
Arman membanting ponselnya setelah melihat video konferensi pers di salah satu akun berita di stagram.ia tak habis fikir,bagaimana bisa ibu nya membela Zahira dan Zayn di depan publik.arman merasa sangat marah dan kecewa.seolah tak cukup mengusirnya dari rumah saat ini pun ibunya kembali membuatnya kesal bukan main.
"mas.kenapa ibu seperti ini kepadamu.kau anak kandungnya tetapi mengapa ia sangat membela Zahira padahal nyatanya Zahira telah berselingkuh dan Zayn menghajarmu habis habisan."Raisya malah semakin membuat hati Arman panas.
demi mendengar ucapan Raisya.arman langsung meraih kunci mobilnya.ia akan menemui ibunya untuk menumpahkan segala emosinya.
"sayang kau mau kemana?!"Raisya berusaha mengejar Arman.namun mobil Arman telah berlalu.
Raisya mengulas senyum di wajahnya.sudah pasti Arman akan menemui ibunya dan melampiaskan kemarahannya.
"lihat kan sekarang.arman akan sepenuhnya berada selanjutnya.ah aku merasa dunia saat ini sangat indah"bathin raisya.
****************
Arman mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi.ia yakin saat ini ibunya pasti berada dirumah.benar saja ketika ia sampai di rumah ibunya.ibunya sedang duduk di halaman sembari minum teh.
Arman turun dari mobil dan membanting pintu dengan keras.dengan langkah lebar ia mendekati ibunya.
"Bu sudah puaskah ibu mengecewakan Arman sekali lagi?!"
"arman ini anak ibu bu.mengapa ibu seperti ini kepada Arman bu.apa salah Arman Bu.kita hanya memiliki satu sama lain saat ini.ada yang bilang jika darah lebih kental daripada air.tetapi mengapa Arman tidak merasakannya saat ini Bu"Arman berkata dengan putus asa.
"kau memang anak kandung ibu.itu tidak akan berubah man.tetapi jika kau salah sudah menjadi kewajiban ibu untuk mengingatkanmu"jawab Bu Mona tenang.
"Arman salah apa Bu?Zahira selingkuh dan Zayn memukuli Arman hingga babak belur.apa yang salah menurut ibu?!"Arman tak habis fikir dengan ibunya.
"Zahira tidak berselingkuh.meskipun mungkin ingin tetapi ia menahannya karena ia masih menghormati ikatan pernikahan denganmu.dan masalah Zayn memukulimu itu karena ulahmu sendiri yang tidak bisa menahan perkataanmu.lagipula Zayn sudah bertanggung jawab padamu.dan sekarang ibu minta kau cabut laporanmu!"ucap Bu Mona tegas.
Arman membolakan matanya.untung ia masih ingat jika yang berbicara adalah ibu kandungnya.susah payah ia menahan emosi yang meledak ledak di dadanya.
"jika Arman menolak maka apa yang akan ibu lakukan?"tantang Arman.
"ibu akan menghapus namamu dari daftar warisan.dan anggap saja kita tidak memiliki ikatan darah"Bu Mona berbicara sembari menatap tajam mata Arman.ia hanya ingin mengancam Arman agar sadar jika ia telah salah dan ia tak mau anaknya menjadi pedendam.karena disini juga ada kesalahan dari Arman sendiri.sebenarnya mengatakan hal ini juga menyakiti hatinya.namun harus ia lakukan agar Arman mau berhenti disini.
"IBU!!!!"gelegar suara Arman.ia sangat sakit hati kepada ibunya.setega ini ibunya kepada dirinya.airmata mengalir di wajahnya.bagaimana bisa seorang ibu berkata hal sekejam ini kepada anaknya.
__ADS_1
"ternyata hanya Raisya yang tulus kepadaku.bahkan ibuku sendiri ingin membuangku.tangan yang seharusnya merangkulku malah menjatuhkan ku"lirih suara Arman.
"man ibu dan bapak dulu memaksamu menikahi Zahira karena ibu dan bapak ingin menyelamatkanmu dari wanita seperti Raisya namun tenryata kau tetap masuk dalam jebakannya.raisya bukan perempuan baik baik man.kau belum tahu saja dia aslinya seperti apa"Bu Mona berusaha menjelaskan kepada Arman seperti apa Raisya sebenarnya.
"setelah berniat membuangku ibu menjelekkan ibu dari anakku.jangan harap aku akan mencabut tuntutanku bu.maka putuskanlah ikatan darah antara kita Bu"ucap Arman dengan airmata membanjiri wajahnya.
Bu Mona pun tak kalah terisak.ia tak menyangka Arman sangat keras kepala."baiklah jika itu menjadi keputusanmu.suatu saat ketika kau menyadari semuanya.ibu yakin kau akan kembali kepada ibu"Bu Mona pun tak kalah terisak.ia tadi hanya mengancam Arman ia tak menyangka jika Arman memilih untuk memutuskan tetap berpegang pada tujuannya.
"itu tak akan terjadi Bu.aku akan hidup bahagia bersama Raisya Dan anakku.ibu silahkan berbahagia dengan hidup ibu sendiri.rangkullah Zahira.yatim piatu yang sangat ibu sayangi"setelah berkata demikian Arman pergi meninggalkan Bu Mona.
Bu Mona hanya bisa terisak memandang kepergian anaknya.
"maafkan ibu man.suatu saat ibu harap kau bisa kembali seperti dulu."lirih Bu Mona.
**********************
Arman sampai dirumahnya.ia segera mencari Raisya.begitu melihat Raisya langsung dipeluknya istrinya erat.raisya sempat merasa terkejut namun dibalasnya pelukan Arman.arman pun menangis dalam pelukan Raisya.cukup lama Arman menangis hingga ia merasa tenang.
Arman pun menceritakan bagaimana pertemuannya dengan ibunya tadi.raisya memasang wajah sedih padahal dalam hatinya ia bersorak bahagia.akhirnya Arman benar benar lepas dari keluarganya.dengan begini Arman benar benar akan bergantung padanya.
"iya sayang aku akan selalu berada di sampingmu.apapun yang terjadi."balas raiysa.lalu mereka pun berpelukan.
******************
hari ini Arman bersiap ke kantor.ia merasa sudah cukup pulih.ia sangat bersemangat karena hari ini hasil visumnya akan keluar.
begitu tiba di kantor.interkomnya berbunyi.ia diminta untuk ke ruangan pimpinan saat ini.arman bertanya tanya dalam hati.apakah ada kesalahan yang ia perbuat hingga ia harus menemui pimpinan.
ketika di depan ruangan pimpinan.sekretaris CEO langsung mempersilahkan Arman untuk masuk. Arman mengetuk pintu dengan sopan.
"masuk"ucap suara dari dalam.
Arman membuka pintu.di dalam ruangan nampak pak William CEO nya bersama dengan seorang pria yang nampak sangat berwibawa.
"kemari arman.ada yang ingin kami bicarakan padamu."ucap pak William.Arman pun duduk di sebuah sofa yang kosong.
__ADS_1
"perkenalkan ini pak Kusuma pemilik perusahaan PT sinar mentari sepadan finance."pak William memperkenalkan pak kusuma kepada Arman.mendengar nama perusahaan yang disebutkan pak william,Arman langsung tahu dengan siapa dia berhadapan saat ini.
ya pria dihadapannya saat ini adalah ayah dari Zayn.pria yang sangat dibencinya saat ini.
pak Kusuma mengulurkan tangannya.mau tak mau Arman membalas uluran tangan pak Kusuma.
"perkenalkan saya kusuma."ucap pak Kusuma.
"Arman pak"jawab Arman singkat.arman sudah mengerti kenapa pak kusuma ada disini.sudah tentu pak Kusuma datang untuk anaknya.arman tidak menyangka orang tua Zayn akan bertindak sejauh ini demi anak mereka.memikirkan itu hati Arman mencelos.ia ingat ibunya bahkan rela memutuskan tali darah demi membela orang lain.
"pak Arman.maksud kedatangan saya kesini adalah ingin meminta maaf secara langsung kepada anda.atas apa yang telah dilakukan anak saya kepada anda.saya tahu anak saya memang bersalah dan patut dihukum.namun bersediakah anda untuk menyelesaikan hal ini dengan cara kekeluargaan"ucap pak Kusuma dengan sopan dan hati hati.ia sangat menyadari Zayn salah dalam hal ini.tetapi sebagai orang tua pak Kusuma akan mencoba yang terbaik demi anaknya.jika memang Arman tidak mau memaafkan dan menempuh jalur damai maka mau tak mau ia akan meminta Zayn bertanggung jawab secara hukum.
"saya tahu mungkin sulit bagi pak Arman memaafkan anak saya.saya tidak akan memaksa bapak.jika memang bapak merasa anak saya harus melalui proses hukum.maka saya akan meminta anak saya untuk menjalaninya."ucap pak Kusuma lagi.
"pak Arman saya tahu saya tidak berhak mencampuri urusan ini.tetapi saya hanya bisa berharap kemurahan hati dari pak Arman selaku korban.agar permasalahan ini di selesaikan dengan sebaik baiknya."pak William pun tak ketinggalan angkat suara.kusuma adalah temannya.ia sangat tahu bagaimana kusuma dan anaknya.mereka tidak akan mengganggu jika tidak di ganggu.dan mereka pun tidak segan mengakui kesalahan.
Arman meremas tangannya.kuat dugaannya Zayn meminta orang tua nya untuk menekannya melalui atasanya.ia tidak menyangka jika Zayn adalah sosok pecundang yang bersembunyi di balik kekuasaan orang tuanya.tanpa Arman sadari jika sebenarnya Zayn tidak pernah meminta Daddy nya untuk melakukan ini.sebenarnya Zayn sudah sangat siap menerima konsekuensi perbuatannya.
Dengan berat hati Arman menjawab."baiklah pak saya akan menempuh jalur damai.saya tahu arah tujuan bapak.saya akan mencabut tuntutan saya di kepolisian"mau tak mau Arman harus melakukan ini.bagaimanapun ia merasa segan terhadap CEO nya.ia tak mau terasa canggung nantinya jika ia berani melawan kehendak CEO nya pak William.
Arman sangat tahu tak mungkin pak William memecatnya hanya karena ia tak mau memenuhi keinginan pak kusuma.namun Arman tahu diri,jika pak William sampai turun tangan berarti pak Kusuma adalah sosok penting baginya.
senyum pak William dan pak Kusuma merekah.mereka merasa lega dengan ucapan Arman.setidaknya masalah bisa terselesaikan dengan baik.
"oiya pak arman.nanti temui saya lagi selesai jam kerja.ada yang ingin saya sampaikan pada anda."
ucap pak William.
Arman hanya bisa mengangguk lemah.kemudian ia meminta izin kembali bekerja kepada kedua pria berkuasa tersebut.
sesampai di meja kerjanya Arman meremas beberapa kertas untuk meredakan emosinya.ia merasa sangat marah.ia harus menerima kenyataan jika ia memang kalah jauh dari Zayn.
"lekas transfer pengembalian nafkah yang kuminta.ku beri kau waktu tujuh hari.jangan jadi wanita tak tahu malu!Dan sampaikan pada kekasih barumu!jangan jadi pengecut dengan bersembunyi di ketiak orang tuanya!"
Arman mengirim pesan pada Zahira.ia butuh tempat untuk melampiaskan kemarahannya.ia merasa akhir akhir ini hidupnya sungguh tidak menyenangkan.
__ADS_1
*********************