Wanita Kesayangan Tuan Keanu

Wanita Kesayangan Tuan Keanu
Tak Menentu


__ADS_3

Saat ini, Alexa telah berhasil kabur. wanita cantik itu, terus berlari menyusuri jalan raya Seraya memegangi perut bagian bawahnya yang terasa kram. tentu saja hal itu membuat Alexa, merasa sangat panik. Karena Wanita itu merasakan suasana hati yang tidak menentu. antara takut dan juga lega karena bisa kabur dari tempat terkutuk itu.


"huh, huh,"deru nafas wanita itu memburu karena saking cepatnya dirinya berlari."apakah aku sudah aman?"tanya wanita itu Seraya menatap ke arah sekeliling.


"awww!"tiba-tiba saja, Alexa merintih kesakitan Karena tiba-tiba perut bagian bawahnya seperti ada yang terdorong keluar. dan tak berselang lama, mengalir darah segar dari celah kedua kakinya itu.


"da... darah?"tanya Alexa dengan nada terbata-bata."tidak aku tidak mau keguguran."ucap wanita itu Seraya menggelengkan kepalanya.


Walaupun benih yang kandung adalah hasil yang tidak baik, namun tetap saja Alexa tidak ingin menjadi orang terjahat yang menginginkan kematian darah dagingnya sendiri.


"aku harus cepat."ucap wanita itu Seraya menyeret langkah kakinya untuk berjalan lebih jauh. walaupun, kepalanya terasa sangat berat akibat sudah terlalu lama kelahan ditambah dengan darah yang keluar dari dalam inti tubuhnya cukup banyak. membuat tubuh Alexa, semakin lemah.


Tak berselang lama dari kejauhan sana, terlihat sorot lampu mobil yang mengarah ke wajahnya. hingga membuat Alexa, seketika menutupi wajahnya menggunakan kedua tangannya. dan tiba-tiba saja,...


brughh


Wanita itu tak sadarkan diri dengan darah yang mengalir cukup banyak dari inti tubuhnya.


****


Sementara itu di tempat lain lebih tepatnya di kediaman Walter, terlihat Keanu tengah gelisah di dalam kamarnya. dirinya ingin sekali menemukan keberadaan istri tercintanya itu. Namun kedua orang tuanya selalu mencegah. dengan alasan, semua anak buah telah digerakkan untuk mencari keberadaan Alex.


Sehingga dirinya, tidak perlu lagi untuk mencari keberadaan istrinya itu. karena semua telah diserahkan kepada orang-orang yang memiliki keahlian di bidangnya.


Kedua mata laki-laki itu, teralihkan saat mendengar pintu kamarnya dibuka oleh seseorang. dan tak berselang lama, Keanu tersenyum tipis saat melihat kedatangan Helena yang masuk ke dalam kamarnya.


" Mom izinkan aku untuk mencari keberadaan Alexa. aku merasa sangat khawatir."ucap laki-laki itu Seraya menggenggam tangan ibunya. berharap jika Helena, mau mengabulkan doanya.


Namun sepertinya usahanya sia-sia belaka. karena Helena menggelengkan kepalanya dengan cepat."tidak Keanu. kamu tetap di sini saja. kamu tenang saja semua telah Mommy persiapkan."ucap Helena Seraya mengusap kepala putranya itu dengan penuh kasih sayang.


Tentu saja, hal itu membuat Keanu yang mendengarnya seketika mend*sah pelan dengan raut wajah yang sangat frustasi. tiba-tiba saja terdengar suara deringan ponsel.

__ADS_1


Dan dengan segera, laki-laki itu meraih ponselnya yang berada tidak jauh dari tempatnya saat ini.


"siapa?"tanya Helena Seraya menyimpulkan kepala dari balik tubuh Sang putra.


"aku juga tidak tahu Mom. karena nomornya sangat asing."ucap laki-laki itu Seraya menatap sang Ibu dan juga ponselnya secara bergantian.


"Ya sudah angkat saja siapa tahu penting."ujar Helena pada akhirnya. dan dijawab anggukan oleh laki-laki itu.


"halo, siapa ini?"tanya Keanu dengan suara yang sangat datar. dan seperti enggan untuk mengangkatnya.


"halo apakah benar ini dengan Tuan Keanu?"tanya seseorang dari seberang sana. membuat kedua alis laki-laki itu, seketika saling bertaut karena merasa kebingungan.


" iya benar ini saya ada apa?"hanya ke anu dengan suasana hati yang tidak menentu. karena entah mengapa, tiba-tiba saja, hatinya merasa tidak enak.


"saya menemukan seorang wanita yang tiba-tiba saja tergeletak di atas aspal jalan raya."


"lalu?"tanya Keanu yang semakin merasa kebingungan. karena orang yang ada di seberang sana, semakin berbelit-belit dalam berbicara.


Kedua alis semakin menaut saat mendengar penuturan dari orang itu. sepertinya tidak ada anggota keluargaku yang sedang tersesat.


Keanu bertanya-tanya dalam hatinya. sepertinya laki-laki tampan itu telah melupakan sesuatu. padahal Keanu baru saja meratapi nasib istrinya yang tidak kunjung ketemu.


"Alexa!"tiba-tiba saja Helena berseru. setelah wanita paruh baya itu, gak ikut terdiam cukup lama.


Kedua mata Keanu seketika membulat sempurna. setelah laki-laki itu, menyadari sesuatu hal.


"baiklah kalau begitu saya akan segera ke sana. sekarang Anda share lokasi terakhir anda berada."setelah mengatakan hal itu, lagi tampan itu segera mematikan sambungan teleponnya.


Memang di keluarga Walter, semua anggota keluarga diberikan ID card satu persatu. tujuannya adalah agar mempermudah mereka dalam segala urusan. dan juga jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan seperti saat ini.


Tak membutuhkan waktu lama, akhirnya Keanu dan juga keluarganya, telah sampai di sebuah rumah sakit. dengan segera, laki-laki tampan itu melangkahkan kakinya dengan tergesa-gesa.

__ADS_1


"apa Anda yang menemukan istri saya?"tanya ke anu saat laki-laki itu melihat seseorang yang tengah duduk di depan ruang gawat darurat.


"bagaimana keadaannya?"tanya Keanu lagi saat laki-laki itu melihat anggukan kepala orang yang ada di hadapannya saat ini.


"dokter sedang menanganinya."ucap laki-laki itu yang ikut duduk di samping Keanu yang tengah duduk Seraya mengusap wajahnya dengan kasar.


Tak berselang lama, terdengar suara pintu yang dibuka dari dalam. dan tak berselang lama, seorang dokter keluar dari ruangan itu.


"gimana keadaan istri saya?"tanya Keanu yang sudah merasa tidak sabar.


"pasien mengalami keguguran." ucap dokter itu.


Seketika itu pula, Keanu dan kedua orang tuanya seketika saling pandang. dan tak lama berselang, mereka berdua menghela nafas panjang.


" apa aku boleh menemuinya?"tanya Keanu pada dokter itu.


"silakan saja. tapi, kita akan memindahkan pasien ke ruang rawat biasa."sahud dokter itu.


Keanu dan kedua orang tuanya, hanya menganggukkan kepala.


****


Saat ini perasaan Keanu, sangat amat tidak menentu. ada rasa sakit, ada juga perasaan lega. yang hinggap di dalam hati laki-laki itu.


Tak berselang lama, terdengar laguhan dari arah brankar. dan tak lama berselang, wanita itu membuka kedua matanya.


"akhirnya kamu sadar juga."ucap Keanu Seraya menggenggam tangan istrinya itu.


Sementara Alexa, wanita itu seketika beringsut mundur. ingatan-ingatan itu seketika berputar-putar ke dalam kepalanya. tentu saja hal itu membuat Keanu yang melihatnya, seperti sebuah Dejavu.


"senang di sini ada aku."ucap laki-laki itu Seraya memeluk tubuh wanita itu dengan penuh kasih sayang. hingga membuat Alexsa seketika tenang.

__ADS_1


__ADS_2