
kamar yang sangat indah dengan ranjang yang sangat besar, seorang gadis cantik nan mungil terlihat tidur dengan pulas. menutupi setengah badannya dengan selimut dan wajah dengan batal.
oh ya ampun betapa manis nya gadis ini kuingat usianya baru beranjak 20 tahun, wajar saja jika ia sangat manja.~
~ ~ ~
'tok tok tok' suara pintu pun terdengar.
"non bangun, nyonya dan tuan sudah menunggu di bawah. nyonya menyuruh non agar cepat turun."
~ ~ ~
'dengan mata masih terpejam'
"iya bi, bentar lagi marry turun." hah dasar mommy, suka sekali mengganggu tidur ku. bisiknya dalam hati.
~ ~ ~
marry sedang memilih pakaiannya yang akan dipakainya kekampus, lalu ia pun merias diri seadanya di depan kaca. ya marry tau dia sangat cantik tanpa apa pun jadi dia tak perlu berdandan dengan berlebihan.
~ ~ ~
"morning mom dad."
"morning sayang," keduanya menjawab bersamaan.
__ADS_1
"mom dimana robby? bukankah ia berjanji akan mengantarku ke kampus?"
"robby sudah pergi duluan sayang sedari tadi, ia banyak pekerjaan di kantor. kau tau itu babby, jadi daddy akan mengantarkan mu nanti, makanlah rotimu sayang."mommy menyodorkan roti dengan didalamnya telur daging dan sayuran di campur saus.~
"baiklah." *dengan muka yang cemberut marry memakan roti yang di berikan mommynya.~
"kau tau guys kakak lelaki ku itu gila pekerjaan bayangkan saja dengan umur hampir 30 lebih tapi belum pernah berpacaran.dia sangat sibuk dengan pekerjaannya. padahal banyak wanita yang mendekatinya tetapi kau tau kan ada tipe yang maniak akan pekerjaan tanpa memikirkan perempuan, ya ya itu kakak ku si lelaki tampan dan mapan robby wilcox. ku pikir kalau iya bukan kakak ku, aku akan jatuh cinta dengannya." **pikirku geli*** ~
~ ~ ~
"ayo daddy kita berangkat, aku hampir terlambat ini. bye mommy sambil mencium pipi mommy~
"oke. aku berangkat dulu honey." mencium kening istri tercinta dengan penuh cintaπ
"hati hati sayang" sambil melambaikan tangannya ke arah anak dan suaminya~
~ ~ ~
tak lama kemudian mr hollan masuk~
"hey! untung saja lo datang lebih dulu dari pada si killer itu, kalau tidak gue takan tau bagaimana nasib mu beb. hahaha π"holly tertawa sambil berusaha menutup mulutnya, agar tidak terlalu bising.
"berisik tau holly" tegasku.
"hey beb lo jangan ngambek deh aah, gue bercanda aja tau."
__ADS_1
" O" mulutku berbentuk o hampir sempurna~
"btw lo taukan mar di depan ada cafe baru buka semingguan lalu, and katanya lo tau ada cowok ganteng yang menjadi bartender di situ. oh my god lo harus tau semua anak perempuan datang berbondong hanya untuk melihatnya."
"oh yaa?" ucapku cuek. " ayolah marry kita sehabis kelas kesana, oke?! "
"ya baiklah kau sangat mengganggu merengek seperti anak kecil" *sambil menyentil keningnya pelan, yaa holly adalah sahabatku semenjak sekolah dasar dulu. sepertinya ia sangat penasaran dengan si mr bartender itu.
~ ~ ~
aku dan holly memesan americano ice dangan susu bubuk putih berbentuk hati di atasnya, yaa kurasa itu susu bubuk. aku kurang mengerti tentang minuman*.
"hey lo udah liat kan mar, gimana? g
anteng bukan ??"
"aah biasa ajadeh, jangan lebay ah holly. gantengan lagi robby kakak gue. hahaha" holly tertawa geli. "ya iyalah marry lo taukan kakak lo tu gak ada bandingnya kalo menurut lo, ya gue akui dia emang sangat perfect."
"jelas dong " jelasku cepat sambil tersenyum.
sesekali kulihat bartender itu, ya ku akui ia memiliki wajah yang ganteng dengan alis yang terukir rapi bulu mata panjang dan lebat bibir yang seksi dan... poster tubuh yang perfect ~
~ ~ ~
"hati hati menyetirnya holly, thanks tumpangannya." dengan senyum centil holly menjawab. "ah kau tidak memberikan ku ciuman seperti di cerita cerita kekasih yang mengantar pacarnya akan di beri ciuman. hahaha" tawa nya geli.~
__ADS_1
"cih dasar sters, sana pulang."
" oke bye marry" holly melaju dengan cepat.π