Wanita Kesayangan Tuan Keanu

Wanita Kesayangan Tuan Keanu
Semakin Dekat


__ADS_3

Beberapa hari setelahnya, hubungan Keanu dan juga Alexa semakin lama semakin dekat. tentu saja hal itu membuat Helena yang melihatnya, semakin merasa senang. dirinya merasa tidak sia-sia karena menjodohkan mereka sejak lahir.


"ternyata, tidak sulit untuk mendekatkan mereka. ku bersyukur karena bisa menemukan anakmu Maura."ucap wanita paruh baya itu Seraya menitikan air mata.


Di sudut hatinya terasa sangat nyeri saat mengingat persahabatan mereka yang begitu manis dan juga penuh dengan kehangatan. namun semua itu tak berlangsung lama saat Maura memutuskan untuk pergi dari tempat tinggalnya dan mengikuti sang suami.


"aku tidak menyangka, bahwa mereka akan berbuat sekejam itu padamu."ucap wanita itu Seraya mengepalkan tangannya kuat-kuat.


Helena baru saja diberitahu oleh menantunya itu bahwa penyebab dari kematian kedua orang tuanya, adalah karena ulah paman dan juga bibinya. Helena ingin sekali mendamprat kedua manusia durjana itu.


Namun, dengan segera hal itu dicegah oleh Alexa. karena dirinya tidak mempunyai bukti yang kuat untuk memenjarakan mereka semua.


Tentu saja hal itu membuat Helena yang mendengarnya, hanya dapat menghela nafas panjang.


"andai saja aku bisa melakukan sesuatu, maka aku akan langsung memenjarakan para bedebah itu."setelah mengatakan hal itu, Helena segera pergi dari sana. membiarkan menantu dan putranya mengenal lebih dekat.


****


"sayang,"bisik Keanu di telinga sang istri yang saat ini tengah berada di depan cermin untuk merawat kulitnya.


Semenjak wanita itu berada di keluarga Walter, Alexa lebih memperhatikan penampilan dan juga merawat tubuhnya. karena memang sejak dulu, wanita itu tidak dibiarkan merawat dirinya. karena Veronica, merasa begitu iri saat melihat sepupunya itu yang cantik alami. sementara dirinya, harus menggunakan make up tebal supaya kelihatan cantik. tentu saja hal itu membuat jiwanya meronta-ronta dan melakukan berbagai cara untuk membuat sepupunya itu tertinggal.


Sungguh miris memang, rasa benci yang diciptakan oleh manusia, dapat merusak semuanya. untuk itulah, Kita sebagai manusia harus berhati-hati dalam merasakan sesuatu. jangan sampai rasa yang kita miliki, merugikan orang lain.


"iya Mas kenapa?"tanya Alexandra menatap ke arah suaminya dari pantulan cermin.


Keanu yang mendengar itu, segera memutar tubuh istrinya hingga membuat mereka semua berhadapan satu sama lain. pandangan mereka seketika terkunci. meresapi setiap rasa yang mulai tumbuh merekah di dalam hati masing-masing.


"aku bahkan menyukaimu sejak pertama kali kita bertemu."tiba-tiba saja tanpa ada angin dan hujan, laki-laki itu mengutarakan isi hatinya. membuat kening Alexa seketika mengerut karena merasa kebingungan dengan ucapan suaminya itu.

__ADS_1


"sejak itu kau tak mencintaiku?"tanya Alexa menatap ke arah suaminya itu. yang kini seolah mengerti tentang keadaan setelah ia alami saat ini.


"ya aku mencintaimu sejak pertama kali kita bertemu."ucap Keanu menganggukkan kepala.


"di mana di pemakaman itu?"tanya Alexa menatap ke arah sang suami dengan tatapan yang sangat lekat.


Kean yang mendengar itu, seketika menggelengkan kepala."bukan. waktu di pemakaman itu, adalah pertemuan kedua kita."jelas Keanu Seraya menyentuh kedua pergelangan tangannya dan memegangnya dengan tatapan yang sangat dalam.


Tentu saja hal itu membuat Alexa yang mendengarnya, seketika menundukkan kepala. untuk menyembunyikan raut wajahnya yang saat ini telah memerah seperti kepiting rebus.


"kenapa merah seperti itu?"tanya Keanu Soraya menatap istrinya itu dengan alis yang terangkat sebelah.


Laki-laki itu berusaha untuk menggoda wanita yang saat ini telah bersemayam di dalam badan itu. entah sejak kapan, Alexa menjadi wanita kesayangan Keanu. namun yang jelas laki-laki itu bersama pada dirinya sendiri untuk membahagiakannya.


"aku berjanji, akan selalu membahagiakanmu dengan sepenuh hatiku."setelah mengatakan hal itu, Keanu segera mendaratkan suatu kecupan di kening istrinya.


Kepingan-kepingan dan rekaman-rekaman dari kilas balik masa lalu Alexa, seketika berputar-putar. Membuat tubuh wanita itu, menegang dan menggigil ketakutan.


Keanu yang awalnya merasakan suasana yang sangat romantis dan juga mengharukan, seketika berubah menjadi panik. saat melihat raut wajah dari istrinya itu.


"tenanglah aku tidak akan pernah melukaimu."ucap laki-laki tampan itu Soraya memeluk tubuh istrinya dengan erat berusaha untuk menenangkan wanita itu.


Setelah beberapa saat kemudian, kondisi dari Alexa sudah lebih baik. dengan segera, Keanu membaringkan tubuh wanita itu di atas tempat tidur. setelahnya, melangkahkan kakinya untuk keluar dari sana.


Keanu memutuskan untuk memberikan ruang dan juga waktu kepada wanita itu untuk menenangkan diri.


" apa istrimu tidur?"tanya Helena saat melihat putranya itu keluar dari dalam kamar.


Keanu yang mendengarnya, seketika menganggukan kepala."sepertinya masa lalu yang buruk masih belum hilang di dalam ingatannya. dirinya masih merasa ketakutan."jelasnya Soraya menghela nafas panjang.

__ADS_1


Helena segera menepuk punggung putranya itu untuk menenangkannya."kau harus sabar. karena orang yang memiliki masa lalu buruk, selalu terbawa ke alam bawah sadarnya. kau harus semakin mendekatinya."ucap wanita paruh baya itu Seraya melangkah pergi.


****


Sementara itu di tempat lain, terlihat dua orang wanita muda tengah bertemu dan sepertinya berdebat.


"hai Nona kenapa kau menabrakku?"tanya Veronica dengan mata melotot. Karena gara-gara Wanita itu, baju baru yang baru saja ia beli terkena noda es krim.


"ya itu kan salahmu sendiri. kenapa jadi menyalahkanku?"tanya wanita itu yang tidak mengerti.


"dasar wanita sialan!"umpat Veronica dengan kesal. membuat wanita yang ada di hadapannya, seketika mengedikkan bahu tak perduli.


Beberapa waktu berlalu. Veronica dan wanita itu sering dipertemukan dalam suatu waktu. tentu saja hal itu membuat Veronica seketika mendengus kesal. karena sepertinya takdir sengaja mempertemukan mereka terus-menerus untuk bertengkar.


Sementara orang itu, menatap Veronica dengan tatapan yang sulit diartikan. hingga membuat wanita itu, seketika merasa sangat risih.


"kenapa kamu lihat aku seperti itu?"Veronica dengan suara yang sangat ketus dan juga dingin.


"aku hanya ingin bisa semakin dekat denganmu."ucap wanita itu Seraya tersenyum simpul.


membuat Veronica yang mendengarnya, seketika terdiam. dan menatap wanita yang ada di hadapannya itu, dengan tatapan aneh.


"apa kamu sudah gila?"tanya Veronica menatap wanita itu dengan perasaan takut.


Wanita itu, seketika menggelengkan kepalanya."namaku Jessica. aku adalah tunangan dari laki-laki yang bernama Keanu."ucap wanita itu Seraya mengulurkan tangan.


Tentu saja hal itu membuat Veronica yang mendengarnya, seketika terdiam. dengan kedua mata yang terbuka lebar.


"Bu.. bukannya kamu sudah tidak ada di dunia ini? jangan bilang kalau kamu,..."ucapan Veronica terhenti karena mendengar suara sahutan dari wanita yang ada di hadapannya saat ini.

__ADS_1


__ADS_2