
Semakin lama tingkah laku dari Keanu semakin membuat semua orang merasa tidak menyangka.
"apa ini benar-benar Keanu?"tanya Helena yang saat ini tengah menatap Keanu yang sedang menyantap sandwich. Padahal, wanita paruh baya itu sangat yakin jika Keanu tidak pernah menyukai yang namanya sandwich dari sejak kecil.
Namun sekarang, laki-laki itu bahkan dengan lahap menyantapnya. membuat semua orang yang ada di sana, merasa kebingungan yang luar biasa. tak terkecuali para asisten rumah tangganya. karena setahu mereka, Tuan mereka itu sama sekali tidak menyukai hal-hal yang berbau sayuran. tapi lihatlah sekarang, laki-laki itu bahkan menyantapnya seorang diri. dan tidak memberikan kesempatan istrinya untuk menyantap makanan itu.
"Sayang apa benar kamu tidak ingin memberikan aku sedikit saja?"tanya Alexa dengan raut wajah memelas.
Keanu yang mendengar itu, seketika merubah raut wajahnya menjadi seperti seorang anak kecil yang tidak ingin membagi makanannya kepada teman.
"kau tidak boleh memakan makanan ini. makanan ini, hanya untukku."setelah mengatakan hal itu, Keanu segera pergi dari sana.
Membuat semua orang yang mendengar itu, seketika melongo tak percaya."itu beneran anak kita? kenapa dia berubah seperti itu?"tanya Helena menatap ke arah sang suami yang juga tengah menampilkan ekspresi wajah terkejut.
"entahlah aku juga tidak tahu. kenapa anak itu bisa berubah seperti itu?"tanya Dario dengan raut wajah heran.
"atau jangan-jangan Kakak hamil?"celetuk Natasha secara tiba-tiba.
puk
Tentu saja hal itu membuat Helena yang mendengarnya, seketika melempar bantal ke arah anak gadisnya itu.
"kamu ini bicara apa? Kakak kamu itu laki-laki mana bisa dia hamil? kamu ini kalau bicara sembarangan saja!"ucap wanita paruh baya itu Seraya mendengus kesal.
"ye Mommy, maksud aku itu kakak ipar yang hamil, terus Kak Keanu yang merasakan mual itu."ucap Natasha mencoba menjelaskan Seraya mengusap wajahnya dengan kasar.
__ADS_1
"maksudnya hamil simpatik?"tanya Helena entah pada siapa. karena semua orang yang ada di sana, tidak pernah mengalami kehamilan simpatik. karena Helena sendiri, melalui kehamilannya dengan normal.
"Ya sudah kalau begitu. lebih baik kita periksa saja daripada menebak-nebak seperti ini?"tanya Natasha kembali memberikan usul.
Akhirnya mereka semua menganggukkan kepala. menyetujui usulan dari gadis cantik itu. padahal Natasha belum pernah mengalami kehamilan, tapi kenapa wanita itu yang seolah lebih tahu dari yang lain? entahlah, Natasha juga tidak mengetahui harus menjawab dengan apa.
"Ya sudah kalau begitu, lebih baik kamu Segera panggilkan suamimu. kita berangkat sekarang,"ucap Helena kepada sang menantu.
Alexa yang mendengarnya, hanya menganggukkan kepala. kemudian melangkahkan kakinya untuk menuju ke tempat di mana suaminya berada.
"sayang antarkan aku ke rumah sakit yuk?"ucap wanita cantik itu saat melihat Keanu tengah berbaring di atas tempat tidur.
"apa kamu sakit?"tanya laki-laki itu dengan raut wajah khawatir.
Tentu saja hal itu membuat Keanu yang mendengarnya, beringsut mundur. laki-laki itu sepertinya, tidak ingin memeriksakan diri.
Namun dengan sabar Alexa membujuk suaminya itu. hingga membuat Keanu akhirnya menyetujui usulan dari istrinya itu.
****
Tak membutuhkan waktu lama, mereka semua telah sampai di depan rumah sakit keluarga Walter. Keanu segera ditarik oleh sang ibu untuk menuju ruang pemeriksaan.
"bagaimana keadaan menantu dan juga anak saya?"tanya Helena saat menantu dan anaknya itu telah diperiksa.
"sepertinya, dugaan Anda benar. Karena sekarang, menantu Anda tengah mengandung."seketika itu pula, ucapan dari dokter itu membuat mata semua orang berkaca-kaca.
__ADS_1
Bahkan, Keanu dan juga Alexa tengah menangis tersedu-sedu dalam keadaan berpelukan satu sama lain.
"apa benar yang Dokter katakan itu? aku benar-benar hamil?"tanya Alexa dengan raut wajah tak menyangka.
Bukan hanya wanita itu yang tidak menyangka. karena Kean juga tidak menyangka akan semua ini. yang lebih membuatnya tidak menyangka, adalah semua tanda-tanda kehamilan itu menimpa dirinya.
"kamu sangat beruntung sayang. kamu yang hamil suamimu yang menderita. "ucap Helena dengan terkekeh pelan Soraya mengusap kepala menantunya itu dengan penuh kasih sayang.
Sementara Keanu yang mendengar itu, seketika mendengus kesal. Namun demikian, laki-laki itu juga merasa sangat bahagia. karena apa yang ia impikan selama ini, sebentar lagi akan terwujud.
"bagaimana keadaannya?"tanya Dario dan juga Natasha saat mereka semua keluar dari ruangan dokter itu.
Helena yang mendengar itu, seketika memeluk suaminya dengan erat. membuat mereka semua semakin merasa kebingungan.
"kita sebentar lagi akan mendapatkan seorang cucu."ucap wanita paruh baya itu dengan senyuman yang sangat lebar dan wajah yang berpindah-pindah.
Tentu saja hal itu membuat Dario dan juga Natasha yang mendengarnya, belalakkan mata. tentu saja mereka berdua merasa tidak percaya dengan apa yang mereka dengar saat ini.
"apakah itu benar?"tanya Natasha menatap ke arah kakak iparnya. dan hanya dijawab anggukan kepala oleh wanita cantik itu.
"aaaakkhh!"Natasha dengan segera memeluk tubuh kakak iparnya itu dengan erat. hingga membuat Alexa, rasa sedikit sesak akibat pelukan gadis cantik itu.
"hei kau membuat Kakak iparmu sesak!"ucap Keanu Seraya mencoba melepaskan pelukan Natasha dari istrinya.
Membuat gadis cantik itu seketika mendengus kesal."dasar posesif!"bibirnya Seraya memalingkan wajah ke arah lain.
__ADS_1