Wanita Terbuang Milik Ceo

Wanita Terbuang Milik Ceo
Bab 23


__ADS_3

Zayn memarkirkan mobilnya di garasi rumahnya. nampak deretan mobil mobil mewah disana. dengan langkah gontai ia masuk ke dalam rumah.


Bu Caroline yang masih duduk diruang televisi. menatap anaknya yang baru pulang. ia memang sengaja belum tidur dan menunggu anaknya pulang.


Zayn menghampiri maminya Dan mencium kedua pipi maminya "hai mom. kenapa belum tidur Hem?"tanya Zayn sembari duduk di sofa sebelah maminya.


"mami sengaja menunggumu. apakah meeting bulanan sangat menguras energi mu sehingga kau kelihatan begitu lelah"ucap mami sembari mengusap lembut kepala anaknya.


meskipun Zayn sudah dewasa, ia selalu memperlakukan Zayn dengan penuh kasih sayang seperti memperlakukan anak kecil kesayangannya. Zayn tak pernah keberatan karena perhatiannya maminya masih wajar dan tidak berlebihan. maminya memang sosok yang lembut dan penyayang.


"mi,Daddy menunggu dikamar sampai ketiduran ternyata mami sedang menimang anak mami"papi datang menggerutu dengan muka bantalnya.


Zayn tersenyum. ia merasa bersukur tumbuh dan besar di keluarga yang hangat ini.


"dad hentikan. kau tak lihat anak kita sepertinya kelelahan mengurus perusahaan. kau sih dad menyerahkan semua urusan perusahaan pada Zayn."Bu Caroline pura pura merajuk pada suaminya.


pak Kusuma menatap Zayn dengan menyelidik."benarkah karena urusan pekerjaan Zayn?yang membuatmu lemah letih lunglai tak berdaya?mengapa papi merasa sepertinya ada hal lain. mengingat kau sangat enjoy selama ini mengurus perusahaan"cecar Daddy nya.


Zayn tersenyum. memang Daddy nya selalu bisa menangkap hal yang tersembunyi dalam hati Zayn.


Bu Caroline menatap anaknya. biasanya insting suaminya selalu tepat.zayn yang merasa ditatap oleh kedua orangtuanya menghela nafasnya.


"okay mom dad, Zayn akan ceritakan semuanya"pria blasteran tampan tersebut menarik nafasnya.


"mom dad. Zayn merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama dengan seorang wanita. namun wanita tersebut sangat sulit untuk digapai"Zayn berujar sendu.


Bu Caroline dan pak Kusuma nampak antusias sekali. sudah lama sejak Zayn mengatakan dia jatuh cinta pada wanita."mommy sangat senang mendengarnya Zayn. sejak lily meninggalkanmu. kau tidak pernah berbicara mengenai wanita lagi"ucap Bu Caroline dengan mata berbinar.


mendengar nama Lily, air muka Zayn bertambah sendu."mom berhentilah menyebut nama wanita itu"keluh Zayn.


"UPS maaf Zayn. oke lanjutkan. siapa wanita tersebut. bagaimana bisa ia menolak pesonamu?"tanya Bu Caroline dengan semangat.


"dia adalah sekretaris baru dikantorku mom dad


namanya Zahira Luna. dia gadis cantik pintar dan bertubuh mungil. aku sangat gemas setiap kali menatapnya"Zayn menatap langit langit sembari tersenyum.

__ADS_1


"Pletak!!!!"Zayn merasakan keningnya sakit.


"hentikan! kau pasti sedang berfikir mesum membayangkan sekretarismu!"Daddy menyentil kening Zayn.


"sakit dad. bukan gemas yang seperti itu dad. Daddy tahu kan jika aku benar benar mencintai wanita tesebut aku tidak akan merusaknya."Zayn mengelus keningnya yang berdenyut.


"lalu cepat jelaskan mengapa ia sangat sulit kau gapai."Bu Caroline nampak tak sabaran."apakah ia sudah punya kekasih"lanjut Bu Caroline.


Zayn menunduk lesu. "bukan sekedar itu mom. dia sudah menikah. dan tadi aku bertanya padanya. (apakah kau bahagia dengan pernikahanmu?) dan ia pun berkata (maaf aku tak bisa menjawabnya)"Zayn memasang wajah sedih.


Pletak


pletak


kali ini dua sentilan mendarat di kening Zayn.


"mom! dad!"Zayn menatap kedua orang tuanya tak percaya. rasanya keningnya sangat panas.


"kau sudah gila atau apa. Dari sekian wanita mengapa kau malah menyukai wanita beristri!"Bu Caroline berkata kesal kepada anaknya.


"sudahlah mom. ayo kita ke kamar lebih baik kita bermesraan dikamar daripada mendengar ucapan ngawur dari Zayn"ucap pak Kusuma menarik tangan istrinya. Bu Caroline sudah akan melangkahkan kakinya mengikuti suaminya. ia merasa suaminya benar untuk tidak mendengar lelucon yang anak laki lakinya sampaikan.


"mom, kenapa nasib percintaan ku seperti ini. disaat aku mencintai Lily dengan sepenuh hati. dia pergi meninggalkanku. saat ini aku jatuh cinta lagi. ternyata wanita itu sudah bersuami. apakah ini karmaku. karena dahulu aku sering mempermainkan perasaan wanita"Zayn nampak sedih.


Bu Caroline mendekati anaknya. tak tega ia melihat Zayn seperti ini."jangan bersedih Zayn. mungkin perasaanmu terhadap wanita itu hanya kekaguman sesaat. dengan sering bertemu nanti perasaanmu akan kembali biasa asalkan kau tidak membiarkan rasa suka di dalam hatimu tumbuh semakin besar"Bu Caroline mengusap rambut Zayn. ia tak habis fikir kenapa dua putranya tidak beruntung dalam urusan asmara. setelah Zayn ditinggalkan Lily. giliran Zidane memilih pindah kuliah ke luar negeri, ke negara A negara asal dirinya. karena patah hati Hati. kini anak bungsunya masih betah tinggal disana bersama adiknya,yaitu bibi Zayn dan Zidane.


"seandainya hati bisa dikendalikan dengan mudah mom"lirih suara Zayn.


"Boy, come on. kau lelaki jangan rapuh karena cinta. jika memang dia jodohmu maka takdir akan membukakan jalan untukmu. tegakkan kepalamu. yakinlah jika semesta mendukungmu maka kau akan bersatu dengannya. jangan cengeng karena satu wanita"ucap pak Kusuma menasihati Zayn.


Zayn tersenyum seketika"dad terimakasih atas nasihatmu. tapi aku tidak akan lupa bagaimana nenek Laurent bercerita jika pada suatu masa ada seorang laki laki datang padanya dan menangis hanya karena ia diputuskan sepihak oleh seorang wanita bernama Caroline Smith"ucap Zayn memandang daddy-nya dengan mata jenaka. nenek Laurent adalah ibu dari mommy Caroline.


pletak!


"ou dad. kenapa kalian suka sekali menyentil dahiku."ucap Zayn meringis.

__ADS_1


"itu hukuman karena kau berani menggoda Daddy. ayo mom. biarkan dia larut dalam kesedihannya."ucap pak Kusuma sembari merangkul istrinya.


Bu Caroline hanya tersenyum dan sekali lagi mengusap kepala anaknya."istirahatlah dear. Mommy rasa ucapan daddymu ada benarnya. selagi kau tidak berusaha merusak rumah tangganya. just wait and see baby"Bu Caroline pun meninggalkan Zayn sendirian.


Zayn memikirkan ucapan Daddynya. memang benar yang diucapkan Daddynya. jika jodoh tak akan kemana. dan ia akan mengingat ucapan mommynya untuk tidak merusak rumah tangga Zahira. jika memang tiba masanya Zahira miliknya maka semua akan terjadi.


mungkin yang bisa ia lakukan saat ini hanyalah mengagumi Zahira. sudah bisa bertemu setiap hari di kantor saja sudah cukup baginya.


rasanya beban hatinya sedikit terangkat. meski hasrat memiliki Zahira tetap kuat. namun Zayn hanya akan mengikuti alur cerita kehidupannya.


****


ditempat berbeda. Bu wening nampak tak sabar menunggu kepulangan suaminya. ia sudah menyiapkan berkas yang harus ditanda tangani oleh Aris.


malam ini semuanya harus berhasil. tak lama terdengar suara deru mobil Aris. Bu Wening pun menyambut suaminya.


"baru pulang pa?"sapa Bu Wening. ia mengambil tas dan jas yang dibawa oleh Aris.


"iya ma. rapat bulanan hari ini sungguh menyita waktu dan tenaga. aku merasa sangat lelah"jawab pak aris."aku mandi dulu ya ma,setelah itu aku ingin segera tidur"ucap pak Aris. ia tidak berbohong ia sangat lelah. namun bukan karena bekerja namun lelah mengerjai Raisya.


Bu Wening hanya berdecih mendengarnya saat pak Aris sudah masuk kekamar. memangnya aku bodoh mas. aku tahu kau lelah karena habis memompa habis habisan perempuan sundal tersebut. terbayang video rekaman suaminya ketika di hotel. suaminya sangat bersemangat bergerak diatas tubuh wanita murahan tesebut.


ketika pak Aris sudah keluar dari kamar mandi. dan bersiap untuk tidur. Bu Wening lekas mendekati Aris.


"pa bangun dulu"ucap Bu Wening menggoyangkan bahu suaminya. pak Aris yang hampir memasuki alam mimpi nampak sangat berat membuka matanya.


"ada apa ma?jika ingin meminta itu. jangan malam ini ma. papa capek"ucap pak Aris.


"bukan pa. ini tadi Sandra mengirimkan email. ada berkas yang harus kau tanda tangani untuk kelengkapan wisudanya pa. kan 4 bulan lagi Sandra akan wisuda"ucap Bu Wening.


mendengar nama Sandra anaknya yang saat ini sedang menempuh kuliah di luar negeri. pak Aris langsung meminta pena yang disiapkan oleh Bu Wening. sekilas ia membaca di bagian akhir ada bagian pemberi kuasa. tanpa curiga sedikitpun pak Aris menandatangani berkas tersebut. ia ingin segera tidur. meski sering meminum ramuan namun usia tuanya tidak bisa berbohong. melakukan olahraga nikmat bersama Raisya benar benar menguras energi nya.


Bu wening ingin berteriak kegirangan. namun ditahannya. saat ini semua aset sudah menjadi atas namanya. ia hanya tinggal menunggu Sandra selesai wisuda dan kembali kesini. baru nanti ia akan menendang Aris dari rumah ini.


*****

__ADS_1


__ADS_2