Wanita Kesayangan Tuan Keanu

Wanita Kesayangan Tuan Keanu
Pengalaman Pertama


__ADS_3

Hari ini, tibalah massanya Alexandra untuk pulang ke rumah. karena dokter Pricilia ataupun dokter Hansel, telah memperbolehkan Gadis itu untuk pulang.


Sebenarnya, ada rasa tidak enak di dalam hati gadis cantik itu. karena kedua orang tuanya selalu berpesan, jangan pernah merepotkan orang yang tidak kita kenal.


Namun apa boleh buat, Alexandra tidak memiliki pilihan lain untuk menolak ajakan dari keluarga Keanu. Karena sekarang, dirinya sudah tidak memiliki tempat tinggal lagi.


Ada raut kesedihan dari wajah dan juga sorot mata gadis itu. Hal itu membuat Helena dan juga Dario, kompak menyenggol lengan dari putranya. membuat Keanu yang awalnya fokus ke arah depan, kini menatap ke arah sumber tatapan dari kedua orang tuanya.


"kenapa kamu Alexandra?"tanya Keanu menatap ke arah gadis itu yang memang berada di sebelahnya. karena memang sengaja, Keanu menggunakan sopir untuk menjemput mereka.


"apa aku tidak merepotkan tinggal di rumah tuan?"tanya Alexandra menatap ke arah ketiga orang itu secara bergantian.


Helena yang mendengar itu, seketika tersenyum kecil. tangannya terulur, mengusap kepala Gadis itu dengan penuh kelembutan.


"kami tidak merasa direpotkan. kami justru malah senang. Jika kamu ingin tinggal di Mansion putra kami. karena kamu, bisa menemani dia."ucap Helena menatap ke arah putranya.


Membuat Keanu, seketika memutar bola mata malas. karena laki-laki itu tahu, bahwa tatapan ibunya itu saat ini tengah menggodanya.


"memangnya tuan dan juga nyonya, tidak tinggal dengan Tuan Keanu?"tanya Alexandra dengan polosnya.


Hal itu, mengundang gelak tawa dari ketiga orang itu. membuat Alexandra seketika meringis. karena merasa pertanyaan darinya itu, adalah sebuah pertanyaan konyol.


"kami tinggal di tempat yang lain."ucap Helena saat melihat raut wajah dari gadis itu.


Alexandra yang mendengarnya, hanya mengangguk-anggukkan kepala. kemudian, suasana kembali menjadi hening.


Tak membutuhkan waktu lama, mobil yang ditumpangi oleh mereka, telah sampai di depan bangunan megah milik Keanu.


"ayo Sayang, turun."ucap Helena dengan suara yang sangat lembut.


Tentu saja hal itu membuat Alexandra yang mendengarnya, tertegun di tempat. karena dipanggil sayang oleh orang lain, adalah pengalaman pertama bagi gadis Malang itu.


"loh kenapa berkaca-kaca? ada yang salah?"tanya Helena dengan raut wajah kebingungan.


Alexandra yang mendengarnya, seketika menggilingkan kepala. dan tak lama berselang, tersenyum tipis. tangannya menyambut tangan wanita paruh baya itu.

__ADS_1


Mereka berdua, masuk ke dalam bangunan megah milik Keanu itu. tentu saja pemandangan itu, membuat hati Keanu, menjadi menghangat.


"Mereka terlihat sangat akrab."ucap Dario Seraya menepuk pundak putranya. sebelum akhirnya, berjalan mengikuti istrinya yang telah masuk ke dalam Mansion.


Sementara Keanu, laki-laki itu hanya tersenyum simpul saat melihat pemandangan yang menyejukkan hati itu.


****


"ini kamar kamu."ucap Helena Seraya membuka pintu sebuah ruangan yang terlihat sangat megah dan juga mewah.


Alexandra yang mendengar itu, seketika membulatkan kedua matanya. Sungguh, dirinya baru pertama kali melihat pemandangan sebagus dan seindah itu.


"Nyonya, benarkah ini kamarku?"tanya Alexandra Seraya mengerjap-mengerjapkan matanya dengan lucu. hal itu sukses membuat Helena yang mendengarnya, seketika terkekeh pelan.


"tapi nyonya, apakah ini tidak berlebihan?"tanya Alexandra kembali.


"memangnya kenapa? apa yang berlebihan?"tanya Helena dengan mengerutkan keningnya.


Alexandra segera menundukkan kepala. sungguh perlakuan dari keluarga Keanu, sangat berlebihan.


"Maaf nyonya, apakah di sini ada kamar yang lebih kecil? saya tidak pantas untuk menerima semuanya."ucapnya semakin menenggelamkan kepalanya.


"sayangnya tidak ada. di sini semua kamar hampir memiliki luas yang sama."ucap Helena Seraya mengulas senyum tipis.


"termasuk kamar para pelayan?"tanya Alexandra dengan hati-hati. karena rasa trauma akibat perlakuan buruk dari keluarga pamannya dulu.


Helena yang mendengarnya, menganggukkan kepala. kemudian menarik tangan Alexandra untuk masuk ke dalam kamar itu.


"sekarang, kamu istirahat."ucap wanita itu Seraya menarik Laura agar naik ke atas ranjang.


"tapi saya sudah tidak apa-apa kok. nyonya,"ucap Alexandra merasa tidak enak dengan wanita paruh baya itu.


"tidak perlu membantah. sekarang, kamu istirahat saja."setelah mengatakan hal itu, Helena segera melangkahkan kakinya untuk keluar dari tempat itu.


Alexandra yang mendengarnya, seketika tersenyum tipis. ingatannya menerawang jauh saat dirinya masih meraih kebahagiaan bersama dengan kedua orang tuanya.

__ADS_1


"Alexa kangen sama Ayah sama Ibu."ucap Gadis itu Seraya memejamkan mata. dan tak terasa, ada buliran bening yang jatuh dari mata indahnya membasahi sarung bantal berwarna pink itu.


****


Sementara itu, Helena menghampiri anak dan suaminya yang masih bersantai di ruang keluarga saya sesekali bercanda.


"dia sudah tidur?"tanya Dario menatap ke arah istrinya. Helena hanya menganggukkan kepala dengan lemah.


"Mommy kenapa?"tanya Keanu dengan raut wajah terkejut. karena tidak biasanya, wanita paruh baya itu memasang wajah seperti itu. bahkan saat bertengkar dengan Daddynya, Mommynya itu tidak pernah memasang wajah seperti itu.


Helena yang mendengarnya, seketika menghela nafas panjang. kemudian duduk diantara suami dan juga anaknya. "sepertinya kau harus menyelidiki latar keluarga gadis itu. Mommy merasa, kesedihan yang sangat mendalam di hati gadis itu."ucapnya disertai belaan nafas panjang.


Keanu dan juga Dario yang mendengarnya, ketika melakukan kepala. karena mereka juga merasa penasaran dengan apa yang terjadi pada gadis itu.


****


Sore harinya, Helena dan juga Dario masih berada di dalam Mansion milik putranya itu. sepasang suami istri paruh baya itu, masih tidak tega untuk meninggalkan Alexandra seorang diri. entah mengapa, ada perasaan sayang di hati mereka berdua saat melihat raut wajah dari Alexandra.


Perasaan yang tidak pernah Dario dan juga Helena rasakan sebelumnya. apalagi konteks di sini, mereka tidak saling mengenal.


"Mommy sama Daddy, kenapa masih ada di sini kok tumben?"tanya ke anu merasa tidak percaya dengan pemandangan yang ada di hadapannya itu.


Karena jarang sekali, kedua orang tuanya itu mau berlama-lama berada di dalam Mansion miliknya.


"Mommy hanya memastikan, keadaan Alexandra baik-baik saja."ucap Helena jujur.


Keanu yang mendengarnya, seketika ternganga. karena mendengar ucapan dari ibunya itu.


"dia baik-baik saja Mommy sama Daddy nggak usah khawatir. dia aman di sini."ucap Keanu penuh dengan kesungguhan hati.


****


Sementara di dalam kamarnya, Alexa baru saja membuka matanya secara perlahan. seketika dia tersentak kaget, saat mendapati dirinya berada di atas kasur empuk.


"Nona Alexa sudah bangun?"tanya seseorang yang membuat atensi Gadis itu teralihkan.

__ADS_1


"kamu siapa?"tanya Alexa dengan raut wajah khawatir.


"saya orang yang diutus oleh Tuan Keanu untuk mempersiapkan keperluan anda."ucap wanita paruh baya itu.


__ADS_2