yang tidak jauh dari tempatnya berdiri saat ini. dan setelah itu,...
brakkk
brughh
Alexandra mendobrak plafon rumahnya, dengan menggunakan kursi itu. sehingga suaranya, Terdengar sangat menyaring dan juga memekakkan telinga.
"suara apa itu? cepat periksa!"teriak wanita gempal itu pada semua anak buahnya.
"dia kabur madam."seru salah satu anak buah dari wanita itu.
"segera kejar dia hukum tanpa ampun jika tertangkap!"ucap wanita itu dengan suara yang sangat lantang.
Sementara Alexandra yang masih berada di atap rumahnya, seketika berguling ke arah kiri dan tiba-tiba saja,...
brugh
Tubuh mungil Gadis itu terjatuh di atas tanah. Hal itu membuat Alexandra, sejenak meringis. Namun, hal itu sama sekali tidak diperdulikan oleh gadis cantik itu.
"hai tunggu kau gadis sialan!"teriak salah seorang anak buah dari Ambar. Seraya melangkahkan kakinya, mengejar Alexandra yang mulai menangis ketakutan.
"Ya Tuhan aku mohon, jangan buat aku tertangkap kepada mereka. pertemukan aku dengan orang baik Tuhan."ucap Gadis itu Seraya mengatupkan kedua tangan di depan dada.
Gadis itu segera berlari tak tentu arah. hingga membuat telapak kakinya seketika terluka parah. karena Gadis itu kehilangan kedua alas kakinya saat berlari dari orang-orang itu.
"awww perih sekali!"ucapnya Seraya meringis kesakitan. saat tangannya, tak sengaja menyentuh telapak kaki.
"berdarah!"gumam gadis itu Seraya menyentuh kepalanya yang sedikit berdenyut.
Karena memang Alexandra mempunyai fobia terhadap darah. kepalanya seketika merasakan sangat pusing saat melihat atau menyentuh cairan kental itu.
__ADS_1
"tidak aku tidak boleh pingsan di sini."ucap gadis itu terus memaksakan diri untuk berlari.
Sementara di belakang sana, anak buah dari Ambar masih saja mengejar gadis itu. Hal itu membuat Alexandra yang menoleh ke arah belakang, merasa sedikit ketakutan. karena memang, mereka adalah seorang laki-laki. yang tentunya, tenaganya lebih besar dari dirinya yang hanya seorang gadis lemah.
****
"kita mau ke mana Tuan?"tanya Nicholas pada Keanu.
"hanya ingin mencari udara segar saja."ucap laki-laki itu dengan ekspresi wajah datar.
Nicholas yang mendengarnya, seketika hanya menganggukkan kepala. dan tak berselang lama, segera melajukan kendaraan roda empatnya itu untuk meninggalkan Mansion itu.
Sepanjang perjalanan, hati Keanu tiba-tiba merasa sangat cemas. laki-laki itu seperti pernah memikirkan sesuatu dan juga mengkhawatirkannya.
Hal itu membuat laki-laki tampan itu, merasa sedikit aneh dengan dirinya sendiri. karena memang, Keanu tidak memiliki masalah apapun saat ini.
"kenapa perasaanku seperti ini?"tanya laki-laki itu pada dirinya sendiri Seraya menyentuh dadanya yang terasa nyeri secara tiba-tiba.
"anda baik-baik saja Tuan?"tanya Nicholas yang melihat tuanya itu, seperti tidak nyaman.
"entahlah. tapi kenapa hatiku merasa sangat gelisah seperti ini?"tanya laki-laki tampan itu pada asisten pribadinya.
Keanu yang mendengar itu, seketika menggelengkan kepalanya dengan cepat."tidak perlu kita jalan saja."ucap laki-laki tampan itu.
"baik."sahur Nicholas patuh.
Laki-laki berkulit hitam manis itu, segera melajukan kendaraannya seperti biasanya. sementara Keanu, laki-laki gagah itu sesekali menatap kiri dan juga kanan.
Entah apa yang laki-laki itu cari. namun yang jelas, kepalanya tidak berhenti bergerak sejak tadi.
"coba hentikan kendaraannya sekarang!"seru laki-laki tampan itu secara tiba-tiba.
Hal itu membuat Nicholas yang mendengarnya, merasa sangat kebingungan. Namun demikian, laki-laki manis itu, tetap mengikuti saran dari tuannya.
Nicholas mengikuti arah pandang dari Tuan mudanya itu. namun sama sekali tidak menemukan apa-apa. kemudian, kepalanya menoleh ke arah kiri. matanya seketika menyipit, saat laki-laki itu melihat seperti ada seseorang yang tengah berlari. dan di belakang orang itu, seperti ada beberapa orang yang mengejarnya.
"Tuan coba lihat di sebelah sana,"tunjuk Nicholas pada Keanu menggunakan jarinya.
Laki-laki tampan itu segera mengalihkan pandangannya ke arah yang diperintahkan oleh Nicholas.
"mereka mengejar seorang wanita!"seru Keanu saat sudah memperhatikan orang yang telah berlari itu cukup lama.
__ADS_1
"tolong! tolong aku! siapa saja, Tolong aku!"terdengar suara seorang gadis yang menjerit ketakutan.
Hal itu membuat Keanu yang mendengarnya, sejenak terdiam. karena laki-laki itu merasa, seperti familiar dengan suara itu.
"Alexandra!"seru Keanu Seraya melompat dari tempat duduknya. dan langsung berlari menghampiri gadis itu.
Nicholas yang melihat itu, merasa sedikit kebingungan. Namun demikian, laki-laki hitam manis itu tetap turun dari kendaraannya dan menyusul Tuan mudanya itu.
"apa yang kalian lakukan?!"seru Keanu menghadang mereka.
Alexandra dengan segera, bersembunyi di belakang laki-laki itu.
"maaf tuan tidak usah ikut campur."ucap salah satu dari mereka.
Keanu yang mendengar itu, seketika tersenyum sinis.
"pergilah! maka aku tidak akan membuat kalian terluka!"ucap laki-laki itu penuh dengan penekanan.
Mereka semua, seketika menggilingkan kepala."tidak tuan. dia adalah, salah satu pekerja kami. jadi mari serahkan dia untuk kami."ucap laki-laki itu Seraya melangkahkan kakinya hendak menangkap Alexandra.
Namun dengan cepat, Keanu menepis tangan laki-laki itu. dan dengan segera,...
bugh
Satu pukulan keras, seketika mendarat mulus di wajah laki-laki itu. hingga membuatnya seketika tersungkur di atas aspal.
"kurang ajar!"berani kau main-main dengan Kami!"seru laki-laki yang lain Seraya bersiap menghajar Keanu.
Namun dengan cepat, laki-laki tampan itu mampu menaklukkan mereka semua. hingga mereka semua, seketika tersungkur di atas tanah dengan kondisi penuh dengan darah.
"pergilah kalian! atau aku akan membuat kalian menyesal nantinya!"seru Keanu dengan lantang.
Mereka segera berlari terbirit-birit meninggalkan tempat itu. sementara Keanu, seketika membalikkan tubuh menatap ke arah gadis itu.
Alexandra terlihat sangat kacau. tubuhnya seketika bergetar hebat. dan tiba-tiba saja,...
brughh
Gadis itu, tak sadarkan diri. hingga membuat Keanu seketika menangkap tubuh itu.
"kita bawa ke rumah!"ucap Keanu Seraya masuk ke dalam mobil.
__ADS_1