Wanita Kesayangan Tuan Keanu

Wanita Kesayangan Tuan Keanu
Merasa Iri


__ADS_3

Keanu dan juga Alexa Saat ini berada di sebuah pusat perbelanjaan terbesar di kota itu. pasangan suami istri itu keluar dari dalam mobil, dengan dikawal beberapa orang yang memakai pakaian berwarna serba hitam.


"kita mau ke mana?"tanya Alexa dengan suara gugup. karena jujur saja, baru pertama kali ini dirinya sedekat ini dengan laki-laki.


"memanjakan istriku tercinta."setelah mengatakan hal itu, Keanu menggenggam tangan istrinya dan membawanya berjalan untuk melihat-lihat barang yang ia suka.


Tanpa disadari oleh laki-laki itu, pipi Alexa seketika memerah karena merasa malu dengan ucapan suaminya itu. namun entah mengapa, di dalam hati wanita itu merasa sangat bahagia.


Mereka segera berjalan menyusuri beberapa tokoh yang ada di pusat perbelanjaan itu. Keanu mengajak istrinya itu ke suatu tempat yang menjual berbagai perlengkapan bayi.


"kita beli ini ya,"ucap Keanu menatap ke arah istrinya itu Soraya menunjuk ke arah sebuah baju bayi yang sangat menggemaskan.


Mendadak hati Alexa menjadi teriris. membayangkan, seorang laki-laki yang sangat tulus rela memberikan semuanya pada orang yang dia cintai. bahkan anak yang sudah jelas-jelas bukan darah dagingnya, dirinya perlakukan seperti anaknya sendiri.


"maafkan aku. aku merasa tidak pantas menjadi istri."ucap wanita itu Seraya menundukkan kepala.


Keanu yang mendengar itu seketika merasa bersalah pada istrinya itu. karena sebenarnya, tujuan laki-laki itu membawa istrinya datang ke mari untuk membuat wanita itu merasa bahagia. Namun karena kebodohannya itu, Alexa kembali murung dan menyalahkan dirinya.


"lebih baik kita beli es krim saja ya. apa kamu ingin memakannya?"tanya Keanu mencoba mengalihkan perhatian dari istrinya itu.


"emm boleh."ucap wanita itu dengan wajah sedikit berbinar. hal itu tentu saja membuat Keanu yang mendengarnya, merasa sangat bahagia.


"Untung saja bisa dibujuk "ucap laki-laki itu pada dirinya sendiri. mereka akhirnya pergi ke tempat khusus untuk es krim.


Di sana, Alexa seperti anak kecil yang baru saja melihat betapa menariknya es krim es krim itu. tentu saja hal itu membuat Keanu yang melihatnya, merasa bahagia sekaligus merasa sedih. bahagia karena bisa membahagiakan istrinya walaupun hanya dengan tindakan sederhana seperti itu. sedih karena ternyata, sepertinya, istrinya itu baru pertama kali melihat es krim.


"mau beli semuanya?"tanya Keanu menawarkan pada sang istri. tentu saja hal itu membuat Alexa yang mendengarnya, seketika menganga tidak percaya.

__ADS_1


Oh ayolah, apa Alexa masih tidak menyadari bahwa suaminya itu sangat kaya? jangankan untuk membeli es krim. membeli pabrik es krimnya saja dia merasa sanggup.


"semuanya, apa Mas yakin?"tanya Alexa keceplosan. dan setelah sadar, wanita cantik itu membekap mulutnya sendiri.


Sementara Keanu yang mendengar itu, seketika tersenyum kecil. dirinya merasa geli saat wanita itu menyebut dirinya dengan sebutan "Mas."namun entah mengapa, gayamu juga merasa suka dengan panggilan itu.


"coba katakan sekali lagi,"pintar Keanu menatap ke arah istrinya.


"katakan apa?"tanya Alexa dengan raut wajah gugup dan juga bercampur tegang.


Tepat saat laki-laki itu hendak membuka suaranya, es krim pesanan istrinya datang. dan dengan segera, wanita cantik itu menerimanya dengan raut wajah yang sangat bahagia. bahkan tanpa sadar, Alexa sampai melompat-lompat kecil karena saking semangatnya.


"jangan lompat-lompat. ingat kamu sedang hamil."ucap Keanu mencoba memperingatkan istrinya itu.


Alexa yang mendengarnya, segera menghentikan tingkah konyolnya itu. dan dengan segera, berjalan Seraya menatap ke arah es krim itu dengan tatapan berbinar-binar.


Rencana Keanu untuk membuat hati istrinya bahagia dengan membelikan beberapa barang untuknya, sepertinya gagal total. Namun, itu tidak menjadi masalah. saat melihat raut wajah bahagia dari wanita itu.


Saat mereka tengah berjalan menuju ke arah mobil, Alexa menghentikan langkahnya. saat pasang matanya melihat pemandangan yang mengusik ketenangan hatinya.


Mendadak, hatinya menjadi memanas saat melihat pemandangan yang ada di hadapannya saat ini.


"aku merindukan kalian," ucapnya dengan nada yang sangat lirih. tak terasa, air mata cinta itu seketika mengalir deras seperti anak sungai yang tidak terbendung.


Perasaan iri seketika menyeruak masuk ke dalam hati wanita itu. saat melihat bagaimana harmonisnya sebuah keluarga yang ada di hadapannya saat ini. hal itu persis yang dirasakan oleh Alexa beberapa belas tahun yang lalu.


Sebelum pengacau, berhasil masuk ke dalam keluarga kecilnya dan memporak-porandakan semuanya.

__ADS_1


Sementara Keanu yang melihat itu, segera membawa istrinya masuk ke dalam mobil. yang kebetulan sudah tidak jauh dari sana.


"ayo sekarang kita masuk."ucap laki-laki itu Seraya menarik istrinya agar tidak semakin sedih melihat pemandangan itu.


Alexa yang mendengar itu, hanya menganggukkan kepala. kemudian mengikuti langkah suaminya untuk masuk ke dalam mobil.


"apa aku salah jika aku memiliki perasaan iri? sungguh aku sangat merindukan ayah dan ibu."ucap wanita itu pada dirinya sendiri dengan suara yang sangat lirih.


Tanpa disadari, ada Keanu yang telah berada di sebelahnya. mungkin karena terlalu fokus dengan kesedihannya, sampai-sampai wanita itu tidak menyadari bahwa suaminya itu telah berada di sampingnya dan melajukan kendaraannya cukup jauh.


"kamu tidak salah. karena semua manusia itu sejatinya memiliki perasaan iri. walaupun takaran mereka berbeda satu sama lain. tapi kamu harus ingat, kamu sekarang sudah menjadi bagian dari keluarga Walter. kami berjanji akan selalu membuatmu bahagia."ucap: Keanu Seraya mengusap kepala istrinya dengan penuh kasih sayang.


Alexandra yang mendengarnya, hanya menganggukkan kepala tanda mengerti. akhirnya mereka memutuskan untuk segera kembali ke dalam rumah.


*****


Sementara itu di kediaman Keanu sendiri, terlihat seorang wanita tengah duduk diapit oleh dua orang wanita yang lain. siapa lagi orangnya jika bukan Helena dan juga Natasha. pasangan ibu dan anak itu, kini tengah menatap wanita yang tengah duduk itu dengan tatapan yang sangat tajam.


Ingin sekali rasanya, kedua wanita itu mencincang-cincang wanita yang tengah duduk itu karena wajahnya tersengat angkuh.


"ingin rasanya aku mencincang gadis ini."garam Helena melayangkan tatapan tajam.


"sabar Mom, kita harus bermain cantik."ucap Natasha Seraya tersenyum tipis ke arah sang ibu.


Membuat Helena yang mendengar itu, seketika menghela nafas panjang. kemudian sebuah ide muncul di kepala wanita paruh baya itu.


"lihatlah kakakmu ini. Dia sangat bahagia bersama dengan istrinya."ucap Helena Seraya mengeluarkan benda pipih dan memperlihatkannya kepada putrinya. dengan gerakan sengaja, memperbesar gambar itu. hingga membuat Veronica juga ikut melihatnya.

__ADS_1


Seketika perasaan iri, menyeruak masuk ke dalam hatinya. melihat pemandangan yang ada di ponsel itu.


__ADS_2