
Beberapa waktu pun berlalu dengan suasana kesedihan dan kebingungan yang masih menyelimuti keluarga Walter. karena di antara mereka semua, tidak ada yang mengetahui penyebab dari kondisi Alexa Saat ini.
Sementara Keanu, laki-laki tampan itu masih setia mendampingi sang istri yang masih belum menunjukkan perubahan apapun di dalam dirinya. sementara baby Alana, terpaksa harus dirawat oleh pengasuh yang dibayar oleh Keanu. karena kondisi Alexa, sama sekali tidak memungkinkan untuk merawat putri mereka.
Padahal, Alexa sempat mengatakan bahwa dirinya tidak ingin menggunakan jasa babysitter atau yang lainnya. Karena Wanita itu yakin, dapat menanganinya seorang diri. tapi nyatanya, semua di luar prediksi. karena tiba-tiba saja tanpa ada penyebabnya, Alexa mengalami hal seperti itu.
"Sayang tolong cepat sembuh. jangan kamu siksa aku seperti ini. aku sama sekali tidak tega jika membuatmu seperti ini."ucap Keanu Seraya terisak pelan.
Tangan laki-laki itu tak henti-hentinya menggenggam tangan lentik milik istrinya. sementara wanita itu sendiri, hanya dapat merespon dengan menitihkan air mata. karena sungguh, anggota tubuhnya saat ini tidak dapat digerakkan sama sekali. dan sepertinya perlahan tapi pasti, semuanya melemah.
"ini tidak bisa dibiarkan Keanu. kita harus cari apa yang membuat istrimu seperti ini."ucap Helena menghampiri putranya.
__ADS_1
Keanu yang mendengar penuturan dari ibunya, menganggukkan kepala."aku pun juga demikian. kita akan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dan menimpa istriku. jika sampai aku mendapatkan bukti tentang itu, maka aku tidak akan pernah melepaskan dia."ucap laki-laki itu Seraya mengepalkan tangannya kuat-kuat.
Helena dengan segera keluar dari kamar putra dan menantunya itu. dengan segera, wanita paruh baya itu melangkahkan kakinya untuk melihat ke ruangan CCTV. jika kalian bertanya mengapa mereka tidak pernah memeriksa CCTV, itu karena semuanya telah ia lihat beberapa kali. dan tidak ada yang aneh dari semua itu.
Namun entah mengapa, kali ini Helena berkeinginan kuat untuk memeriksa ruangan itu. seperti ada sesuatu keinginan yang mendorongnya dengan kuat.
Hingga wanita paruh baya itu sampai di depan ruangan keamanan itu. tanpa sadar kedua matanya itu menatap sesuatu yang mencurigakan. dan dengan perlahan-lahan, Helena mengikuti langkah seseorang itu. yang ternyata, menuju ke belakang bangunan Mansion.
"untuk apa dia di sini?"tanya Helena dengan raut wajah kebingungan. Namun demikian, wanita paruh baya itu masih tetap mengikuti langkah kaki dari wanita muda itu.
"jadi, benar feelingkuh selama ini. dia adalah Jessica, pantas saja aku seperti tidak asing dengan wajahnya. ternyata oh ternyata,.."Helena dengan cepat melangkahkan kakinya untuk mendekati wanita itu.
__ADS_1
***
Sementara itu saat ini, Jessica tengah membersihkan wajahnya dengan pembersih wajah. dan sesekali wanita itu akan mencopot topeng wajah yang ia gunakan. dan pada saat itulah, seseorang yang berada di belakangnya, berteriak kuat.
"oh ternyata selama ini, kau rupanya yang membuat kekacauan ini! pantas saja, aku merasa tidak asing melihatmu! ternyata kau,.."Helena melangkahkan kakinya untuk mendekati Jessica yang masih mematung di tempatnya.
"sialan!"umpat wanita itu Seraya berlari kencang. agar dapat keluar dari Mansion itu. Helena dengan segera ikut mengejar wanita itu.
"ada apa?"tanya Dario yang menyaksikan pemandangan itu.
"wanita itu ternyata yang selama ini menjadi biang keladi dari semua masalah yang ada!"ucap wanita itu masih berusaha mengejar Jessica.
__ADS_1
Mendengar hal itu, Keanu yang kebetulan keluar dari dalam kamar, ikut berlari mengejar wanita itu. laki-laki itu segera mengerahkan beberapa anak buahnya yang memang ia tugaskan untuk berjaga.
Sehingga dalam sekejap, terjadilah aksi kejar-kejaran di antara mereka semua. dan Mansion yang awalnya sepi dan juga damai, ketika menjadi ricuh dan tak terkendali. karena ternyata, Jessica telah mempersiapkan semuanya jika sewaktu-waktu ketahuan. sehingga orang-orang yang berpihak kepadanya, sudah sangat banyak dan siap menyelamatkan wanita itu.