
muka Zahira memerah mendengar ucapan Zayn.
pletak!!!!
"ouw mom!!!!i don't believe it!mommy boleh menyentil kepala ku ribuan kali.namun jangan jika ada Zahira mom"Zayn memandang mommy nya dengan tatapan tak percaya.hancur sudah reputasi nya di depan Zahira.
"maka dari itu jangan macam macam.saat ini Zahira belum resmi menyandang status single jadi hentikan tingkah konyolmu!"ucap mom Clara memandang zayn jengkel.
Zahira dan Alfarizi nampak menahan senyum.
"sekarang kau dan alfarizi kembalilah ke kantor.biar Zahira mommy yang urus"perintah mom Clara.
Zayn dan Al tanpa dikomando dua kali langsung bergegas pergi.
"za kau makan dulu ya lalu istirahat ya.tadi dokter Budi pesan kau harus banyak istirahat agar cepat kembali pulih.mommy tinggal dulu.nanti akan ada bibi yang membawakan makananmu"ucap mom Clara lembut.
"terimakasih banyak Bu.saya sangat beruntung bertemu ibu"ucap Zahira tulus.
mom Clara tersenyum sebelum benar benar meninggalkan Zahira.fikiran Zahira melayang pada kejadian tadi.arman ternyata sangat tega kepadanya.namun Zahira bersukur bisa pergi dari kehidupan Arman atas permintaan Arman sendiri.
yang menjadi beban fikiran nya adalah Bu Mona saat ini.bagaimana keadaan mertuanya.zahira ingin menghubungi Bu Mona tetapi ia takut jika Arman masih bersama Bu mona.lagipula tubuhnya belum pulih benar.
besok saja aku akan menghubungi Bu mona.bathin Zahira.
***********************
Arman memutuskan untuk ke hotel terlebih dahulu menaruh barang barang mereka.saat ini ia tidak mau membebani Raisya dengan masalah yang ia hadapi.setelah menaruh semua barangnya.arman langsung bergegas ke rumah sakit.
"bagaimana mi menurut dokter?"tanya Arman kepada Bu Yulia.
"dokter bilang Raisya sudah boleh pulang jika infus sudah habis.karena tidak ada tanda bahaya.nanti Raisya akan diberi vitamin penguat kandungan.dan yang paling penting man.raisya tidak boleh kelelahan dan stress"jelas Bu Yulia.
Raisya saat ini sedang tertidur.malamnya infus Raisya sudah habis dan ia diperbolehkan untuk pulang.arman segera mengurus administrasi perawatan Raisya.
Arman memilih mengantar mami Yulia Dan Ranu terlebih dahulu.baru ia akan membawa Raisya ke hotel dan menjelaskan apa yang terjadi.raisya sempat heran ketika Arman memarkirkan mobilnya di parkiran hotel.
__ADS_1
"mas kenapa kita kesini?kita tidak pulang kerumah?"tanya Raisya bingung.
"ayo kita masuk dulu.nanti ku jelaskan semuanya"ucap arman.ia membukakan pintu untuk raisya dan merangkul Raisya ketika berjalan.raisya merasa di Awang Awang dengan perlakuan manis dari Arman.
sesampai di kamar hotel Arman mengajak Raisya duduk untuk berbicara dari hati ke hati.arman menggenggam tangan Raisya.saat ini Arman merasa hanya raisyalah yang tetap ada disampingnya.raisya yang telah ia khianati.beberapa kali ia kecewakan.namun Raisya tetap bertahan disampingnya.rasa bersalah menggelayuti Arman apalagi ia sempat merasa Zahira adalah segalanya dalam hatinya.namun kedepannya ia akan berusaha menjadikan Raisya satu satunya ratu di hatinya.
"sayang.setelah ini kita akan menyewa rumah sendiri untuk kita tempati.hanya ada kau aku dan nantinya anak kita ketika telah lahir.tenang saja aku akan mencarikan art untukmu.aku akan bekerja lebih giat agar kita bisa membeli rumah sendiri nantinya"ucap Arman sendu.
"maksudmu?kita tidak akan tinggal bersama ibu lagi mas?"ada gejolak bahagia dalam hati Raisya namun berusaha ia tahan jangan sampai Arman tahu kebahagiaannya saat ini.
Arman pun menceritakan tentang Bu mona yang meminta Arman dan Raisya untuk tinggal memisah dengan dirinya.
"lalu Zahira mas?"tanya Raisya was was.
"aku akan menceraikannya sayang.nantinya hanya kaulah wanita dalam hidupku.kita akan menjalani pernikahan normal.seperti orang lain tanpa adanya orang ketiga dalam hubungan kita"ucap Arman dengan lembut.
Raisya langsung memeluk arman.airmata haru mengalir di wajahnya.semesta saat ini berpihak penuh kepadanya.tak bisa digambarkan rasa bahagia yang membuncah saat ini dari seorang Raisya.
*************
ternyata Zahira memang benar menderita types.menurut dokter Budi Zahira akan membaik dalam tiga hari ke depan namun Zahira harus menjalani pengobatan dan beristirahat selama satu sampai dua Minggu ke depan.sampai benar benar sembuh.
jika Zayn jangan ditanya.ia sangat bersemangat saat jam kantor selesai karena ada Zahira dirumahnya.ketika Sampai dirumah Zayn akan langsung membersihkan diri dan kemudian langsung menjenguk Zahira di kamarnya.tentu saja bukan hanya berdua tetapi ada suster yang mendampingi mereka.
Zayn selalu mengajak Zahira untuk berbincang.ia tahu Zahira pasti bosan berada dikamar terus menerus.
"za apakah kau ingin bertemu Vivi?setidaknya kau akan memiliki teman berbincang.pasti kau juga rindu pada temanmu satu itu"ucap Zayn.
mata Zahira berbinar.ia memang rindu pada Vivi.selain itu ia ingin berbagi cerita dengan Vivi.
"bolehkah pak?"tanya Zahira dengan wajah gembira.
"tentu saja boleh.kau kirim pesan pada Vivi untuk bersiap siap.biarkan Al menjemputnya."
Zahira langsung meraih ponselnya dan mengirimkan pesan pada Vivi.dan disanggupi oleh Vivi.
__ADS_1
Zayn pun langsung menghubungi Al untuk menjemput Vivi ke panti asuhan.terdengar nada riang dari suara Al membuat Zayn tersenyum sendiri.
"kenapa bapak tersenyum sendiri?"
"za apa kau tidak merasa jika Al memiliki ketertarikan pada Vivi?"tanya Zayn.
Zahira nampak berfikir."aku tidak memperhatikan selama ini.tetapi jika memang benar aku akan mendukung pak al.karena ku lihat pak Al sosok yang baik"
"kalau aku bagaimana za?apakah aku baik juga?kira kira aku cocok tidak bersanding denganmu?"goda Zayn yang membuat wajah Zahira memerah.
"dari tadi mommy cari ternyata kau ada disini"
mendengar suara mommy nya Zayn langsung menutup mulutnya ia tak mau jika kembali di permalukan depan Zahira.
"iya mom.aku ingin melihat keadaan Zahira.sukurlah Zahira sudah lebih baik saat ini"
"Bu Clara maaf lancang.teman dari panti asuhanku akan berkunjung kesini apakah Bu Clara keberatan?"tanya Zahira tak enak hati.
"tentu saja tidak honey.saya senang kamu akan memiliki teman untuk bercerita."
Zahira menarik nafas lega.
************
Al dan Vivi nampak kikuk saat berada di dalam mobil.mereka sama sama bingung untuk memulai pembicaraan.apalagi Al yang tidak memiliki pengalaman apapun soal wanita.
"pak Al sudah berapa lama anda bekerja dengan pak Zayn?"Vivi mencoba memecah keheningan.
"sudah sangat lama.aku lupa berapa lama tepatnya."Al menjawab lalu kesunyian Kemabli merajai.
"apa pak Al sudah berkeluarga?"
"belum aku belum berkeluarga dan statusku saat ini masih single alias aku pun tak memiliki kekasih.bagaimana denganmu?"entah keberanian dari mana Al menanyakan status Vivi.
wajah Vivi bersemu merah"aku juga tidak memiliki kekasih.lagipula pria mana yang akan menyukaiku"jawab Vivi lirih.
__ADS_1
"aku vi..aku pria yang yang menyukaimu dari awal kita bertemu"
**************