Wanita Kesayangan Tuan Keanu

Wanita Kesayangan Tuan Keanu
Menyelidiki


__ADS_3

Karena Alexa masih dalam kondisi ketakutan, akhirnya Keanu memutuskan untuk menyelidiki semuanya sendiri. dirinya tidak peduli dengan larangan yang diterimanya.


"aku harus menyelidiki semuanya. tidak akan aku ampuni, orang yang telah menyakiti istriku. karena dia, sekarang telah menjadi wanita kesayanganku."ucap laki-laki itu penuh dengan keyakinan.


Tak lama berselang, Helena dan juga Natasha datang menghampiri Keanu."kenapa?"tanya Helena menatap ke arah putranya yang seperti tengah frustasi.


"aku memutuskan ingin menyelidiki semuanya Mom."ucap Keanu pada akhirnya. setelah beberapa saat, laki-laki itu terdiam.


"tapi bukankah istrimu melarang kita semua untuk menyelidiki semuanya?"tanya Helena menatap ke arah sang putra.


"aku tahu Mom. tapi aku, akan mengusahakan semuanya. aku tidak ingin, istriku selalu ketakutan seperti itu."ucap Keanu yang langsung di angguki oleh ibu dan adiknya.


Akhirnya laki-laki itu memutuskan untuk pergi dari kediamannya untuk segera menyelidiki semuanya.


****


Sementara itu di dalam kamar, Alexa kembali menangis tersedu-sedu. saat mengingat apa yang terjadi kepada hidupnya saat setelah kedatangan keluarga itu. keluarga yang awalnya, hanya menumpang saja, Namun lama-lama menjadi ngelunjak dan menguasai semuanya. dan pada akhirnya, menguasai seluruh harta kekayaan keluarga Alexa.


"aku benci dengan rasa ini."ucap Alexa Seraya memukul-mukul dadanya yang terasa sesak. perlu kalian ketahui, bahwa seperti apapun kebencian yang ditumbuhkan oleh Alexa, masih besar rasa sayang Gadis itu terhadap keluarga pamannya itu.


Bahkan paman dan bibinya yang terang-terangan menghancurkan masa depannya itu, masih mendapatkan tempat di hati Alexa. wanita itu merasa sangat tersiksa sebenarnya dengan perasaan itu. tapi mau bagaimanapun juga, keluarga pamannya adalah kerabat yang tersisa.


"aku tidak mau, mereka menyelidiki semuanya. biarlah aku saja dari kekejaman mereka. jangan sampai, Keanu dan keluarganya, mengetahui tentang fakta ini. karena aku tidak ingin, mereka merasakan apa yang aku rasakan."ucap Alexa Seraya mengusap air matanya dengan kasar.


***


Sementara itu di tempat lain, terlihat Diandra dan juga Veronica tengah berbincang-bincang. pasangan ibu dan anak itu, seperti tengah membicarakan sesuatu hal yang penting.


"Ibu lagi memikirkan apa?"tanya Veronica yang saat ini tengah duduk di hadapan sang ibu.

__ADS_1


"Ibu ingin menyelidiki di mana anak itu berada. kenapa, penampilannya seperti orang berada?"tanya Diandra menatap ke arah putrinya itu.


Sementara Veronica, wanita itu malah menanggapi itu, dengan sikap acuh tak acuh."paling juga menjual sesuatu yang ada di dalam tubuhnya."ucap wanita itu dengan ketus.


Diandra yang mendengarnya, seketika menggelengkan kepala."sepertinya itu tidak mungkin. bukankah barang berharga milik Gadis itu telah rusak? lagi pula, jika dirinya menjual, pasti tidak akan pernah merasa ketakutan jika bertemu denganku. tapi nyatanya, Alexa berteriak histeris saat melihat aku mendekatinya."ucapnya menjelaskan.


"jadi,..."ucap Veronica Yang sepertinya tidak menangkap maksud dari ibunya.


"Ibu mengutus kamu untuk menyelidiki semuanya. kita harus mengetahui semuanya."ucap Diandra Seraya tersenyum tipis.


Veronica yang mendengar itu hanya menganggukkan kepala.


"baiklah kalau begitu. besok aku akan pergi untuk mencari informasi."ucap Veronica Seraya tersenyum smrik.


****


"kita mau ke mana Tuan?"tanya Nicholas menatap ke arah tuannya itu.


Tangan kekar Keanu terangkat. kemudian, mengetuk pintu bangunan minimalis itu.


tok tok tok


Tak lama berselang, terdengar suara pintu yang dibuka dari dalam. dan menampilkan, seorang wanita gempal dengan beberapa bodyguard di belakangnya.


"eh ada Tuan ganteng, Ada apa kemarin mau meminta pelayanan khusus? di sini ada banyak varian mulai dari yang biasa sampai yang istimewa."ucap wanita yang sedikit gemuk itu dengan senyuman genitnya.


"tidak aku tidak ingin melakukan apa-apa. aku hanya ingin bertanya. apakah benar ini rumah dari tuan Abimanyu?"tanya Keanu sengaja mengatakan bahwa rumah itu milik Paman dari Alexandra. bukan dari ayah wanita itu.


"benar ini punya Abimanyu. tapi laki-laki itu telah menjual rumah ini beserta isinya kepada saya. Bahkan, keponakannya yang cantik dan juga seksi itu, juga ia jual." ucap wanita tambun itu, dengan entengnya.

__ADS_1


Wanita itu, tidak menyadari bahwa tatapan dari laki-laki yang ada di hadapannya itu, begitu tajam. seperti sebuah silet yang siap menghunus kepada siapapun.


Keanu tidak menyangka, bahwa penderitaan yang dialami oleh istrinya, begitu mengerikan. laki-laki itu tidak menyangka, bahwa ada keluarga yang tega melakukan hal sekeji itu pada anggota keluarga yang lain.


"Kurang ajar! akan aku balas semua perlakuan yang telah mereka lakukan kepada istriku."ucap laki-laki itu dalam hatinya Seraya mengeram kesal. kemudian tanpa basa-basi, langsung Segera pergi dari tempat itu.


Dadanya terasa bergemuruh saat mendengar kalimat-kalimat kotor itu keluar dari mulut seorang wanita.


"dasar iblis!" seru Keanu lantang. laki-laki itu tidak memperdulikan tatapan heran dan juga aneh dari setiap orang yang berlalu lalang.


"kita pergi sekarang."ucap laki-laki tampan itu menatap ke arah asisten pribadi sekaligus pengawal pribadinya itu.


Tak membutuhkan waktu lama, akhirnya Keanu sampai juga di kediamannya. dan dengan segera langsung masuk ke dalam rumah.


"bagaimana apakah kamu berhasil menyelidiki semuanya?"tanya Helena menatap ke arah putra sulungnya itu.


Hal itu membuat Keanu yang mendengarnya, seketika menghentikan langkah kaki. dan dengan segera, menatap ke arah ibunya itu dengan tatapan yang sangat dalam.


"ada apa?"tanya Helena yang seperti mengetahui apa yang telah dialami oleh putranya itu.


Keanu yang mendengar itu seketika duduk di samping sang ibu."apa di dunia ini ada seorang ayah atau seorang ibu yang tega menjerumuskan putrinya sendiri ke lembah hitam?"bukannya menjawab pertanyaan dari ibunya, Kanu malah memberikan pertanyaan kepada wanita paruh baya itu. membuat Helena sejenak terdiam.


*sebenarnya pada hakikatnya, semua orang tua tidak akan pernah menyakiti darah dagingnya sendiri. karena jika mereka melakukan itu, maka sama saja mereka menyakiti dirinya sendiri.


karena di dalam darah putra-putrinya, juga mengalir darah mereka sendiri. itulah mengapa ada pepatah mengatakan, kasih orang tua itu sepanjang masa. karena tidak akan pernah melukai atau membuat hancur putra-putrinya sendiri."ujar Helena menatap lekat ke arah putranya itu.


"tapi, sayangnya aku menemukannya Mom," ucap Keanu lirih.


"Maksudnya bagaimana?" Tanya Helena yang belum mengerti dengan kalimat yang di lontarkan oleh putranya itu.

__ADS_1


Dengan segera, Keanu menceritakan semuanya pada Ibunya. membuat Helena yang mendengarnya, seketika menggelengkan kepala tak percaya.


"aku juga tidak menyangka Mom," lirihnya


__ADS_2