Wanita Kesayangan Tuan Keanu

Wanita Kesayangan Tuan Keanu
Semakin Parah.


__ADS_3

Brakkk


Pintu kamar Keanu, seketika didubrak dengan kencang. oleh Dario dan juga Keanu. sementara Helena, wanita paruh baya itu terlihat sangat cemas belakang dua laki-lakinya itu.


"Alexa!"Keanu berteriak dengan kencang. dan dengan segera, berlari menghampiri tubuh wanita itu yang semakin lama, semakin melemah itu.


"apa yang kamu lakukan?!"teriak Keanu Seraya mengguncang-guncangkan tubuh mungil gadis itu.


Alexandra yang melihat ada orang yang berusaha menolongnya, seketika tersenyum tipis. kemudian, menggenggam tangan laki-laki itu.


"terima kasih, terima kasih karena Anda telah menolong saya."setelah mengatakan hal itu, Alexandra melonggarkan genggamannya. bersamaan dengan, kedua matanya yang mulai tertutup rapat itu.


Keanu seketika, menggelengkan kepalanya dengan kuat."tidak kau harus bertahan!"ucap laki-laki itu, dengan histeris.


"cepet Keanu, bawa dia ke rumah sakit!"ucap Helena yang ikut panik melihat darah terus mengalir dari pergelangan tangan gadis itu.


Keanu yang mendengarnya, seketika menganggukkan kepala dengan cepat. dan dengan segera, berlari untuk ke luar Mansion.


"Nicholas, cepatlah!"teriak Keanu dengan lantang. tak berselang lama, mobil telah siap sedia. dengan segera, laki-laki tampan itu segera masuk ke dalam kendaraan pribadinya itu.


Sementara Helena dan juga Dario melihat itu, seketika saling tatap. dan tak lama berselang, saling tersenyum satu sama lain dengan senyuman penuh arti.


Di sepanjang perjalanan, laki-laki tampan itu tak henti-hentinya menggenggam tangan Alexandra dan membisikkan kata-kata manis. Entahlah, Keanu juga tidak mengerti kenapa dirinya bisa bersikap seperti ini terhadap wanita yang baru saja ia kenal.


Apakah perasaan itu telah benar-benar tumbuh, ataukah hanya perasaan iba karena melihat kehidupan seorang wanita yang sangat miris? Entahlah. karena Keanu sendiri, belum bisa untuk menafsirkan semuanya lebih jelas.


Karena menurut laki-laki itu, perlakuan ini adalah perlakuan wajar. dulu sebelum Jessica dinyatakan meninggal, laki-laki itu juga melakukan hal yang sama merawat kekasihnya itu dengan bersungguh-sungguh. saat Gadis itu, sakit. demam atau sebagainya.


Namun perlakuan manis itu tidak bisa dia lakukan lagi, saat mengetahui Jessica telah meregang nyawa dalam kecelakaan mobil yang dikendarai oleh Gadis itu sendiri.


"kita sudah sampai."perkataan dari Nicholas itu, sukses membuat lamunan Keanu seketika buyar.


Dengan secepat kilat, laki-laki tampan itu segera menggendong tubuh Alexandra yang penuh dengan darah. dan dengan segera, membawanya masuk ke dalam rumah sakit itu.

__ADS_1


"tolong gadis ini!"seru Keanu. saat laki-laki itu, tidak sengaja melihat sahabatnya melintas tak jauh dari tempatnya berdiri.


Sontak saja hal itu membuat Hansel yang melihatnya, merasa sangat terkejut. dengan cepat laki-laki tampan yang memiliki rambut sedikit gondrong dan memakai kacamata itu, segera melangkahkan kakinya dengan cepat.


"kenapa? Ada apa dengan gadis ini?"tanya Hansel yang juga ikut panik dengan kondisi gadis yang ada dalam gendongan sahabatnya itu.


"sudah periksa saja!"ucap Keanu Seraya membaringkan tubuh Alexandra di atas ranjang yang memiliki roda itu.


"segera bawa ke ruang perawatan!"titah Hansel. dan hal itu langsung dilaksanakan oleh kedua perawat yang tengah mendorong brangkar itu.


Keanu seketika duduk di kursi tunggu Seraya mengusap wajahnya dengan kasar."kenapa dia senekat ini?"tanya Keanu pada dirinya sendiri.


Tak berselang lama, terlihat dua orang paruh baya, tengah berjalan dengan cepat menghampirinya.


"bagaimana keadaan gadis itu?"tanya Helena yang langsung duduk di samping putranya.


"dia masih ditangani!"ucap laki-laki itu dengan suara yang sangat lemas.


Dario yang melihat itu, seketika ikut menjatuhkan bobot tubuhnya di samping Sang putra.


Mereka semua kini terdiam dengan pikiran yang tidak menentu. dari masing-masing orang itu.


"kasihan sekali dia,"tiba-tiba saja, Helena berbicara seperti itu. tentu saja hal itu membuat Dario dan juga Keanu menatap secara bersamaan.


Membuat Helena yang menyadari hal itu, seketika menatap dua laki-lakinya itu dengan tatapan kebingungan.


"kenapa lihatin Mommy seperti itu?"tanya Helena Seraya membuang nafas kasar. karena wanita paruh baya itu tahu, apa yang saat ini terjadi di dalam kepala kedua lelakinya itu.


"Mommy kenapa?"tanya Keanu dengan tatapan menyelidik.


"memangnya Mommy kenapa?"bukannya menjawab, wanita paruh baya itu justru balik bertanya.


Hingga membuat Keanu seketika memutar bola mata malas. dan tak berselang lama, mendengus kesal.

__ADS_1


"Mom. please,"ucap laki-laki itu Seraya menatap wanita yang telah melahirkannya itu, dengan tatapan memohon.


"baiklah baiklah,"akhirnya, Helena, menyerah juga. "Mommy setuju kamu bersama Dia.


Kedua mata Keanu seketika melebar saat mendengar ucapan dari wanita paruh baya itu.


"kenapa bisa, bukankah mommy pernah berkata jika akan mencarikan aku jodoh dari wanita baik-baik?"tanya Keanu menuntut penjelasan.


Karena laki-laki itu, masih mengingat dengan jelas saat pertama kali dirinya mengajak Jessica untuk berkenalan dengan kedua orang tuanya.


"Mommy tidak ingin kamu memilih pasangan sembarangan seperti ini. kau harus mencari jodoh dari wanita baik-baik."ucap Helena pada waktu Keanu memperkenalkan Jessica.


Helena yang mendengar itu, seketika terdiam. karena sebenarnya, wanita paruh baya itu memiliki alasan tersendiri kenapa tidak memilih Jessica menjadi bagian dari keluarga Walter.


"ya Itu terserah Mommy lah,"ucap wanita paruh baya itu dengan tatapan ke sembarang arah. karena wanita paruh baya itu takut, jika alasannya yang sebenarnya diketahui oleh Keanu.


Karena menurut Helena, putranya itu masih belum bisa move on dari sosok Jessica. sehingga Helena, tidak bisa mengungkapkan alasannya sekarang.


"tapi,.."ucapan Keanu terhenti saat mendengar suara keributan dari ruangan di mana Alexandra berada.


"ada apa?"tanya Dario saat laki-laki paruh baya itu melihat, sahabat putranya keluar dari ruangan itu dengan tergesa-gesa.


"dia mengamuk!"ucap Hansel dengan raut wajah menegang.


Gegas mereka bertiga, segera berlari menghampiri ruangan gadis itu. dan di hadapan mereka saat ini, Alexandra tengah berteriak histeris Seraya melempar semua barang-barang yang ada di dalam ruangan itu.


Gadis itu, seperti orang yang tengah kesetanan. Hal itu membuat Helena yang melihatnya, semakin merasa sakit.


"cepat panggil dokter Pricilia!"seru Keanu saat laki-laki itu melihat, semua orang malah terdiam.


Hansel yang mendengar penuturan dari laki-laki itu, segera berlari untuk menghampiri ruangan dokter Pricilia.


Ya, Hansel dan juga Pricilia bekerja di rumah sakit milik keluarga Walter. karena memang, kinerja dari kedua dokter itu sangat bagus. terlebih lagi, keduanya telah berteman baik dengan Keanu.

__ADS_1


Mata Keanu seketika membulat sempurna, saat laki-laki itu menangkap sebuah benda tajam yang siap dihunuskan ke tubuh Alexandra.


__ADS_2