Wanita Terbuang Milik Ceo

Wanita Terbuang Milik Ceo
bab 38


__ADS_3

"man lepaskan Zahira dia tidak bahagia man.kita sudah terlalu lama menyiksanya man."ucap Bu Mona.


"Amran belum bisa bu.arman belum bisa merelakan Zahira"ucap Arman mengusap wajahnya.


"mas Kau anggap aku apa.aku mengandung anakmu mas aku bahkan rela menjadi istri sirimu.sebenarnya bagaimana perasaanmu kepadaku mas."ucap Raisya getir.


Arman menatap Raisya."Sya bukankah kau sudah tahu dari dulu.aku ingin membina rumah tangga dengan Zahira.namun kau menjebakku untuk menikah denganmu.aku menikahimu kan.lalu kau mengandung anakku aku menyayangi calon anak kita.namun aku yakin jika kau pun tahu rasaku sudah berubah terhadapmu tidak sebesar dulu.kau pasti sangat tahu.yang kufikirkan dari pernikahan kita adalah anak itu.aku memiliki rasa pada Zahira sya.didalam hati ini Zahira sudah masuk ke bagian hatiku.aku tidak bisa melepaskan Zahira begitu saja"ucap Arman.


mengalir airmata raisya.rasa cinta Arman Memang terbagi.dan Raisya sangat tahu cinta Arman lebih besar kepada Zahira.


Raisya berlari kekamarnya.besok rencananya harus ia jalankan.tidak bisa ia tunda lagi.ia mengelus perutnya."maafkan mama ya nak.jika besok bertindak hal yang bisa saja membahayakanmu.tapi percayalah hal ini mama lakukan juga untukmu"


malam ini Arman merasa kalut dan memilih tidur di kamar tamu lantai bawah.sedangkan Zahira merasa tubuhnya semakin lemas dan memilih untuk tidur.


********


pagi ini Zahira merasa badannya belum pulih.ia pun mengirimkan pesan pada zayn.jika ia meminta izin karena sedang tidak enak badan.zayn pun membalas menyuruh Zahira untuk minum obat dan banyak beristirahat.


Zahira memilih untuk bangkit dari tempat tidurnya.ia memutuskan untuk turun kebawah meminta bik irah untuk membuatkan bubur untuknya.


saat ia berada diujung tangga.ia melihat Raisya berdiri di tengah tengah tangga.ketika melihat keberadaan Zahira tiba tiba raiysa menjatuhkan tubuhnya dan terguling guling kebawah.


Zahira sangat terkejut Sampai membatu di tempatnya.ia sangat shock melihat raisya.apa yang ada di fikiran Raisya hingga ia berbuat nekat seperti itu.


Arman yang berada di lantai bawah terkejut melihat Raisya sudah terkapar di bawah tangga.raisya tak sadarkan diri.saat Arman mengangkat Raisya ia melihat Zahira berada di ujung tangga.ia ingin bertanya pada zahira namun saat ini adalah yang terpenting membawa Raisya kerumah sakit.


Bu Mona dan bik irah ikut panik melihat Arman yang menggendong Raisya.sedangkan Zahira terduduk di lantai.ia masih belum pulih dari rasa terkejutnya.


"man raisya kenapa?"tanya Bu Mona khawatir.bagaimanapun saat ini Raisya sedang mengandung.


"Arman tidak tahu Bu tadi ketika Arman mendengar seperti ada yang terjatuh kemudian Arman keluar dan melihat raisya sudah terkapar di lantai.arman bawa Raisya kerumah sakit dulu ya Bu"ucap Arman.


"akan ibu temani"Bu Mona tak tega melihat putranya tampak sangat panik.


bik irah mendekati Zahira yang sedang duduk menelungkupkan kepalanya.


"non Zahira non tidak apa apa kan?"tanya bik irah.

__ADS_1


Zahira langsung memeluk tubuh bik irah.bik irah merasakan badan Zahira saat ini sangat panas.


"non.non sakit"ucap bik irah.


"bik bukan za yang mendorong raisya.raisya menjatuhkan tubuhnya sendiri hingga jatuh terguling guling.bagaimana dengan bayinya bik.kenapa Raisya berbuat seperti itu."Raung Zahira.


"iya non bibik percaya kok.ayo bibik bantu non kekamar.akan bibik bawakan bubur dan teh hangat agar non bisa Sarapan"ucap bik irah.bik irah sangat percaya kepada Zahira tidak mungkin zahira tega melakukan hal tersebut.


*********


entah mengapa Zayn merasa tidak tenang.ia merasa ada yang tidak beres dengan zahira.


"Al nanti temani aku kerumah zahira.aku ingin mengecek keadaanya"ucap Zayn kalut.


"apa kau gila?!apa nanti kata suami Zahira.jangan bertindak sembarangan"Al berusaha menenangkan Zayn.


Zayn memikirkan ucapan al.maka ia pun mengalihkan fikirannya dengan menyibukkan diri mengerjakan pekerjaannya.


***********"""


sesampai dirumah sakit Raisya segera ditangani.kandungannya langsung diperiksa.untunglah bayi di dalam kandungan Raisya masih bertahan.meski begitu hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi karena berbahaya untuk ibu dan calon bayi.


"kenapa man.raisya kenapa"tanya Bu Yulia dengan airmata buayanya.ranu pun memainkan perannya dengan memasang wajah sedih.


"Arman juga belum tahu bu.raisya belum sadar."jawab Arman khawatir.


"bayinya bagaimana?"tanya Bu yulia.jangan sampai anak itu hilang.jika hilang hilanglah juga senjata Raisya.


"bayinya selamat"Jawab Bu Mona singkat.


tak lama Raisya terbangun.arman segera mendekati Raisya."sya sukurlah kau sudah sadar."ucap Arman.


"bayi kita bagaimana mas?"tanya Raisa lemah.tadi saat jatuh ia memeluk erat erat perutnya berharap apa yang telah ia lakukan tidak membahayakan calon anaknya.


"Anak kita selamat sya.keadaanya baik baik saja didalam perutmu"jawab Arman.dia merasa terharu ketika Raisya langsung menanyakan keadaan anak mereka.


"sukurlah"ucap raiysa benar benar tulus.

__ADS_1


"katakan padaku sya.apakah kau jatuh dari tangga?seharusnya kau lebih berhati hati"ucap Arman.


Raisya mulai melancarkan rencana selanjutnya.


"mas aku yakin kau tidak akan percaya dengan perkataanku tetapi aku harus mengatakannya.


Zahira yang mendorongku"Raisya memasang wajah sendu.


"tidak mungkin!!!!kau jangan membual raiysa"Bu Mona nampak tak terima.


"Bu Mona dengarkan dulu anakku.anda memang tidak menyukainya dari awal tetapi dengarkan dulu penjelasan anak saya."ucap Bu Yulia tak terima.


"Bu Arman mohon dengarkan Raisya dulu"ucap Arman.sebenarnya ia pun tak percaya namun ia ingin membuktikan apa yang diucapkan Raisya benar atau tidak.


"lanjutkan sya"ucap Arman dingin.


"tadi pagi Ranu mengirimiku foto Raisya dan seorang laki laki yang nampak mesra.aku tadi bertanya pada Raisya saat ia akan turun kebawah.ia menyangkal dan aku berniat mengambil ponselku ke kamar.untuk menunjukkan padamu.tetapi tiba tiba ia mendorongku"Raisya mengeluarkan airmata buayanya.


"jika hanya aku yang celaka tak mengapa.tapi apa Zahira tidak memikirkan bayi di dalam kandunganku"Raisya semakin memainkan dramanya.


"nu bisa kau perlihatkan foto yang Raisya maksud"tanya arman dengan wajah yang memerah.


Bu Mona pun turut penasaran dengan bukti foto tersebut.ranu Pun mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan foto foto Raisya ketika sedang dirangkul Zayn menuju mobilnya.


Arman mengepalkan tangannya.foto ini dan pernyataan Zahira semalam tentang perasaannya kepada lelaki lain makin meyakinkan Arman jika Zahira memang telah mengkhianatinya selama ini pantas saja semalam ia meminta perpisahan.ternyata Zahira tak sebaik yang ia kira buktinya saja ia tega mencelakai Raisya dan calon anaknya.


Bu Mona yang melihat foto tersebut sedikit terkejut namun ia tetap tak percaya jika Zahira melakukan pengkhianatan.


"man dengarkan ibu.kendalikan emosimu man.kau harus bertanya terlebih dahulu pada Zahira"Bu Mona berusaha menenangkan anaknya.


"Bu foto ini sudah sangat jelas.zahira pun meminta berpisah dari arman.dan juga Zahira mengakui sendiri semalam Jika rasanya pada Arman telah hilang dan berpaling pada laki laki lain".


"mi..Ranu tolong jaga Raisya disini.aku akan pulang dan mengabulkan keinginan Zahira untuk berpisah.dan aku akan mengusirnya hari ini juga dari rumahku.tak Sudi aku menampung wanita murahan seperti dia"Arman langsung pergi.bu Mona mengejar arman.ia ikut pulang bersama Arman.arman mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh.ia tidak ingat jika membawa ibunya di dalam mobil.


"man tenangkan dirimu man.jangan gegabah atau kau akan menyesal nanti!"ingat Bu Mona.


Arman hanya diam saja.saat ini yang ada dipikirannya hanya segera membuang Zahira dari kehidupannya.

__ADS_1


**********


__ADS_2