Wanita Kesayangan Tuan Keanu

Wanita Kesayangan Tuan Keanu
Di Sekap


__ADS_3

beberapa hari kemudian


Saat ini Keanu tengah murka. laki-laki itu seperti tengah kehilangan kendalinya. akibat dari kehilangan wanita yang sangat dia cintai secara mendadak.


Tentu saja hal itu, membuat semua orang seketika menjadi korban atas kebutaan laki-laki itu.


"kalian memang tidak pernah bisa diandalkan!"teriak laki-laki itu murka. Helena dan juga Natasha, dengan segera berlari ke arah laki-laki itu guna menenangkannya.


Karena Keanu akan sangat tidak memperdulikan keadaan sekitar jika sedang marah. laki-laki itu bisa melakukan apa saja bahkan menghilangkan nyawa orang lain jika sedang emosi seperti itu.


"sabar sayang, kita cari istrimu sama-sama."ucap Helena Seraya mengusap punggung laki-laki itu guna menenangkannya.


seketika itu pula, Keanu mencoba untuk tenang. laki-laki itu berusaha untuk meredakan amarahnya yang masih meluap-luap di dalam dada itu.


"huh, awas saja kalian sampai istriku tidak kutemukan, maka bersiap-siaplah kalian semua!"setelah mengatakan hal itu penuh dengan ancaman, Keanu segera pergi meninggalkan tempat itu dengan diapit ibu dan juga adiknya.


"sekarang kamu istirahat Saja."ucap wanita paruh baya itu saat setelah membaringkan tubuh putranya itu di atas tempat tidur.


Dengan segera, laki laki tampan itu, langsung bangkit dari tempat tidur cara yang menggelengkan kepala.


"tidak Mommy, aku tidak ingin istirahat. aku harus bisa menemukan Alexa. dia saat ini pasti, sedang merasa ketakutan. apalagi saat ini, ada nyawa yang harus dipertahankan."ucap gaya dengan raut wajah yang sangat gelisah.


Helena yang mendengar itu, seketika membuang nafas kasar. karena wanita paruh baya itu juga sama seperti putranya. sangat mengkhawatirkan Alexa.


"tapi kita tidak tahu di mana keberadaan dia."ucap Helena Seraya menghela nafas panjang.


Keanu yang mendengar itu seketika mendongakkan kepalanya."apakah Mommy sudah benar-benar mengarahkan para pasukan kita untuk mencari istriku?"tanya laki-laki itu dengan nada suara yang sangat serius.


"tentu saja Mommy telah melakukannya. namun sampai saat ini, istrimu itu belum ditemukan di mana keberadaannya."ucapnya Seraya mendudukkan diri di samping putranya itu.

__ADS_1


Memang saat ini, mereka benar-benar merasa kesulitan mencari keberadaan Alexa. sepertinya orang yang menculik istrinya itu, bukanlah orang sembarangan. buktinya, sampai saat ini pun, mereka semua belum ada yang menemukan Di mana keberadaan wanita itu.


Hal itu membuat Keanu semakin merasa frustasi dan juga merasa sangat bersalah. niat hati ingin memberikan kejutan kepada wanita kesayangannya itu. justru dirinya yang dibuat terkejut oleh hilangnya sang istri.


"Ya sudah kalau begitu. Mommy pergi dulu. kamu istirahat saja di sini. jangan pernah membahayakan dirimu sendiri."wanita paruh baya itu memperingati putranya.


Setelah mengatakan hal itu, wanita paruh baya itu segera pergi dari tempat itu. tak lupa Helena, juga mengunci kamar itu.


"aaarrrgggh! apa yang harus aku lakukan?!"teriak laki-laki itu dengan suara keras. dirinya tidak peduli jika semua orang menganggapnya seperti orang gila. karena memang kenyataannya, kali ini dia benar-benar merasa sudah gila karena kehilangan wanita yang sangat dia cintai itu.


drrrttt drrttt


Tiba-tiba saja terdengar suara jaringan ponsel yang berasal dari saku celananya. tentu saja hal itu membuat Keanu dengan sigap, mengeluarkannya dan langsung mengangkatnya setelah tahu telepon itu berasal dari Jessica.


"halo sayang, apakah kamu sangat merindukanku? sampai-sampai, kamu langsung mengangkat teleponku setelah mendengar deringan itu?"tanya Jessica dengan terkekeh pelan di seberang sana.


"Jessica, di mana istriku?"tanya laki-laki itu dengan suara menggelegar. walaupun laki-laki itu belum mengetahui siapa penculik dari istrinya, akan tetapi Keanu sudah memiliki firasat yang sangat kuat. bahwa pelakunya itu, adalah Jessica.


Tentu saja hal itu membuat Keanu yang mendengarnya, seketika naik pitam. "katakan padaku di mana kamu menyembunyikan istriku?"tanya laki-laki itu dengan suara yang semakin meninggi.


"wow tenanglah Sayang jangan membentak-bentak seperti itu. sebaiknya kamu mendengar lagu ini. jamin Kau pasti akan menyukainya."setelah mengatakan hal itu, suasana di seberang sana terasa sangat sunyi. dan entah mengapa, laki-laki itu justru merasa sangat ketakutan. karena sesuatu hal, pasti akan terjadi.


"aaaakkhh! tolong sayang tolong aku!"


degh


Benar saja apa yang ada di dalam pikirannya. karena tak berselang lama, terdengar suara teriakan yang tidak lain adalah milik Alexa.


Tentu saja hal itu membuat Keanu merasa sangat terkejut dan juga frustasi."hei kau apakan istriku?"tanya Keanu dengan suara yang entah sudah berapa kali meninggi.

__ADS_1


"segera datang ke sini. jika tidak ingin sesuatu hal, terjadi pada orang-orang yang kamu sayangi."


Tut


Keanu segera melempar benda pipih itu entah ke mana. dan dengan segera, berusaha untuk menggedor pintu yang telah terkunci itu.


"aku harus segera pergi dari sini."setelah mengatakan hal itu, laki-laki itu mengedarkan pandangannya ke arah lain. dan seketika itu pula, senyumannya mengembang dengan sempurna saat melihat jalan keluar untuk pergi dari tempat itu.


"aku harus cepat!"setelah mengatakan hal itu, Keanu Segera menaiki meja ataupun kursi untuk menggapai lubang yang merupakan jalan keluar satu-satunya di kamar itu.


Setelah berhasil keluar, senyuman laki-laki itu seketika kembali mengembang dengan sempurna. "aku harus cepat menyelamatkan dia."ucapnya dengan penuh keyakinan.


****


Sementara itu di tempat lain, terlihat seorang wanita yang tengah memegangi perutnya, tampak terduduk di sebuah kursi yang ada di ruangan itu.


Wanita itu tampak meronta-ronta meminta untuk segera dilepaskan. namun sayangnya, usahanya itu terbilang sangat sia-sia. karena mereka semua yang ada di sana, malah tampak tersenyum kegirangan.


"apa kau sudah merasa puas dengan adegan kangen-kangenan itu?"tanya Jessica Saraya mencengkeram kuat dagu wanita yang tak lain adalah Alexa.


"hmmmph."wanita itu menggiling kekanan dan ke kiri menghindari cengkraman itu.


"hhm apa yang akan dilakukan oleh kekasihku itu, jika dia sampai tahu, apa yang aku lakukan terhadap istri kesayangannya?"tanya Jessica penuh dengan senyuman licik.


tentu saja hal itu membuat Alexa yang mendengarnya, merasa sangat ketakutan. wanita cantik itu, seketika menggelengkan kepala dengan deraian air mata.


Ingin sekali rasanya, wanita itu berteriak dan memaki wanita yang ada di hadapannya saat ini. agar segera melepaskannya.


Namun sayangnya, kekuatannya tidak sehebat orang-orang pada umumnya. akibat dari trauma masa lalu yang menggelayut manja di hati dan juga pikirannya.

__ADS_1


"Ya Tuhan tolong aku!"ucap wanita hamil itu Seraya menjerit ketakutan.


__ADS_2