
Beberapa hari setelah pernikahan mereka, akhirnya mereka semua melaksanakan kegiatan masing-masing. Helena dan juga Dario memutuskan untuk kembali ke Mansion mereka sendiri.
Sementara Natasha, wanita berparas sedikit kebulean itu, memutuskan untuk tinggal di Mansion kakaknya. walaupun pada awalnya, Keanu menolak dengan mentah-mentah.
Karena laki-laki itu tahu, apa yang akan dilakukan sang adik jika berada di dalam Mansion. gadis cantik itu pasti tidak akan pernah membuat kakak iparnya tenang.
Bukan untuk dibully ataupun dirusak, melainkan diganggu di ajak berbicara, sampai tidak mengenal waktu. dan hal itu akan membuat waktu Alexa akan sedikit terkuras.
Apalagi mereka menikah tidak didasari dengan rasa cinta yang kuat. hal itu membutuhkan waktu yang sangat banyak, untuk menumbuhkan rasa itu agar tumbuh dengan subur.
Namun karena bujuk rayu dari Alexa, akhirnya Keanu memutuskan untuk mengizinkan sang adik untuk menginap di Mansion itu selama berada di negara kelahiran itu.
sebelum gadis berdarah campuran itu kembali ke negara tetangga untuk menuntut ilmu.
"ya sudah, kamu boleh tinggal di sini. tapi ingat, jangan pernah mengganggu ketenangan Kakak iparmu. atau kau akan langsung aku lempar ke negara tempat kau menuntut ilmu."ancam Keanu Seraya melayang ke tatapan tajam ke arah gadis cantik itu.
Tentu saja hal itu membuat Natasha yang melihatnya, seketika mencebikkan bibir. dan setelahnya, memutar bola mata malas. namun beberapa saat kemudian, gadis berdarah campuran itu mempunyai ide jahil untuk mengerjai kakaknya.
"hmm, kita tunggu saja nanti."gumam Natasha Seraya tersenyum miring.
stementara Alexa, wanita itu hanya menatap ke arah pasangan kakak beradik itu dengan menggelengkan kepala dan tersenyum tipis. jauh di dalam lubuk hatinya, Alexa merasa sangat iri melihat pemandangan keluarga yang sangat harmonis seperti ini.
Karena dirinya sendiri, belum pernah merasakan kehangatan seperti itu. Apalagi, semenjak berada di dalam pengasuhan keluarga pamannya.
"kakak ipar kenapa sedih?"pertanyaan dari Natasha, sontak membuat Alexa seketika teriak dari lamunannya.
"eh, euumm nggak apa-apa. aku hanya rindu dengan kedua orang tuaku."ucap Alexa seraya tersenyum kecil.
Natasha yang mendengar itu, seketika langsung berhambur ke dalam pelukan Alexandra. membuat wanita itu sejenak merasa sangat terkejut.
"kakak ipar yang sabar ya, bagaimana kalau nanti kita sekeluarga, pergi ke rumah kedua orang tua kakak?"Natasha menawarkan kepada wanita itu.
__ADS_1
Alexa yang mendengarnya, seketika membulatkan kedua mata. wanita itu tidak menyangka bahwa adik iparnya itu akan bereaksi seperti itu. padahal Alexa sudah sedikit memprediksi apa yang akan dilakukan oleh adik iparnya.
"kenapa kok terkejut gitu?"tanya Alexa sesaat setelah melerai pelukan dari kakak iparnya itu.
Alexa yang mendengar itu, seketika menjadi gelagapan. tidak mungkin kan, wanita cantik itu mengatakan sesuatu yang sebenarnya kepada adik iparnya itu. pasti Alexa akan merasa malu.
"Ya sudahlah kalau begitu, aku mau ke kamar mau menuntaskan menonton drama yang belum selesai."Natasha beranjak dari tempat duduknya dan langsung masuk ke dalam kamarnya.
Sementara Alexa, setelah kepergian sang adik ipar, wanita cantik itu menitihkan air mata. bukan air mata kesedihan yang ia keluarkan. melainkan, air mata kebahagiaan dan juga keharuan.
Karena dirinya, masih dipertemukan dengan orang sebaik keluarga Keanu. Alexa tersentak kaget, saat merasakan pundaknya disentuh oleh orang lain.
Dengan cepat, wanita cantik itu menolehkan kepalanya ke arah sumber. dan setelahnya Alexa kembali terkejut. karena ternyata, Keanu sudah berada di sebelahnya. tentu saja, hal itu membuat Alexa merasa sangat gugup.
"sejak kapan kau ada di sini?"tanya Alexa dengan raut wajah sedikit memerah.
"sejak Kau menangis diam-diam."ucapkan Seraya mengusap air matanya dengan tangan besar miliknya itu.
"kalau ada apa-apa, cerita jangan seperti ini. kau sudah menjadi istriku. dan aku bertugas untuk membahagiakanmu."ucap Keanu Seraya menggenggam tangan istrinya itu dengan erat.
Alexa yang mendengar itu, seketika berhambur ke dalam pelukan sang suami. wanita cantik itu, menangis meraung-raung.
"kamu kenapa sih?"tanya Keanu Seraya menangkup wajah cantik istrinya itu dengan penuh rasa cinta.
Alexa yang mendengarnya, semakin menangis terisak. Hal itu membuat Keanu, semakin merasa kebingungan. laki-laki itu langsung memeluk tubuh istrinya dengan erat.
"aku merindukan ayah dan juga ibuku."ucap wanita itu dengan lelehan air mata yang membasahi wajah cantiknya.
"apakah besok kau mau mengantarku?"tanya Alexa mencoba untuk melerai pelukan laki-laki itu.
"ke mana?"tanya Keanu masih menatap istrinya dalam-dalam. entah mengapa, perasaan yang awalnya hanya tertarik itu, sekarang menjadi semakin tumbuh subur dan menjadi perasaan cinta dan takut kehilangan.
__ADS_1
Keanu juga sempat merasa kebingungan. karena laki-laki itu, dapat menumbuhkan rasa secepat itu. padahal dulu dengan Jessica, Keanu butuh waktu berbulan-bulan untuk mencintai sosok mantan tunangannya itu.
"sudah lebih baik kita istirahat saja ya,"ucap Keanu Seraya menggenggam tangan istrinya dan membawanya masuk ke dalam kamar pribadi mereka.
Sesampainya di dalam kamar, Alexa terlihat sangat gelisah. wanita cantik itu beberapa kali menatap ke arah suaminya dengan tatapan sedikit takut.
"ada apa?"tanya Keanu yang menyadari perubahan wajah istrinya itu.
"soal kewajibanku,.."belum sempat Alexa menyelesaikan ucapannya, Keanu sudah terlebih dahulu menyela.
"aku tidak akan pernah memaksamu. sebelum kau benar-benar siap."ucap Keanu menatap lembut ke arah istrinya.
"sudahlah ayo tidur."lanjut Keanu Seraya naik ke atas ranjang. dan tak lama berselang, mereka tertidur pulas.
****
Pagi harinya, sesuai dengan ucapan dari Natasha, Gadis itu mengajak semua orang untuk berkumpul di Mansion milik kakaknya.
"Ada apa ini Natasha?"tanya Dario yang menatap ke arah putrinya dengan awas. karena yang sebelum-sebelumnya, putrinya itu adalah orang yang sangat jahil.
"Daddy kenapa lihatin aku seperti itu?"ucap Natasha mencebik.
Sementara Keanu dan juga Helena yang melihat itu, hanya dapat menggelengkan kepala melihat kekonyolan antara ayah dan juga anak itu.
"aku Mau mengajak kalian pergi ke rumah orang tua Kak Alexa."ucap Natasha mengutarakan maksud.
"oh ya Di mana rumah orang tuamu?"tanya Helena yang menganggap rumah yang dimaksud adalah kediaman orang tua Alexa.
"di pemakaman umum."ucap Alexa lirih.
Sontak saja Helena yang menyadari akan kesalahannya itu, menantunya itu dan menenangkannya.
__ADS_1
"sekarang kita pergi ya,"ucap wanita paruh baya itu dengan lembut. mereka akhirnya memutuskan untuk pergi ke tempat peristirahatan orang tua Alexa.
Sesampainya di sana, Alexa segera bersimpuh di depan kedua orang tuanya menumpahkan rasa.