Wanita Terbuang Milik Ceo

Wanita Terbuang Milik Ceo
Bab 42


__ADS_3

"aku vi..aku pria yang yang menyukaimu dari awal kita bertemu"


Alfarizi hanya bisa berkata dalam hatinya.


"jangan berfikiran seperti itu.suatu saat akan ada pria yang menyukaimu dengan tulus"ucap Alfarizi akhirnya.ia masih belum berani untuk mengungkapkan isi hatinya.ia tidak seperti Zayn yang bisa secara terang terangan menunjukkan rasa sukanya.


Vivi tersenyum mendengarnya.ternyata pria di sampingnya meski tampak kaku ternyata memiliki hati yang baik.


********


sesampainya dirumah Zayn.al langsung membawa Vivi menuju ke kamar Zahira dirawat.vivi sudah mengetahui sedikit cerita zahira melalui sambungan ponsel.vivi langsung menghambur memeluk Zahira.ia tak menyangka arman akan Setega ini pada Zahira.


"aku senang bertemu denganmu Vi?bagaimana keadaan Bu Rima?"


"Bu Rima sudah membaik za.tadi dia sempat penasaran aku akan kemana.jadi aku terpaksa berbohong jika pak Al mengajakku kencan"jawab Vivi dengan suara lirih.namun terdengar di telinga al.seketika wajah Al memerah ia langsung permisi ke luar kamar dengan alasan hendak menemui Zayn.


Zahira hanya bisa tertawa melihat Al."Vi apakah kau tidak merasa jika sudah membuat pak Al salah tingkah?"


Vivi nampak mengerutkan keningnya."memangnya kenapa za?aku kan hanya mencari alasan yang tepat.lagipula pak Al tidak mungkin menyukaiku.seleranya pasti tinggi.tapi memang ku akui pak Al adalah sosok pria yang sangat menarik"ucap Vivi.


"apakah kau tidak tertarik dengan pak Al?"Zahira mencoba mencari tahu.


Vivi menggelengkan kepalanya."aku tidak berani za.aku berbeda denganmu.meskipun kita sama sama berasal dari panti namun kau memiliki pendidikan yang tinggi dan pekerjaan yang mapan karena otak pintarmu.sedangkan aku,saat ini aku hanya membantu di panti dan bekerja menjadi penjaga toko pakaian.sungguh tidak ada yang bisa dibanggakan dari diriku"


Zahira mengelus pundak vivi.ia merasa selama ini kurang memperhatikan vivi.seharusnya ia mengajak Vivi sama sama mengejar mimpi.zahira merasa jika ia terlalu sibuk sendiri dengan dunianya.


"percayalah Vi laki laki yang benar benar mencintaimu akan menerima kau apa adanya.aku selalu mendoakan kau dapat meraih kebahagiaanmu"Zahira memeluk Vivi.


Al yang berada di balik pintu nampak sedih mendengar ucapan vivi.keinginannya semakin kuat untuk menjadikan gadis itu miliknya dan memberikan kebahagiaan untuk gadis tersebut.


*******


"za mengapa kita malah membahas tentangku!ceritakan padaku apa yang terjadi padamu dengan lebih jelas.tadi kau belum menceritakan semuanya"ucap Vivi menatap zahira.


Zahira pun mulai menceritakan semuanya.ada setitik airmata jatuh di pelupuk matanya.bukan ia menangisi perpisahannya dengan Arman tetapi karena mengingat perlakuan Arman padanya dan bagaimana ia mengkhawatirkan Bu Mona.


Vivi menghela nafasnya."ternyata Raisya benar benar licik za.dia menghalalkan segala cara untuk mewujudkan keinginannya"Vivi memandang Zahira iba.


"mungkin terdengar tidak masuk akal.namun aku sangat bersukur Vi bisa lepas dari mas arman.aku sudah meminta perpisahan sebelumnya namun ia bersikeras tidak mau.tetapi akhirnya ia sendiri yang melepaskanku"

__ADS_1


"sukurlah jika begitu.aku harap setelah ini kau bisa menjalani kehidupanmu dengan bahagia za"ucap Vivi Tulus.


selanjutnya mereka menghabiskan waktu dengan berbincang hal lain yang lebih menyenangkan.zahira merasa sangat terhibur dengan kehadiran vivi.


*************


Di perjalanan pulang Al nampak resah.ia merasa inilah saat yang tepat.jika menunda lagi ia tak tahu kapan berani untuk mengungkapkannya.


Al mengarahkan mobilnya ke sebuah taman.vivi terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Al.


"kenapa kita kesini pak?"tanya Vivi heran.ada sedikit rasa takut dihatinya.apalagi taman terlihat sepi.bisa saja pak Al yang nampak baik tiba tiba khilaf.vivi langsung memeluk tubuhnya sendiri.


Al menatap vivi.dahinya mengernyit.apakah perempuan ini takut padanya.senyum tipis hadir di bibir Alfarizi.


"tenanglah aku tidak akan melukaimu atau bertindak kurang ajar padamu"ucap Al menenangkan Vivi.


mendengar ucapan Al,Vivi sedikit merasa lega."lalu mengapa Kita kesini pak?"tanya Vivi masih waspada.


"ada yang ingin ku ungkapkan.kalau tidak malam ini aku tak tahu kapan aku bisa mengungkapkannya"lirih suara Al.


jantung Vivi langsung berdetak kencang.apakah mungkin pak Al menyukainya.namun tidak mungkin!ia dan pak Al baru dua kali bertemu.vivi akhirnya menunggu dengan sabar apa yang akan diucapkan oleh pria disampingnya.


Al menghadap ke Vivi.al menarik nafas panjang untuk meredakan kegugupannya.


"lalu?"dari sekian banyak kata hanya itu yang bisa terlontar dari bibir vivi.otaknya seolah tidak bisa berfikir.


"aku ingin menjalin hubungan denganmu.bukan hanya berpacaran tetapi aku ingin hubungan yang serius.aku ingin memiliki masa depan denganmu.aku harap kau mau menerimaku"Al sangat mantap menyampaikan semuanya.


Vivi nampak menunduk.jujur saja ia merasa sangat senang dengan pernyataan cinta al.namun lidah nya masih terasa kelu untuk memberikan jawaban.


"aku tahu ini tiba tiba Dan pasti kau sangat terkejut.aku tidak akan memintamu memberikanku jawaban saat ini.aku akan menunggu jawaban darimu.tetapi aku berharap jawabanmu bisa membahagiakanku"ucap Al seraya ingin menjalankan mobilnya.


"AKU MAU!"teriak Vivi tiba tiba.ia langsung menutup mulutnya setelah sadar apa yang ia lakukan sangat lah konyol.bukan hanya Al yang pertama kali merasakan.ini pun hal pertama bagi Vivi.sebelumnya ada yang mendekati namun tak pernah ada respon dari vivi.sama seperti Al,hanya Al yang mampu. menggoyahkan hati Vivi.


Alfarizi menatap Vivi yang sedang menatapnya.suasana canggung tiba tiba tercipta.hening merajai dua sosok insan yang baru pertama kali merasakan menjalin asmara.


"terimakasih vi.aku berjanji aku tidak akan mengecewakanmu Dan berusaha membahagiakanmu"ucap Al.


"aku yang sangat berterimakasih karena kau mau mencintaiku yang tidak memiliki apa apa.aku harap aku bisa memantaskan diri untuk bersanding denganmu"ucap Vivi malu malu.

__ADS_1


Al pun melajukan mobilnya.senyum tak pernah lepas dari wajah Al dan vivi selama di perjalanan.


***********"


saat ini Zahira sudah benar benar pulih.dan ia memutuskan untuk segera mencari tempat tinggal.bu Clara dan pak Kusuma menyarankan agar Zahira tinggal saja di apartemen milik keluarga mereka daripada Zahira harus membayar kamar kost.bu clara dan pak Kusuma sudah menyayangi Zahira seperti anak mereka sendiri.mereka sudah terbiasa dengan kehadiran zahira.ingin menyuruh zahira tinggal disini tetapi tidak mungkin.status Zayn dan Zahira tidak jelas dan rasanya kurang pantas.


awalnya Zahira menolak namun karena bu Clara dan pak Kusuma nampak sangat tulus maka zahira pun menyetujuinya.


Zayn nampak tersenyum bahagia mendengarnya.namun mendadak senyumnya Sirna ketika mendengar perkataan mom Clara.


"kau jangan coba coba mencari kesempatan dalam kesempitan.mommy akan menyuruh bik sum untuk menemani Zahira di apartemen sekaligus sebagai pengawas agar kau tidak bertindak macam macam."ucap mom Clara memandang anaknya.


Zayn langsung memberengut."mom aku tidak sebere"gsek itu.aku akan sabar menunggu Zahira"ucap zayn.lagi lagi membuat Zahira merasa malu.


"aku mommy mu dan aku sangat tahu track recordmu selama ini.dan jangan membebani Zahira dengan kata katamu itu.biarkan ia menentukan pilihan hidupnya"ucap mom Clara.


"mommy mu benar boy.mommy dan Daddy benar benar menyukai dan tulus pada Zahira.kami melakukan semua ini bukan karena kau menyukai zahira.tetapi karena Mom and dad sudah menganggap Zahira sebagai anak kami sendiri"ucapan gamblang pak Kusuma makin membuat Zahira salah tingkah.


"sudah sudah biarkan Zahira menikmati sarapannya dengan tenang"ucap mom Clara.


*********


"za sebenarnya mommy ingin ikut mengantarmu ke apartemen tetapi mommy sudah terlanjur membuat janji dengan teman mommy yang baru datang dari ausie.tidak apa apa kan sayang?"ucap mom Clara kepada Zahira ketika Zahira nampak berkemas.zahira memutuskan hari ini akan pindah karena tidak enak terlalu lama merepotkan.


"tak apa Bu saya sudah sangat berterimakasih kepada ibu dan bapak yang sudah sangat baik kepada saya"ucap Zahira dengan tersenyum.


"nanti Zayn yang akan mengantarkan.tetapi tenang kau tidak akan hanya berdua dengan Zayn.tetapi bik sum akan ikut serta."ucap mom Clara seraya memeluk Zahira dan berpamitan untuk duluan pergi menemui temannya.


setelah selesai Zayn Zahira dan bik sum bergegas berangkat.zayn sengaja tidak berangkat kekantor karena ia ingin mengantarkan Zahira.ia sudah menitipkan urusan perusahaan pada Zayn


"za bagaimana kalau kita makan siang dulu.jadi ketika kau sampai di apartemen kau bisa langsung istirahat."


"baik pak saya ikut saja pak"jawab Zahira.


mereka bertiga pun masuk ke restoran dan menikmati makanan mereka.saat selesai bik sum buru buru pamit ke toilet ia merasa perutnya mulas karena terlalu banyak makan sambal.


saat Zayn dan Zahira duduk menunggu bik sum selesai.tiba tiba nampak Arman masuk bersama seorang teman kantornya.dunia memang sempit mengapa ia harus selalu bertemu dengan Arman.


Zahira berdoa semoga saja Arman tidak melihatnya.namun harapan Zahira tidak terkabul tatapan Arman kini sedang mengarah padanya. sedangkan Zayn sedang memeriksa email di ponselnya sehingga ia tidak menyadari jika saat ini arman sedang berjalan dengan wajah marah ke arah mereka.

__ADS_1


"oh!tampaknya kau sudah benar benar tak tahan ingin menikahi selingkuhanmu!setidaknya punya harga diri sedikit Zahira!bercerailah dulu denganku!baru kau bisa menyerahkan tubuhmu kepada lelaki lain!dasar pezina!"maki Arman membuat seluruh pengunjung restoran menatap Zahira dan Zayn dengan tatapan menghakimi.


***********"


__ADS_2