When I See You

When I See You
Surprise


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Seminggu setelah acara kelulusannya, kak Rangga pun berangkat ke Semarang. Aku sendiri tidak bisa mengantarnya langsung ke sana,melainkan hanya mengantar sampai bandara saja.


Jujur berat banget untuk melepaskan kepergian kak Rangga kali ini,terlebih lagi ini merupakan pengalaman pertama untuk aku menjalin hubungan jarak jauh. Tapi untungnya dia selalu meyakinkan aku sebelum keberangkatannya itu. Di tambah orang tua dan teman-teman ku pun selalu mensuport kami berdua.


Kak Rangga sendiri berangkat bersama kak Bastian,karena dia juga harus mengikuti tes medical di sana. Sedangkan kak Angga dia tinggal sendiri yang tertinggal di sini, namun meskipun begitu karena dia juga baru masuk kuliah,jadinya Vira pun cerita akhir-akhir ini dia tidak bisa menghabiskan waktu berdua dengan kak Angga.


Tanpa terasa kami sudah menjalin hubungan jarak jauh ini, sudah hampir 5 bulan lamanya. Aku beruntung mempunyai pasangan seperti kak Rangga, sesibuk apapun dia pasti akan menyempatkan untuk menghubungi ku atau hanya sekedar mengirim pesan pada ku di setiap harinya.


"Kamu gimana,apa kamu lancar berhubungan dengan kak Rangga?" Tanyanya.


"Lancar-lancar saja. Semalam kami habis vidio call malah,"


"Syukurlah."


"Tapi tetap saja yah, meskipun kita masih menghubungi pasangan kita. Kalau tidak bisa ketemu kayak ada yang kurang aja gitu." Lanjutnya.


"Ya itu sih kamu, kalau aku sih masih nyaman-nyaman saja."


"Ya kan beda,"


"Padahal aku dan kak Angga masih di satu daerah yang sama,tapi kayaknya sulit banget untuk ketemu sebentar saja." Timpalnya.


"Saling percaya saja. Lagi pula kita juga jangan egois lah,sekarangkan mereka emang lagi sibuk-sibuknya. Apalagi kak Angga kan masuk sekolah kedokteran saraf,"


"Sebaiknya kamu kasih dia semangat, supaya dia bisa melewati proses yang tengah di jalaninya saat ini." Jelas ku.


"Benar juga kata kamu,"

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hari ini merupakan hari terakhir setelah aku mengikuti ujian pertengahan semester,mulai awal bulan depan aku pasti bakalan lebih sibuk karena di sekolah ada pelajaran tambahan atau bisa di sebut les menjelang ujian nasional.


Makanya aku sudah berniat liburan kali ini aku harus menyempatkan untuk liburan ke semarang,ke rumah kakek. Sekalian aku ingin mengunjungi kak Rangga di sana, aku sengaja tidak memberitahu tentang rencana ku ini padanya karena aku ingin memberi dia kejutan nanti.


Sepulang sekolah aku tidak langsung pulang ke rumah,melainkan pergi ke mall untuk membeli hadiah untuk kak Rangga. Beberapa waktu yang lalu,dia cerita katanya tas yang biasa dia gunakan untuk sekolah rusak dan belum ada waktu untuk membelinya. Makanya aku berinisiatif untuk membelikan hadiah tas untuk dia, aku sengaja menyisihkan dan menabungnya dari uang jajan yang di berikan oleh ayah agar aku bisa membelinya.


Untung saja tas yang aku inginkan stoknya masih ada dan warnanya juga yang memang aku suka. Padahal seminggu sebelumnya aku lihat di website nya barangnya kosong ada juga warna yang beda dari yang aku mau.


Setelah mendapatkan apa yang aku inginkan, aku pun langsung pulang karena besok pagi aku harus berangkat ke stasiun. Kepergian ku kali ini memang tidak di barengi oleh ayah dan bunda, karena bunda baru saja meresmikan klinik barunya dua minggu yang lalu. Jadinya beliau tengah fokus dan di sibukkan dengan tempat barunya itu, begitu pun dengan ayah.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Xavi........" Panggil bunda.


Aku pun langsung turun untuk menghampiri beliau yang berada di lantai satu.


"Apa kamu sudah menyiapkan barang apa saja yang akan kamu bawa besok?"


"Sudah bunda, lagian aku tidak bawa barang banyak ini. Kan di rumah yang di sana pun baju ku ada." Balas ku.


"Iya bunda pun mau ingatkan itu sama kamu. Bawa yang sekiranya penting saja nak,kasihan kan kamu pergi sendiri kali ini. Nanti kalau banyak yang di bawa kamu keberatan lagi untuk angkat-angkat kopernya."


"Bunda sudah kasih tahu paman kamu, untuk jemput kamu nanti di stasiun. Kamu masih nyimpan nomor paman kamu itu kan?" Lanjut bunda.


"Iya bunda masih ada,"


"Ya sudah, sebaiknya sekarang kamu istirahat lebih awal. Besok jam 5 kamu sudah harus bangun,supaya tidak telat."

__ADS_1


Aku pun balik lagi ke kamar ku untuk bersiap istirahat lebih awal. Aku sengaja bilang sama kak Rangga, kalau malam ini aku tidak bisa menghubunginya lebih lama karena besok aku punya acara dan harus tidur lebih awal.


Rasanya aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengannya besok,sepertinya ada beberapa hal yang berubah pada diri kak Rangga. Aku mengatakan ini karena bisa membandingkan saat kali pertama dia berangkat ke sana dan sekarang. Bahkan dia pun mengubah gaya rambutnya dengan model yang kekinian dan pastinya buat dia terlihat makin keren saja.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tepat jam 5.20 wib, ayah mengantarku menuju stasiun. Tidak lupa sebelum pergi aku berpamitan dengan ayah dan sebelumnya di rumah dengan bunda. Dan seperti biasa pasti ada sedikit drama,saat bunda melepaskan aku pergi tadi.


"Hubungi ayah, kalau nanti kamu sudah sampai di sana."


"Kalau ada apa-apa di perjalanan,kamu kasih tahu kami di sini. Ingat perjalanannya cukup jauh,jangan lupa juga makan bekal yang sudah di siapkan oleh bunda tadi." Pesan ayah.


"Baik ayah, aku akan mengingatnya. Aku juga pasti akan menghubungi ayah kalau ada apa-apa." Balas ku.


"Itu harus nak,"


"Ya sudah, kalau begitu aku pamit ayah."


Ayah pun memeluk ku sebelum benar-benar melepaskan kepergian ku kali ini. Tampak beliau menahan tangisnya dan matanya tampak sudah memerah.


Setelah berpamitan, aku pun langsung menuju keretanya karena ternyata keretanya sendiri sudah ada sejak tadi dan sebentar lagi akan berangkat. Aku buru-buru masuk dan mencari posisi tempat duduk ku yang sesuai dengan tiket.


"Lets go........" Gumam ku.


Sepanjang perjalanan yang aku lewati,menyuguhkan pemandangan yang sangat indah. Terlebih lagi saat matahari mulai muncul, awannya tampak sangat cantik.Tidak lupa juga aku mengabadikan momen itu dengan HP ku.


Meskipun ini kali pertama untuk aku pergi sendirian cukup jauh, tapi aku sangat menikmatinya. Terlebih lagi pelayanan yang aku dapatkan sangat bagus dan stafnya pun ramah-ramah. Jadinya aku tidak kesulitan sejak pertama tadi aku masuk pun.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Setelah menempuh perjalanan panjang, akhirnya aku pun sampai di stasiun tujuan ku. Setelah menurunkan koper di bantu oleh salah satu petugas kereta,aku pun langsung keluar untuk menemui paman. Katanya dia sudah sampai sekitar 10 menit sebelum aku sampai dan sekarang tengah menunggu ku di tempat kedatangan.


__ADS_2