
Sesampainya di kediaman Keanu, mereka semua segera masuk ke dalam Mansion. Keanu langsung membawa istrinya itu ke dalam kamar dan meletakkannya secara perlahan di atas tempat tidur.
"apa kita perlu panggil dokter?"tanya Helena menatap ke arah putranya dan juga yang lain.
Raut wajah wanita paruh baya itu, terlihat sangat khawatir. membuat Natasha menjadi penasaran.
"Mommy kenapa terlihat khawatir sekali?"tanya Natasha menatap ke arah sang ibu.
Karena menurut gadis Jelita itu, ibunya itu adalah orang yang susah untuk khawatir selain dengan keluarganya. dan baru pertama kali ini, wanita paruh baya itu mengkhawatirkan seorang yang notabenya adalah orang lain.
"emm Mommy hanya khawatir."ucapnya lirih. wanita paruh baya itu melangkahkan kakinya, untuk mendekati ranjang di mana menantunya tengah berbaring tak sadarkan diri.
"Kau harus kuat Alexa, di sini ada kami yang selalu akan membuatmu bahagia."ucap wanita paruh baya itu Seraya menggenggam tangan menantunya.
Tentu saja hal itu membuat semua orang yang ada di sana, seketika tercengang. karena tidak menyangka dengan reaksi yang ditunjukkan oleh Helena.
"Kak bisa ikut aku?"tanya Natasha Seraya menatap ke arah sang kakak. Keanu yang mendengarnya, menganggukkan kepala.
Mereka berdua keluar dari dalam kamar itu dan menuju ke ruang tamu."kamu mau bicara apa?"tanya ke anu menatap ke arah adik perempuannya itu.
"sejak kapan Mommy jadi perhatian seperti itu?"tanya Natasha langsung pada intinya. karena memang, gadis cantik itu sulit untuk mengendalikan diri jika tengah dilanda rasa penasaran.
"aku juga tidak tahu. tapi pertama kali bertemu dengan Alexa, Mommy sudah bersikap seperti itu. bahkan awalnya pun, Mommy juga merasa heran dan juga kebingungan dengan tingkah yang dilakukan oleh ibu kita itu."jelas Keanu.
"aaaakkhh!"sepasang kakak beradik itu, seketika saling pandang. saat Indra pendengaran mereka, mendengar suara teriakan dari dalam kamar.
Keanu dengan segera, berlari menerobos masuk ke dalam kamar. laki-laki itu tertegun di tempatnya saat melihat Alexa berdiri di dekat jendela.
__ADS_1
"ka... Kau mau apa?"tanya Keanu dengan suara terbata-bata.
"stop jangan kemari! atau aku akan lompat dari sini!"teriak Alexa dengan lantang.
Hal itu membuat semua orang yang berada di sana, seketika merasa ketakutan. Helena dan juga Keanu yang mendengar itu, seketika menggilingkan kepala.
" jangan pernah lakukan hal bodoh!"seru Keanu melangkahkan kakinya hendak menghampiri wanita itu.
Namun detik itu juga, salah satu kaki dari wanita itu terjulur ke bawah. Hal itu membuat Helena kembali histeris. tentu saja hal itu membuat Keanu, seketika melangkah mundur.
"jangan pernah sakiti dirimu."ucap Keanu mencoba berkata lembut dengan wanita yang saat ini telah menjadi istrinya itu.
"apa pedulinya kamu? aku memang sudah hancur kan,"tanya wanita itu dengan deraian air mata yang membasahi wajah cantiknya.
"aku mencintaimu tolong jangan pernah lakukan itu."ucap Keanu terdengar tulus dari dalam hati.
"kau bicara apa tadi? kau mencintaiku? Haha."tanya wanita cantik itu dengan tawa menggema.
"kau yakin, mencintai orang yang telah ternoda seperti ini? hah itu mustahil!"seru wanita itu dengan tatapan tajam. tak lama berselang, Alexa kembali menangis terisak.
Keanu yang mendengar itu, seketika menggelengkan kepala. mencoba mendekati sang istri kembali.namun, langkahnya kembali terhenti, saat mendengar ucapan dari Alexa.
"biarkan aku pergi! aku ingin menyusul ayah dan ibuku!"ucap wanita itu dengan suara yang sangat lirih.
Keanu dan Helena yang mendengar itu, seketika menggelengkan kepalanya."kau jangan gila Alexa! apakah kau pikir, jika kau mengakhiri semuanya, kau akan bertemu dengan kedua orang tuamu? orang tuamu pasti akan langsung merasa sedih saat melihat putri yang mereka banggakan, melakukan hal yang dilarang oleh agama."ucapkan untuk menasehati istrinya itu.
Alexa yang mendengarnya, kembali menangis tersedu-sedu. bahkan wanita itu menangis lebih kencang dari sebelumnya. membuat Keanu dan juga Helena yang melihatnya, merasa sangat bersalah. namun mereka masih berusaha untuk membujuk wanita itu.
__ADS_1
"aku mohon, jangan pernah kau lakukan ini. atau kau ingin membuat kedua orang tuamu sedih di sana?"tanya ke anu menatap ke arah wanita yang telah menjadi istrinya itu.
Seketika, tubuh Alexa limbung. wanita itu seperti kehilangan kesadarannya hampir saja terjatuh dan menatap ke arah pinggiran meja yang tidak jauh tempatnya dari sana. Beruntungnya, Keanu dengan sigap, menangkap tubuh wanita itu.
Laki&laki tampan itu, segera membawa tubuh istrinya itu kembali ke tempat tidur. Keanu memeluk tubuh Alexa dengan sangat erat. membuat wanita itu perlahan mulai terlelap karena mungkin merasa kelelahan akibat menangis terus menerus.
"apa yang akan kau lakukan selanjutnya?"tanya Helena menatap ke arah putranya yang saat ini tengah berjalan keluar dari dalam kamar itu.
"untuk saat ini aku tidak ada Mom. tapi aku berjanji, akan membuat mereka semua yang menyakiti Alexa hancur."ucapnya Seraya mengepalkan tangannya kuat menatap tajam ke sembarang arah.
Sungguh hatinya merasa sangat sakit saat mendapati kenyataan seperti ini. apalagi nama wanita itu, perlahan-lahan mulai menempati ruang hatinya.
****
Sementara itu di lain tempat, sepasang suami istri tengah menahan seorang wanita gemuk yang ingin membawa Putri mereka sebagai ganti karena seorang gadis telah kabur dari tempat itu.
"putrimu harus menjadi ganti Diandra."ucap wanita gempal itu menatap tajam ke arah sepasang suami istri.
"tidak! tolong jangan seperti ini. aku berjanji, jika aku telah mendapatkan anak itu, aku akan langsung menyerahkannya padamu."ucap Diandra mencoba untuk membujuk wanita gempal itu agar tidak membawa Putri semata wayangnya.
"apakah kau yakin bisa mendapatkan wanita itu?"tanya wanita itu menatap ke arah Diandra dengan tatapan tajam.
"akan aku usahakan! sekarang aku sudah banyak uang. tentu tidak akan pernah sulit bukan jika aku menemukannya?"tanya Diandra menatap ke arah wanita itu.
"baiklah kalau begitu aku tunggu kabar darimu. jika tidak, maka bersiap-siaplah putrimu akan menjadi pengganti wanita itu."setelah mengatakan hal itu, wanita gempal dengan beberapa orang di belakangnya segera pergi meninggalkan tempat itu.
Veronica seketika luruh di atas lantai. tubuh wanita itu seketika bergetar hebat karena merasa ketakutan. akibat apa yang baru saja ia alami itu.
__ADS_1
Diandra dengan segera langsung memeluk tubuh putrinya dengan sangat erat."maafkan Ibu sayang, Ibu janji akan menemukan anak sialan itu."ucap Diandra Seraya mengusap kepala putrinya dengan penuh kasih sayang.