
Zayn hanya diam saja selama dirumah sakit.wajahnya nampak sangat tidak enak dilihat.hatinya panas melihat perlakuan Arman kepada Zahira.zahira pun nampak salah tingkah dan merasa bersalah.atas alasan apa Zahira pun tak tahu.
Vivi masuk kembali ke ruang rawat setelah mengetahui Arman sudah pergi.ia sangat tidak suka dengan arman.karena menurutnya Arman sosok lelaki yang tidak memiliki pendirian.
saat masuk ia terpesona melihat Zayn.mata Vivi bahkan tak berhenti berkedip.ia menyalami pak kusuma Bu Clara dan Zayn.vivi melihat Zayn sangat dingin sehingga ia merasa sungkan dan sedikit takut pada Zayn.
tak berselang lama Bu Clara berpamitan pulang.
ia menghampiri Zahira menggenggam tangan Zahira."semoga Bu Rima cepat sembuh za.saya lihat wajahmu nampak lelah.bergantian berjaga dengan temanmu.beri waktu kepada tubuhmu untuk beristirahat.jika ada apa apa kau bisa menghubungi zayn.ia pasti akan membantumju no"ucap Bu Clara lembut.mata Zahira berkaca kaca.dibalik kerumitan kehidupan rumah tangganya tuhan mengirimkan orang orang yang sangat baik.
Zayn hanya diam dan tidak menanggapi ucapan ibunya.mood nya benar benar hancur.ia ingin marah tapi tak tahu harus melampiaskan pada siapa.ia berpamitan pada Bu Rima.dan hanya menganggukkan kepala pada Zahira dan Vivi.
...****************...
di dalam mobil Zayn masih diam saja.ia duduk di depan di samping sopir keluarga mereka sedangkan bu Clara dan pak Kusuma duduk di belakang.
"baby...sudahlah.mommy tahu kau sedang sangat kesal.tapi kau tahu kan inilah resikonya menyukai wanita yang telah bersuami.dan kau jangan melampiaskan kekesalan mu dengan Zahira.mommy dapat melihat jika ia nampak kebingungan dengan sikapmu.apa kau tak kasihan melihat dia.zahira terlihat sangat kelelahan.mommy sangsi dengan perasaan sukamu.mungkin rasa sukamu hanya lah sebuah obsesi bukan ketulusan"omel mom Clara.ia tadi melihat jika Zahira tampak merasa canggung.padahal tidak ada alasan untuk ia merasa tidak enak pada zayn.apakah ia memiliki perasaan yang sama terhadap Zayn.
Zayn menyugar rambutnya.ia merasa bersalah pada Zahira.benar perkataan mommy nya.ia tidak memiliki hubungan apa apa dengan Zahira.sungguh lucu jika ia merasa cemburu berlebihan seperti ini.
"zayn.daddy harap kau bisa bersikap gentle.jika niatmu tulus menolong Bu rima.maka lakukanlah dengan sepenuh hati.dan juga jangan bersikap seperti tadi lagi kepada Zahira.hidup nya sudah rumit jangan kau tambah ia bingung pada perasaanmu yang ada di waktu yang salah.daddy tidak mau lagi membahas ini kedepannya.sudah cukup omong kosong ini.bersikaplah profesional terhadap Zahira.ia bawahanmu.jika memang tidak bisa lebih baik kau mencari sekretaris pengganti."ucap pak Kusuma tegas.
pak Kusuma sudah tahu mengenai Zahira dari Bu Clara.ia tahu karena hal tersebut Zayn berharap lebih pada Zahira.maka dari itu saat ini Zayn bersikap cemburu berlebihan.ia tak mau anaknya salah melangkah.disini Zayn adalah pemimpin perusahaan besar.banyak karyawan yang bergantung nasib pada perusahaan mereka.ia tak mau Zayn larut dalam masalah cinta yang tak tahu ujungnya hingga merusak citranya sebagai seorang CEO Dan mengganggu kinerjanya.
bukan pak kusuma tidak mengerti jalan fikiran anaknya.namun saat ini anaknya salah dan tugasnya sebagai orang tua meluruskan jalan anaknya.ia bukan tidak menyukai Zahira.dalam hatinya ia berharap Zayn mendapatkan pendamping seperti Zahira.perempuan pintar mandiri dan memiliki ketulusan.namun apa mau dikata takdir masih belum berpihak pada anaknya.
Zayn yang mendengar perkataan Daddynya hanya bisa diam dan meresapi ucapan orang tuanya.
...****************...
"za lelaki tampan itu siapa?"tanya Vivi penasaran.
__ADS_1
"dia adalah bosku di kantor vi.namanya pak Zayn dan yang bersamanya tadi adalah kedua orang tuanya"jawab Zahira.
"wah seorang bos datang dan menjenguk kesini mengajak kedua orang tuanya.aku merasa ia memiliki perhatian lebih padamu"ucap Vivi menggoda Zahira.ia lebih menyukai Zahira bersama bosnya daripada dengan Arman.
"hentikan vi.orang tua pak Zayn adalah donatur tetap di panti kita.kau tidak pernah bertemu mereka.karena kau selalu menjaga anak anak ketika ibu ada tamu."Bu Rima menghentikan vivi.ia pun sebenarnya merasa ada sesuatu antara Zahira dan bosnya.
"za.ibu ingin berbicara denganmu.vi bisakah kau tinggalkan ibu berbicara berdua dengan Zahira?"tanya Bu Rima lembut pada Vivi.
Vivi tersenyum dan mengangguk.kemudian memilih untuk duduk di taman kembali seperti tadi.
"za...ibu merasa ucapan Vivi ada benarnya.sepertinya pak Zayn ada rasa yang berbeda terhadapmu.apakah kau merasa?"tanya Bu Rima hati hati.
wajah Zahira memerah."sebenarnya pak Zayn awal awal dulu pernah sangat terang terangan menunjukkan perhatian dan rasa suka pada zahira.namun za selalu memberi batasan.dan sepertinya saat ini pak Zayn sudah mengerti.karena sikap pak Zayn sudah berubah.ia tak lagi bersikap berlebihan dan berlalu profesional antara bos dan bawahan untuk saat ini Bu"ucap Zahira.
"sukurlah za.ibu harap kau bisa menjaga dirimu. seberapa rumitnya rumah tanggamu namun kau jangan tergoda untuk melakukan dosa.manusiawi jika kau sedikit tergoda dengan perhatian dari zayn.namun wanita baik baik akan bisa menjaga hati dan dirinya."nasihat Bu rima.
Zahira mengangguk.ia bersukur ada Bu Rima yang mengingatkannya.semoga saja ia bisa menjaga hatinya dan dirinya.
...****************...
Arman ingin sekali berbicara dengan Zahira.namun sudah tiga hari ini Zahira selalu sibuk bekerja kemudian kerumah sakit.selama itu juga Zahira selalu meminta izin pada arman.arman selalu memberikan izin.ia tak mau Zahira semakin benci padanya.
dan di kantor pun Zahira Dan Zayn bersikap selayaknya atasan dan bawahan.tak ada lagi godaan Zayn kepada Zahira.al yang melihat hal tersebut menjadi heran.apakah Zayn sudah tidak menyukai Zahira lagi.padahal awalnya ia sangat menggebu gebu mendekati Zahira.
"zayn ada apa denganmu?mengapa saat ini kau sangat dingin dengan Zahira?"tanya Al penasaran."dan juga kau belum menceritakan padaku ada apa sebenarnya kejutan yang kau ketahui?"kejar al.hingga saat ini Zayn tidak bercerita kepada Al Tentang apa yang terjadi saat ia masuk rumah sakit.
"aku tidak apa apa al.mengapa kau harus penasaran dengan sikapku pada Zahira.bukankah memang seharusnya seperti Ini sikap seorang atasan kepada bawahan.profesional dalam bekerja"sahut Zayn santai."Dan mengenai cerita hari itu.sudahlah itu sudah tak penting lagi sekarang."
Alfarizi hanya diam dan menekuk wajahnya.sudah beberapa hari ini ia menjadi jembatan komunikasi antara Zayn dan Zahira.seperti saat ini.
"telepon Zahira katakan padanya untuk mengatur jadwal meeting dengan para manager membahas kinerja mereka"perintah zayn.al menekan interkom dan menghubungi Zahira.
__ADS_1
"sudah bos.zahira berkata akan mengurus semuanya"Al kembali meletakkan interkom.
"bagus!.oh iya aku lupa.katakan padanya untuk menyiapkan laporan yang telah diserahkan masing masing divisi Agar aku dan kau bisa memeriksanya"perintah Zayn lagi.
Al menarik nafas panjang.sudah tiga hari ia melakukan pekerjaan ini.ia merasa kesal dengan zayn.namun tetap dilakukannya juga.ia kembali menghubungi Zahira.
baru selesai ia menaruh telepon.zayn kembali berulah.
"al sampaikan pada Zahira.jika nanti ketika rapat agar memesan kue dari toko biasanya untuk meeting nanti karena mengingat waktu meeting akan sedikit lama"perintah Zayn lagi.
al mengusap kasar wajahnya.mengapa Zayn menjadi sangat menyebalkan.biasanya Zayn selalu menghandle sendiri.okelah memang sudah tugas al melaksanakan perintah zayn.namun kelakuan Zayn kali ini benar benar membuatnya emosi.
"pak zayn.apa ada lagi yang ini disampaikan pada Zahira biar saya sampaikan sekalian."tanya Al dengan datar.
"tidak ada"jawab Zayn singkat.
setelah menyampaikan pesannya.al mendekati Zayn.
"apa yang sebenarnya terjadi?"tanya Al.
"apa maksudmu?aku hanya bersikap profesional saat ini seperti yang disarankan Daddy dan mommy dan kau juga tentunya"jawab Zayn.
"kau bukan bersikap profesional.malah lebih mirip seperti seorang gadis labil Yang sedang merajuk"ejek al.ia merasa zayn sangat kekanakan.
Zayn menghela nafasnya."ini juga sulit bagiku Al sebenarnya"lalu Zayn menceritakan semuanya kepada Al Dan peringatan dari Daddy nya.
Alfarizi terkejut mendengar tentang rumah tangga Zahira namun ia mendukung sikap orang tua Zayn.
"maka dari itu al.kau harus mendukungku.aku merasa sangat lemah saat ini"Zayn mulai berlebihan.
Al hanya bisa menepuk nepuk bahu sahabatnya seolah memberikan dukungan.
__ADS_1
...****************...