Wanita Kesayangan Tuan Keanu

Wanita Kesayangan Tuan Keanu
Berusaha Merayu


__ADS_3

Beberapa hari setelah kejadian itu, penjagaan dimension milik Keanu semakin diperketat. tentu saja, Helena tidak membiarkan hal itu terlalu larut. karena wanita paruh baya itu, sudah menambah jumlah pengamanan di rumah putranya.


"apa ini sudah cukup? jika belum, Mommy akan menambah jumlah pengaman di sini."ucap Helena menatap ke arah putra dan juga menantunya itu secara bergantian.


"cukup Mom ini semua sudah cukup."ucap Keanu Seraya menganggukkan kepala. Helena yang mendengar itu, juga ikut menganggukkan kepala dan tersenyum tipis.


"kalau begitu, lebih baik kamu bekerja saja. biar istrimu, biar Mommy dan juga Natasha yang menjaga istrimu."ucap wanita itu dengan senyuman yang sangat lembut.


Keanu yang mendengar itu, ingin melayangkan protes kepada ibunya. karena selain ingin menjaga istri tercintanya, laki-laki itu juga ingin menghabiskan waktu lebih lama dengan wanita kesayangannya itu.


Siapa tahu saja, di balik kemesraan mereka itu nantinya akan tercipta penerus keluarga Walter. Karena bagaimanapun juga, Keanu adalah laki-laki normal yang tetap menginginkan keturunan untuk keberlangsungan keluarga besar Walter.


"sudahlah jangan cemberut seperti itu. Mommy tahu apa yang kamu pikirkan. tapi sekarang, pekerjaanmu lebih penting. bukankah kamu ada kerjasama dengan seorang kolega terkenal dari negara sebelah?"tanya Helena menatap ke arah putranya itu.


Keanu yang mendengar itu seketika menghela nafas panjang. kemudian berjalan mendekati sang istri yang masih terdiam di tempat tidur dan didampingi oleh Natasha.


"sayang, aku kerja dulu ya. kamu hati-hati di rumah."ucapkan dengan tersenyum lembut. Seraya tangannya mengusap kepala wanita itu, dengan penuh kasih sayang.


Sementara Alexa yang mendengar itu, seketika menatap sang suami dengan mata berkaca-kaca. tentu saja hal itu membuat semua orang yang ada di sana, merasa sedikit terkejut. karena mereka tidak menyangka, dengan reaksi yang ditunjukkan oleh wanita itu.


"jangan pergi."lirihnya dengan air mata yang mengalir dari kelopak mata indahnya.


Keanu segera membawa sang istri masuk ke dalam pelukannya. laki-laki tampan itu berusaha untuk menenangkan wanita kesayangannya agar tidak ketakutan seperti itu.


"tenanglah Sayang. aku hanya pergi sebentar."ucap p laki-laki itu Seraya mendaratkan beberapa kali kecupan di kepala Alexa.


Hingga membuat wanita cantik itu, seketika merasa lebih tenang. dan beberapa saat kemudian, Alexa akhirnya menganggukkan kepala. Hal itu membuat semua orang yang ada di sana, seketika bernafas dengan lega.

__ADS_1


"Natasha, tolong jaga Kakak iparmu."ucap laki-laki itu menatap ke arah adik satu-satunya itu.


Natasha yang mendengar itu, hanya menganggukkan kepala dengan penuh percaya diri.


"sudahlah kamu tenang saja. istri kamu akan baik-baik saja bersama kami."ucap Helena Seraya mendorong pelan tubuh laki-laki itu.


Karena sebenarnya, putranya itu telah terlambat beberapa menit yang lalu. sebab investor yang akan bekerja sama dengan perusahaan putranya itu, telah mengatakan bahwa pertemuan mereka diadakan pukul tujuh pagi. dan sekarang sudah hampir jam sembilan


" ya sudah aku berangkat dulu."Keanu segera melangkahkan kakinya untuk segera keluar dari hunian mewahnya itu. walaupun di dalam hatinya, laki-laki itu merasa sedikit keberatan jika harus meninggalkan istri tercintanya.


Bukan bermaksud untuk tidak percaya dengan ibu dan juga adiknya. namun, Keanu masih merasa was-was dengan kejadian beberapa hari yang lalu. apalagi sekarang, Jessica sudah kembali. hal itu semakin membuat rasa takut Keanu semakin tinggi.


Nicholas segera mengendarai kendaraan pribadi milik Keanu dan melesat jauh ke depan. membelah padatnya jalan raya.


Tak berselang lama, mobil yang ditumpangi oleh Keanu, telah sampai di depan sebuah restoran mewah yang ada di pusat kota itu.


Memang laki-laki itu akan bersikap seperti seorang selebritis jika berada di tempat umum. karena Keanu sebenarnya tidak ingin wajah paripurnanya itu tersurat oleh mata orang lain. karena selama ini, laki-laki itu jika berpergian sendiri menggunakan masker. sehingga orang-orang tidak akan pernah menyangka jika orang yang mereka temui adalah orang besar.


"kau tunggu saja di sini."setelah mengatakan hal itu, Keanu segera masuk ke dalam sebuah kotak besi yang membawa tubuhnya melesat jauh ke atas sana.


Sementara Nicholas, laki-laki berwajah manis itu hanya menganggukkan kepala. dirinya segera duduk di bangku kosong yang ada di ruangan itu. dengan mata, yang memandang ke arah luar.


Tiba-tiba saja, matanya terhenti saat melihat seseorang yang menarik perhatiannya. dengan seksama, laki-laki itu menatap dan memperhatikan yang ada di luar sana.


"sungguh menarik."setelah mengatakan hal itu, kedua sudut bibir laki-laki itu tertarik ke atas membentuk sebuah senyuman.


Tanpa disadari, Nicholas melangkahkan kakinya hingga mendekati dua orang yang tengah sibuk berjualan itu.

__ADS_1


"hai kamu Aurora kan teman dari Nyonya Alexa?"tiba-tiba saja, Nicholas bertanya seperti itu. saja hal itu membuat Nicholas sendiri merasa sedikit terkejut.


"kenapa aku bisa bertanya seperti itu?"tanya laki-laki itu pada dirinya sendiri dengan ekspresi wajah kebingungan.


Sementara Aurora yang mendengar itu, menatap laki-laki itu dengan tatapan penuh kebingungan. belum sempat dirinya menjawab pertanyaan dari laki-laki itu, Nicholas sudah terlebih dahulu pergi dari sana.


"dasar aneh!"ucap wanita berwajah manis itu Soraya mengedikan bahu tak perduli. kemudian kembali fokus terhadap urusannya sendiri.


****


"ka...kau, untuk apa kau di sini?"tanya Keanu begitu merasa terkejut saat melihat pemandangan yang ada di hadapannya saat ini.


Sementara orang itu, hanya tersenyum kecil. kemudian bangkit dari tempat duduknya dan berjalan perlahan menghampiri Keanu.


"Tentu saja aku ingin bertemu dengan kekasihku."ucap wanita itu yang tak lain adalah Jessica Seraya mengusap rahangkean dengan penuh lemah lembut.


Dengan segera, laki-laki tampan itu segera menepis tangan Jessica yang telah lancang menyentuhnya.


"jangan kurang ajar seperti ini!"ucapkan dengan tegas. dan dengan segera, mengedarkan pandangan ke arah lain.


"di mana tamuku?"tanya Keanu dengan ekspresi wajah datar dan tatapan yang sangat dingin.


Sepertinya, laki-laki tampan itu sudah memupuk rasa kebencian yang sangat besar kepada wanita yang ada di hadapannya saat ini. tentu saja hal itu membuat Jessica yang melihatnya, sedikit merasa kesal. karena laki-laki itu tidak pernah melakukan hal ini sebelumnya.


"kenapa kamu bersikap seperti ini padaku? apa sebenarnya salahku padamu?"tanya Jessica dengan raut wajah sedih. berharap bahwa laki-laki itu akan luluh.


Namun ternyata, dugaannya salah. karena laki-laki itu malah semakin menatap tajam ke arah mantan tunangannya itu.

__ADS_1


"jangan berusaha merayuku lagi."setelah mengatakan hal itu, Keanu segera pergi dari sana.


__ADS_2