
Saat ini Alexa telah melewati masa kritisnya. dan sepanjang perjalanan itu, Keanu tak henti-hentinya menggenggam tangan wanita kesayangannya itu. dan sesekali, akan membisikkan kata-kata manis untuk menguatkan wanita itu.
"Sayang bangunlah. aku merasa sangat bersalah atas apa yang terjadi padamu. jangan membuatku semakin merasa bersalah seperti ini,"ucap laki-laki itu Seraya menghujani wajah wanita itu, dengan beberapa kecupan.
"euuumm."terdengar lenguhan dari mulut wanita itu. membuat Keanu seketika melangkah mundur.
Tak lama berselang, wanita itu mengerjapkan matanya secara perlahan. dan tak berselang lama, Alexa seketika terduduk saat isi kepalanya, kembali mengingat kejadian sebelum dirinya tak sadarkan diri.
"hiks hiks hiks."terdengar isakan tangis dari wanita itu. hingga membuat Keanu seketika tersentak kaget. dengan segera, laki-laki itu memeluk tubuh istrinya dengan erat.
"kamu tidak usah khawatir. mereka akan mendapatkan apa yang telah mereka perbuat!"ucap yang seakan tahu apa yang dipikirkan oleh wanita kesayangannya itu.
Lama Alexa menangis dalam pelukan sang suami. hingga setelah tenang, wanita itu mengurai pelukannya. dan dengan segera, menatap perutnya yang telah rata.
"di mana anakku?"tanya Alexa dengan wajah panic.
"tenangkan dirimu sayang. Putri kita baik-baik saja. sekarang dia sedang ditangani dengan dokter ahli terbaik di negara ini."ucap laki-laki itu Seraya menggenggam tangan sang istri.
"Putri?"ulang Alexa.
__ADS_1
Keanu yang mendengar itu, hanya menganggukkan kepala Saraya tersenyum tipis."apakah aku boleh menemuinya?"tanya Alexa menatap ke arah suaminya itu dengan permohonan yang sangat tulus.
Membuat Keanu yang awalnya ingin menolak karena tahu kondisi istrinya yang masih belum stabil, akhirnya hanya bisa pasrah. dan laki-laki itu, segera membawa istrinya menggunakan kursi roda untuk menemui Putri mereka yang berada di ruang nicu.
"sayang kamu sudah sadar?"tanya Helena yang melihat menantunya keluar dari dalam ruangan menggunakan kursi roda.
Alexa yang mendengar itu, hanya menganggukkan kepala Seraya tersenyum tipis. kemudian, Keanu segera mendorong kursi roda itu kembali untuk menuju ke ruang nicu.
"itu Putri kita."ucap Keanu Seraya menunjuk sebuah inkubator yang merupakan satu-satunya yang berada di sana. karena memang rumah sakit ini adalah khusus untuk keluarga Walter. dan akan terisi orang lain, jika orang itu adalah kolega bisnis yang tidak sengaja melahirkan di kota itu.
Alexa yang mendengar itu, seketika menatap inkubator itu dengan ekspresi wajah sedih dan juga mata yang berkaca-kaca. tak berselang lama, air mata wanita itu jatuh berderai membasahi wajah cantiknya.
Alexa yang mendengar itu, hanya menganggukkan kepala. wanita itu hanya menurut saat ditarik oleh suaminya untuk kembali ke kursi roda.
Beberapa hari kemudian,....
Saat ini rona bahagia telah terpancar dari wajah Alexa. karena hari ini, Wanita itu sudah diperbolehkan untuk menggendong Putri mereka.
"akhirnya Setelah sekian lama, aku bisa juga menggendong dia."ucap wanita itu Seraya menatap suaminya dengan penuh cinta.
__ADS_1
Sementara Keanu, laki-laki itu hanya tersenyum tipis Seraya sesekali mencium rambut istrinya yang membuatnya candu.
"aku juga senang kalau kamu senang sayang."ucap laki-laki itu Seraya memeluk istrinya semakin erat.
"bahagia banget nih Tuan Keanu,"tiba-tiba saja terdengar suara seseorang yang membuka pintu ruangan itu. membuat mereka berdua, seketika menoleh dan mendapati adik beserta kedua orang tuanya datang menghampiri mereka.
"ish ganggu aja sih kamu,"ucapkan dengan raut wajah tidak suka.
"biasa aja kali. dasar laki-laki arogan!"ucap Natasha meledek kakaknya sendiri. membuat mereka berdebat seperti anak kecil.
membuat orang-orang yang melihat itu, hanya dapat menggelengkan kepala Seraya tersenyum tipis."kamu harus terbiasa dengan sikap mereka jika sedang bersama."ucap Helena yang tiba-tiba berada di samping Alexa.
Membuat wanita itu sejenak terjingkat. tak berselang lama, wanita itu menganggukan kepala Seraya tersenyum tipis. saat pasangan kakak adik itu sedang berdebat, suara ketukan pintu membuat mereka semua terdiam. dan tak berselang lama, dua orang suster datang Seraya membawa sebuah box bayi.
"silakan nyonya. berikan ASI anda kepada Nona kecil ini."ucap salah seorang perawat Seraya mengangkat bayi yang masih merah itu dengan hati-hati. Setelahnya, memberikan kepada Alexa.
bahagia? sudah pasti rasa itu meluap-luap di dalam hatinya saat ini. tak terasa, air mata wanita itu mengalir dengan daras. karena merasa terharu dengan makhluk kecil yang ada di dalam dekapannya saat ini.
"bahagia sekali Tuhan!"ucap wanita itu dengan deraian air mata. sementara Keanu, laki-laki itu hanya tersenyum saat melihat dua wanita yang berarti dalam hidupnya.
__ADS_1