Wanita Kesayangan Tuan Keanu

Wanita Kesayangan Tuan Keanu
Tak Terduga


__ADS_3

Setelah menumpahkan rasa cukup lama di atas dua gundukan tanah itu, Alexa mencoba untuk bangkit berdiri. namun sayangnya, kesedihan yang sangat mendalam yang dirasakan oleh wanita itu, membuat Alexa sulit untuk bangkit. sehingga wanita itu, harus di papah oleh Helena dan juga Natasha yang berada di sampingnya.


Sungguh, Alexa merasa hidupnya hancur kali ini. melihat orang-orang yang sangat ia sayangi, sudah berada di dalam tanah dan tidak bisa untuk menolongnya saat merasa kesulitan.


"ayah bunda Alexa kangen."ucap wanita itu dengan menangis tersedu-sedu. Helena yang mendengar itu, langsung memeluk tubuh menantunya itu dengan erat.


Mereka akhirnya memutuskan untuk pergi dari tempat itu. dengan Alexa yang harus di papah. karena tubuhnya merasa tidak bertenaga.


"kita segera pulang saja ya, sepertinya Alexa sedang sakit."ucap Helena menatap khawatir ke arah wajah menantunya itu.


Alexa yang mendengar itu segera menyadarkan tubuhnya disandarkan kursi. karena memang, wanita itu merasa tubuhnya sangat lemah. mungkin karena kebanyakan menangis, membuat wanita itu menjadi limbung seperti itu.


"aku tidak apa-apa. mungkin karena aku kebanyakan menangis."ucap Alexa menatap ke arah semua orang yang menatapnya dengan tatapan khawatir.


"tetap saja, kita harus memeriksakan keadaanmu ke rumah sakit."ucap Helena tak terbantahkan.


Mereka semua, akhirnya memutuskan untuk membawa Alexandra ke rumah sakit pribadi milik keluarga Walter.


Sesampainya di sana, mereka semua segera memapah Alexa untuk masuk ke dalam ruang pemeriksaan. karena ini adalah milik keluarga Walter, mereka tidak perlu antri. karena sudah dipastikan, tidak akan ada orang yang masuk ke dalam rumah sakit itu kecuali keluarga besar Walter.


"boleh berbaring nyonya,"ucap seorang wanita paruh baya yang merupakan dokter tertua di sana. dokter itu, memang sengaja dipekerjakan oleh Keanu. karena memang dokter itu, pekerjaannya sangat bagus dan juga profesional.


Dokter wanita itu seketika tersenyum saat mendapati sesuatu di dalam perut Alexa. dengan cepat, wanita paruh baya itu mengambil alat USG yang terletak di sebelahnya.


"nah anda semua bisa lihat kan, ada titik di dalam rahim Nyonya Alexandra. itu berarti,.." dokter itu menjeda ucapannya.


Membuat semua orang menjadi penasaran. terutama Alexandra. jantung wanita itu seakan tempatnya menantikan ucapan dari dokter wanita itu.


"selamat ya Tuan, istri anda tengah mengandung."ucap wanita paruh baya itu Seraya mengulurkan tangan untuk menyalami Keanu.


degh


Jantung Alexandra seketika terhenti saat mendengar penuturan dari wanita paruh baya itu. air matanya seketika mengalir dengan deras membasahi wajah cantiknya.


"tidak pasti ini tidak mungkin!"ucap wanita itu Seraya menggelengkan kepala. dengan segera, wanita itu bangkit dari ranjang rumah sakit dan langsung berlari keluar dari dalam ruangan itu.

__ADS_1


"Natasha, kejar Kakak iparmu!"seru Helena pada anak perempuannya itu.


Natasha yang masih membeku di tempatnya, seketika gelagapan. dan dengan segera, langsung berlari untuk menyusul kakak iparnya itu.


Sementara Keanu, laki-laki tampan dan juga gagah itu, masih terdiam di tempatnya. mencoba untuk mencerna ucapan yang baru saja ia dengar.


"ma.. maksudmu istriku hamil?"tanya Keanu dengan nada terbata-bata.


Dokter wanita itu, seketika menganggukkan kepala."selamat ya Tuan, semoga istri Anda sehat sampai melahirkan.


Tanpa pikir panjang lagi, laki-laki tampan itu segera berlari keluar dari dalam ruangan untuk mengejar istrinya. hatinya seketika hancur mendapati kenyataan itu. tapi yang lebih menakutkan, adalah hancurnya hati Alexa. Karena bagaimanapun juga, Alexa yang mengalaminya.


"aku harus cepat, aku tidak ingin hal tak terduga terjadi pada istriku."ucap laki-laki itu mempercepat gerakannya.


****


Sementara itu Alexa masih berlari ke sembarang arah. wanita cantik itu benar-benar terpukul dengan kabar yang mengejutkan itu.


"tidak aku tidak ingin memiliki anak ini!"ucap wanita itu Seraya sesekali memukul perutnya dengan keras.


"kenapa, kenapa kau hadir? aku bahkan tidak ingin kau berada di dalam rahimku?!"teriak Alexa pada tubuhnya sendiri dan sesekali, wanita cantik itu memukul perutnya berkali-kali.


"kakak ipar, jangan!"teriak Natasha Seraya menahan tangannya agar tidak menyakiti dirinya sendiri.


"lepaskan! biarkan aku menghilangkan sesuatu yang tidak aku inginkan!"teriak wanita cantik itu masih berusaha untuk memukul perutnya sendiri.


Hal itu tentu saja membuat Natasha menjadi sedikit kewalahan. gadis cantik itu, menatap kiri dan kanan berharap ada seseorang yang ingin membantunya.


"kak Keanu!"teriak Natasha saat Gadis itu melihat seseorang yang ia kenal berlari dari kejauhan.


Laki-laki itu segera berlari untuk menghampiri adik dan juga istrinya itu."ada apa?"tanya Keanu dengan ekspresi wajah panik.


"kakak ipar ingin menyakiti dirinya sendiri dan mengeluarkan sesuatu yang tidak ia inginkan."ucap gadis itu mencoba untuk menahan pergerakan Alexa.


Sementara Alexa, wanita itu semakin lama semakin beringas. Bahkan, mengamuk karena tidak ingin dipegangi.

__ADS_1


"tolong kalian pergi jangan di hati aku!"teriak Alexa seperti orang gila.


"maafkan aku Alexa,"setelah mengatakan hal itu, Keanu berjalan ke belakang tubuh istrinya. dan setelahnya,..


bugh


Laki-laki itu memukul tengkuk Alexa. membuat wanita itu seketika tumbang dan tak sadarkan diri.


"biar kakak saja yang mengangkat."ucap Keanu Seraya menggendong tubuh istrinya dan membawanya ke area parkir rumah sakit.


"Ada apa kenapa dia pingsan?"tanya Helena yang melihat ke arah menantunya itu.


"aku terpaksa memukulnya karena dia terus saja menyakiti dirinya sendiri."setelah mengatakan hal itu, Keanu masuk ke dalam mobil diikuti oleh Natasha.


"kasihan sekali wanita itu."gumam Helena pada dirinya sendiri.


Bukannya merasa benci karena telah mengetahui sesuatu hal yang buruk terjadi pada Alexa, Helena justru merasa sangat kasihan. padahal biasanya, wanita itu akan pergi menjauh Jika sesuatu terbongkar pada seseorang yang awalnya ia sayang.


Akan tetapi, kali ini berbeda. karena Helena, tidak merasakan kebencian pada menantunya itu. terus makin lama, akan semakin sayang.


****


Sementara itu di tempat lain, terlihat sebuah keluarga dengan duduk di ruang tengah dengan sesekali bercanda tawa.


"ternyata enak juga ya, hidup tanpa kehadiran gadis sialan itu,"ucap Diandra menatap ke arah suami dan juga putrinya itu secara bergantian.


"Ibu benar. aku dari dulu merasa benci dengan wanita itu."ucap Veronica sarayan terutama puas.


Sementara Abimanyu, laki-laki paruh baya itu hanya terdiam saja entah apa yang ia pikirkan.


tak lama berselang, ponsel milik Diandra berdering. dengan segera, wanita paruh baya itu mengangkatnya.


"iya mami ada apa?"tanya Diandra saat menyadari siapa yang menelponnya.


"keponakanmu itu kabur."ucap seseorang dari seberang sana.

__ADS_1


"apa?!"tanya Diandra terkejut. dirinya tak menyangka, bahwa akan ada hal tak terduga yang terjadi.


__ADS_2