Wanita Kesayangan Tuan Keanu

Wanita Kesayangan Tuan Keanu
Memaksa


__ADS_3

Karena merasa tidak tahan dengan apa yang dilakukan oleh Alexa, Keanu seketika memutuskan untuk menutup laptop yang ada di ruangannya. yang sejak tadi, digunakan untuk memantau kondisi wanita itu.


"arrggghh! bisa gila kalau aku seperti itu terus,"ucapnya Seraya menjambak rambutnya sendiri.


"ini tidak boleh dibiarkan. aku harus bertindak."setelah mengatakan hal itu, Keanu segera bangun dari tempat duduknya. dan langsung keluar dari ruangan pribadinya.


Sementara Nicholas, laki-laki itu hanya terdiam saat melihat tuannya uring-uringan seperti itu. karena memang, dirinya tidak berhak untuk menanyakan ada apa sebenarnya. karena itu, bukanlah ranahnya.


"kita jemput Alexa sekarang!"titah Keanu dengan tegas.


"tapi kita ada meeting sebentar lagi tuan,"akhirnya, Nicholas memberanikan diri untuk mengatakan sesuatu pada tuannya itu.


Sontak saja hal itu membuat Keanu yang mendengarnya, segera membalikkan tubuh dan menatapnya dengan tetapan yang sangat tajam. hingga membuat Nicholas, kembali menundukkan kepala.


"baik Tuan."jika sudah seperti itu, artinya tuannya itu tidak bisa diganggu gugat. dan semua keinginannya, harus dipenuhi.


Mereka segera meninggalkan perusahaan milik keluarga Walter. dan di sepanjang perjalanan, Keanu terlihat menahan kekesalan. Hal itu membuat Nicholas, sama sekali tidak berani untuk menegur atau berbicara sepatah kata pun.


****


Sementara Alexa, Gadis itu masih bersenda gurau bersama dengan kedua sahabatnya itu. bahkan suasana mencekam akibat kejadian yang menimpa Alexandra, sedikit demi sedikit sudah dapat dicairkan. dan mereka semua, telah kembali seperti biasa.


"aku senang kamu sudah kembali ceria seperti ini."ucap Cakra menatap ke arah sahabat wanitanya itu.


Alexa yang mendengarnya, hanya melakukan kepala Seraya tersenyum kecil."semua berkat kalian kok, aku bisa mendapat kekuatan lebih dari pertemanan kita itu."ucapnya Seraya tersenyum tipis.


Cakra dengan gemas, seketika mengacak-acak rambut gadis itu. hingga membuat Alexa, seketika menggerutu kesal. karena rambutnya itu, seketika menjadi berantakan. tiba-tiba saja,...


tin tin tin


Terdengar suara klakson mobil yang dibunyikan dengan sangat keras. membuat mereka bertiga, seketika kompak menatap ke arah sumber suara. dan tak lama berselang, mereka semua terdiam.

__ADS_1


"kamu sudah dijemput."ucap Aurora Seraya menyenggol lengan sahabatnya itu.


Sementara Alexandra, wanita itu hanya terdiam. Menatap Keanu dengan tatapan bingung. karena raut wajah laki-laki itu, seperti tengah menahan amarah yang luar biasa.


"ayo kita pulang. sudah selesai kan kangen-kangenannya?"tanya ke anu menatap sinis ke arah sahabat laki-laki Alexa.


Membuat Cakra yang menyadari situasi saat ini, hanya dapat menundukkan kepala. karena memang, laki-laki itu tidak bisa jika harus berhadapan dengan Keanu. seorang yang memiliki kekuasaan di negara itu.


Alexa yang mendengar itu, hanya menganggukkan kepala. dan dengan segera, masuk ke dalam mobil. diikuti oleh Keanu yang berada di belakangnya.


Di sepanjang perjalanan, wanita itu merasakan suasana di dalam mobil ini sangatlah tegang. beberapa kali, Alexa menatap ke arah sampingnya yang tak lain adalah Keanu.


Laki-laki tampan itu tampak tidak bergerak dengan memejamkan mata. Alexa merasa, saat ini laki-laki itu tengah menahan amarah. dan amarahnya itu, karena dirinya.


****


"eh kalian sudah pulang,"sambut Helena di depan pintu dengan merentangkan kedua tangannya. kemudian memeluk Alexa dengan sangat erat.


Mereka semua segera duduk di kursi ruang keluarga tanpa membersihkan diri terlebih dahulu.


"Ada yang ingin aku bicarakan."tiba-tiba saja, suara Keanu terdengar oleh telinga mereka semua.


"mau bicara apa kamu?"tanya Helena menatap heran ke arah sang putra sulung itu.


Setelah terdiam cukup lama, Keanu akhirnya membuka suaranya."aku ingin menikahi Alexa."ucapnya dengan nada tegas.


Mendengar ucapan dari laki-laki itu, seketika membuat Alexa, membulatkan kedua matanya. dan tak lama berselang, mulutnya terbuka lebar.


Sementara Dario dan Helena, seketika saling pandang. dan tak lama berselang, saling mengulas senyum satu sama lain.


"Mommy sih setuju saja. tapi bagaimana dengan Alexa sendiri? Karena bagaimanapun juga, dirinya yang akan menjalani nantinya."ucap Helena menatap ke arah Alexa.

__ADS_1


Membuat wanita cantik itu, seketika menundukkan kepala. karena memang saat ini Alexa merasa sangat kebingungan. harus bersikap bagaimana kepada laki-laki tampan yang ada di hadapannya saat ini.


"dia harus mau Mom,"tiba-tiba saja, Keanu berkata seperti itu dengan menatap ke arah Alexa. membuat wanita itu menatap ke arah Keanu dengan tatapan kebingungan.


"kenapa Anda harus memaksa?"tanya Alexa pada akhirnya. Karena Wanita itu merasa, jika laki-laki yang ada di sebelahnya saat ini tengah memaksa dirinya untuk menerima sesuatu yang sebenarnya tidak ia inginkan.


"Ya sudah kalau kamu tidak mau. tapi aku tidak menjamin, jika orang-orang itu tidak akan lagi menangkapmu."ucap Keanu Seraya berdiri dan hendak melangkahkan kakinya menuju ke kamar.


"maksudnya bagaimana?"tanya Alex saya memang tidak mengerti apa yang dimaksud oleh laki-laki itu.


Membuat Keanu yang mendengarnya, seketika mengulum senyum. dan tak lama berselang, membalikan tubuhnya menghadap ke arah Alexa.


"karena jika aku menikahi dan telah menjadi suamimu, maka aku sudah bisa melindungimu secara hukum. aku juga akan menuntut atas perlakuan buruk yang dilakukan oleh keluarga pamanmu."ucap Keanu menatap dalam-dalam ke arah wanita itu.


Sesaat Alexa terdiam. wanita cantik itu tenggelam dalam pikirannya sendiri. dan tak lama berselang, mengangkat kepalanya menetap ke arah laki-laki itu.


"aku ingin berpikir sejenak. berikan aku waktu beberapa hari."ucap Alexa menatap ke arah semua orang yang ada di sana.


"baiklah, aku akan memberikan waktu kamu selama tiga hari. karena setelah itu, aku tidak memiliki kuasa lagi."ucap Keanu Seraya melenggang pergi dari sana.


Alexa yang mendengar itu, seketika menghembuskan nafasnya perlahan. dan tak berselang lama, wanita itu menatap ke arah dario dan juga Helena.


"saya permisi dulu."ucapan minta itu Seraya melangkahkan kakinya dengan cepat untuk pergi dari sana.


Sementara Helena dan juga Dario yang melihat itu, seketika saling pandang dan menahan senyum satu sama lain karena melihat kelakuan dari putra sulung mereka itu.


"dasar anak itu! ada saja idenya!"ucap Dario Soraya terkekeh pelan.


"putra kita itu sama sepertimu. tidak ingin terlihat berjuang, tapi kekeh untuk mempertahankan apa yang menurutnya pantas untuk ia pertahankan."ucap Helena Seraya menatap sang suami dengan tatapan penuh cinta.


Dario yang mendengarnya, seketika menganggukkan kepala. dan tak lama berselang, juga ikut tersenyum penuh kebahagiaan bersama dengan istri tercintanya itu.

__ADS_1


Mereka yakin, bahwa Keanu saat ini memang telah memiliki rasa terhadap Alexa.


__ADS_2