Wanita Kesayangan Tuan Keanu

Wanita Kesayangan Tuan Keanu
Membantunya


__ADS_3

Tanpa berbahasa-basi lagi, Keanu segera melangkahkan kakinya dengan tergesa-gesa menghampiri dua gadis yang tengah asik berjualan itu. tak lupa juga, untuk merubah tampilan. agar tidak ada yang mengenali dirinya


Hal itu, membuat Nicholas yang melihatnya, merasa sangat kebingungan melihat tingkah laku yang tidak biasa dari laki-laki itu.


"Ada apa dengan Tuan Keanu?"tanya laki-laki berkulit sawo matang itu, Seraya menatap ke depan dengan tatapan kebingungan.


"kalau begitu, saya permisi dulu,"Nicholas dengan segera berpamitan dengan Tuan Winato.


Dengan segera, laki-laki berkulit hitam manis itu, segera menghampiri laki-laki yang menjadi majikannya itu.


"Tuan, ada apa?"tanya Nicholas. saat laki-laki itu, telah berhasil menghampiri tuannya.


"kau masuk saja ke dalam mobil. nanti sebentar lagi, aku akan masuk."setelah mengatakan hal itu, Keanu melangkahkan kakinya dengan tergesa-gesa untuk mendekati gadis yang selama ini telah mengganggu pikirannya itu.


"boleh aku bantu?"tiba-tiba saja, tidak ada angin tidak ada hujan, laki-laki yang biasanya bersikap dingin dan juga datar itu, menghampiri Alexandra dan juga Aurora.


Membuat mereka berdua, seketika menoleh ke arah sumber suara dengan gerakan serempak. dan tentu saja respon dari mereka saat pertama kali melihat Keanu, merasa sangat kebingungan.


Bahkan Alexandra, sampai menunjuk dirinya berkali-kali Seraya menoleh ke arah belakang. siapa tahu saja, bukan mereka berdua yang diajak berbicara.


"Maaf apa anda berbicara dengan kami?"tanya Aurora menatap ke arah Keanu untuk memastikan.


Sementara Alexandra, Gadis itu hanya menundukkan kepala. entah mengapa, semenjak kejadian hari itu, gadis cantik itu merasa sedikit trauma saat melihat laki-laki menghampirinya.


Keanu yang mendengar pertanyaan dari gadis manis itu, segera menganggukkan kepala."iya aku berbicara dengan kalian."ucapnya Seraya mengulas senyuman tipis.


Aurora yang melihatnya, seketika tampak terpaku. gadis manis itu, seketika mengerjap-ngerjapkan matanya untuk menetralisir rasa kagum yang menyeruak di dalam dadanya.


"sempurnanya ciptaan Ya Tuhan."gumam gadis yang memiliki rambut keriting gantung seperti Barbie itu. Seraya menyentuh detak jantung yang terdengar berdetak lebih cepat dari biasanya.

__ADS_1


"Aurora ayo cepat!"ucap Alexandra Seraya menarik tangan sahabatnya itu untuk menjauh dari tempat itu.


Tentu saja hal itu membuat Keanu dan juga Aurora yang mendengarnya, merasa sangat kebingungan.


"Kau ini kenapa, Aurora? Kau seperti seseorang yang tengah ketakutan?"tanya gadis berkulit sawo matang itu Seraya mengerutkan kening.


Karena menurut Aurora, tidak biasanya Alexandre bersikap seperti ini. apakah ada yang terlewat dan tidak ia ketahui tentang sahabatnya itu? Entahlah. namun yang jelas, Alexandra kali ini benar-benar sangat aneh.


"tidak apa-apa. kita cari pelanggan di sana saja."ucap Alexandra Seraya menunjuk ke arah beberapa orang yang tengah duduk di taman yang tidak jauh dari tempat Mereka berdiri saat ini.


Sementara Ki anu, laki-laki tampan itu akhirnya mengerti tentang situasi yang tengah ia alami."rupanya Gadis itu tengah menghindariku."gumamnya Seraya tersenyum simpul.


Langkah laki-laki itu seketika melebar. dan dengan segera, mengambil kue kering yang ada di tangan Alexandra. hingga membuat si pemilik, seketika membulatkan kedua mata.


"apa yang anda lakukan Tuan?"tanya wanita itu Seraya menatap tajam ke arah Keanu.


"biar aku bantu ya,"ucap Keanu Soraya terus minum tipis.


Namun dengan cepat, Keanu meninggikan kedua tangannya. sehingga kue kering itu, tidak dapat digapai oleh Alexandra.


"anda ini kenapa tuan?"tanya Alexandra dengan raut wajah kesal.


"aku hanya ingin membantumu! apakah itu salah?"tanya Keanu masih dengan senyuman tipisnya.


hal itu membuat Alexandra yang mendengarnya, seketika mendengus kesal. dan pada akhirnya, gadis cantik itu mengalah dan membiarkan laki-laki yang baru saja ia kenal, membantunya.


Sementara Aurora, gadis manis itu hanya dapat menatap pemandangan itu dengan tatapan penuh kebingungan dan ekspresi wajah heran.


"hai Aurora! kau masih ingin berada di sana?"tanya Alexandra setengah berteriak. karena temannya itu, masih mematung di tempatnya. sementara Alexandra dan juga Keanu, telah berjalan terlebih dahulu.

__ADS_1


"apa kalian saling kenal?"tanya Aurora. saat gadis manis itu, telah mensejajarkan dirinya dengan sahabatnya itu.


Alexandra yang mendengarnya, seketika menggelengkan kepala."bagaimana kami bisa kenal? kami saja baru bertemu dengan dia beberapa saat yang lalu,"ucapnya Seraya melirik ke arah laki-laki itu.


Keanu yang mendengar itu, seketika merasa tertantang untuk mendapatkan perhatian dari gadis jutek itu.


"sepertinya mengasyikkan."gumam laki-laki itu pada dirinya sendiri. dengan mata, yang masih terus menatap ke arah Alexandra.


Akhirnya, seorang Keanu Fernandez Walter, benar-benar membantu kedua gadis itu untuk menjajakan kue kering dan juga es krim itu hingga tandas tak tersisa.


Apalagi, penampilan yang sengaja dirubah sedikit oleh Keanu. membuat laki-laki itu, hampir saja tidak dikenali oleh orang-orang yang ada di sana. bisa dibayangkan, jika mereka tahu bahwa orang yang menjual kue kering dan juga es krim bersama dengan dua gadis itu, adalah seorang penerus dari keluarga Walter. bisa gempar satu dunia dibuatnya.


Keanu dan kedua gadis itu, seketika duduk di sebuah bangku taman yang kosong. laki-laki itu menatap kagum ke arah Alexandra yang duduk di sebelahnya.


"apakah kau senang?"tanya Keanu menatap ke arah Alexandra.


Hingga membuat Gadis itu, yang awalnya tertawa dan bercerita kepada sahabatnya, mendadak jadi terdiam. dan menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan. namun dengan ekspresi wajah, yang menggambarkan ketidaksukaan


"kalau begitu, aku permisi dulu."ujar Alexandra Seraya beranjak dari tempat duduknya dan menarik tangan sahabatnya itu.


"terima kasih atas bantuannya."Alexandra menghentikan langkahnya dan sejenak, menoleh ke arah Keanu.


"sama-sama, kalau membutuhkan bantuan, aku siap membantumu."entah kemasukan setan apa, hingga membuat seorang Keanu, mengatakan hal yang demikian.


"tuan, apakah kita masih akan terus di sini?"tanya Nicholas menghampiri tuannya itu.


Keanu yang mendengarnya, seketika bangkit dari tempat duduk dan langsung berjalan untuk menuju ke arah mobilnya.


"kita pulang sekarang!"ucapnya dengan tegas.

__ADS_1


Sepanjangan perjalanan, laki-laki tampan itu seperti baru tersadar dari apa yang baru saja ia lakukan. "kenapa aku bisa membantu gadis itu?"tanya Keanu dengan raut wajah kebingungan.


Laki-laki itu, seperti baru tersadar dari sebuah sihir yang baru saja membelenggunya. tapi sayangnya, seorang Keanu tidak pernah mempercayai hal yang berbau mistis seperti itu. karena menurut laki-laki itu, hal seperti itu hanya sebuah mitologi belaka.


__ADS_2