
Beberapa minggu pun, berlalu dan kondisi Alexa semakin lama semakin memburuk. tentu saja hal itu membuat Jessica yang menyaksikan semuanya, merasa sangat bahagia. wanita licik itu, sudah mempersiapkan semua rencananya dengan matang. sehingga tidak ada orang yang mengetahui tentang semua itu. hanya dirinya dan juga beberapa orang yang tergabung dalam kelompoknya yang mengetahui akan hal itu.
Sementara di kediaman Keanu itu, terlihat kepanikan yang luar biasa yang tercipta dari orang-orang yang melihat kondisi dari Alexa.
"ini semua kenapa? kenapa menjadi seperti ini?"tanya Helena Seraya menatap ke arah menantunya itu dengan perasaan prihatin dan juga kasihan.
"aku juga tidak tahu Mom. tapi kata dokter dan para ahli, Alexa itu tidak kenapa-napa. dia juga baik-baik saja, kenapa seperti ini?"tanya Keanu dengan raut wajah kebingungan.
Pasalnya laki-laki itu juga telah mengecek semua CCTV di rumah itu. tapi tidak ditemukan tanda-tanda yang aneh dari keseluruhan bangunan rumah mewahnya itu. tentu saja hal itu membuat Keanu merasa sangat kebingungan.
Sementara Alexa, saat ini wanita itu tengah terbaring lemah di tempat tidur. sudah berhari-hari wanita itu seperti orang yang kesakitan dan juga lumpuh. padahal semua anggota tubuhnya tidak ada yang mengkhawatirkan. semuanya sehat. akan tetapi Alexa seperti tidak bertenaga untuk mengangkat berat badannya sendiri.
"kenapa semua menjadi seperti ini? seperti ada yang aneh dan juga ada yang tidak beres."ucap Helena pada semua orang.
"aku pun juga merasa demikian Mom. lalu bagaimana ini? kita sudah membawa Alexa ke semua tempat yang sangat bagus dan juga terbaik. tapi kondisinya masih tetap sama."ucap Keanu yang merasa sangat frustasi dengan kondisi istri tercintanya itu.
__ADS_1
****
Sementara di belakang sana, seseorang tengah tersenyum simpul dengan hati yang tersenyum licik. siapa lagi jika bukan Jessica. Memang selama ini, wanita itu menggunakan cara halus untuk menghancurkan Alexa. dirinya selalu tersenyum simpul di hadapan semua orang bahkan Saat sendiri. sehingga orang-orang tidak akan mencurigainya.
Dan sesuai dengan prediksinya. bahwa orang-orang tidak tahu jika telah menampung seorang penjahat di antara mereka.
"aku puas sekali. dia sudah terlihat tanda-tandanya. dan sebentar lagi, apa yang aku inginkan akan tercapai."ucap Jessica di dalam hati Seraya masih tersenyum simpul dan juga melanjutkan pekerjaannya.
puk
Seseorang menepuknya dari arah belakang. membuat Jessica seketika terjingkat kaget."eh, Nyonya mengagetkan saja ada apa?"tanya Jessica yang masih tersenyum simpul ke arah wanita paruh baya itu.
"kenapa aku merasa pernah melihat wanita ini? tapi di mana?"tanya wanita itu dalam hati. tiba-tiba saja terlintas sebuah ide di kepalanya.
"bisakah kamu merubah penampilanmu?"tiba-tiba saja Helena menanyakan hal itu. tentu saja hal itu membuat Jessica yang mendengarnya, merasa sangat terkejut.
__ADS_1
Namun demikian, berapa lama wanita itu pun tersenyum simpul dan menganggukkan kepala.
"kamu ingin membuatku mengakui kesalahan bukan? itu tidak akan pernah terjadi."ucap wanita itu Seraya tersenyum simpul. tentu saja hal itu dilakukan oleh Jessica di dalam hatinya. karena Wanita itu tidak ingin semua rencana yang telah ia susun selama ini, menjadi berantakan.
Jessica segera menganggukkan kepala dan mulai melepaskan semua ikat rambut dan juga kacamata yang selama ini bertengger di kedua mata indahnya itu. tentu saja hal itu semakin membuat Helena yang melihatnya, semakin merasa kebingungan.
Karena wanita paruh baya itu, semakin tidak mengenali sosok yang ada di hadapannya saat ini. karena Helena sempat mengira, jika orang yang bekerja di di mension anaknya itu adalah Jessica dan juga kelompoknya. namun setelah diteliti, ternyata mereka adalah orang-orang yang berbeda.
"Ya sudah kalau begitu saya pergi dulu lanjutkan pekerjaanmu."setelah mengatakan hal itu, Helena keluar dari tempat itu.
Meninggalkan Jessica yang masih tersenyum simpul."kamu tidak akan semudah itu mengenaliku nenek tua."ucap Jessica dalam hati dengan masih tersenyum simpul.
***
Sementara saat ini Helena tengah berada di kamar. wanita paruh baya itu masih merasa tidak nyaman dan juga ada yang mengganjal di dalam hatinya.
__ADS_1
"aku harus menyelidiki semuanya."ucap wanita paruh baya itu Seraya kembali bangkit dari tempat duduknya.
Wanita paruh baya itu akan mulai mengawasi semua orang secara mendetail mulai saat ini. karena tidak ingin, sesuatu hal terjadi pada keluarga kecil putranya. karena wanita paruh baya itu merasa ada yang aneh dari semua ini.