wrong love

wrong love
kebenaran yang terungkap


__ADS_3

plak! tamparan mendarat di pipi kiri marry, dari kejauhan seorang pria berteriak kencang.


"stop, hentikan semuanya. kalian mau kebenaran kan? nih, bicaralah" menyodorkan gadis yang bersamanya


gadis itu ternyata ica, dia menunduk kan kepalanya dengan wajah memerah, ntah karna malu atau takut. ia tak berani mengangkat wajahnya


"guys, sebenarnya.. sebenarnya gue..maaf, sebenarnya gue dan eyza gak pernah pacaran. dan gue sengaja memfitnah marry.agar kalian semua membenci dan menyakiti nya. dan eyza akan menjadi milik gue, karna mungkin bisa saja eyza tak tahan akan apa yang terjadi sama marry membuatnya jadi bisa bersama gue. dan marry maaf.." dengan keadaan masih menundukan kepalanya


bisik bisik kegaduhan pun terdengar, marry yang memegangi pipinya, tak sengaja menjatuhkan air mata. ntah itu karna sakit akibat tamparan keras di wajahnya atau karna malu menjadi bahan tontonan, bisa jadi juga dia menangis karna ica mengakui bahwa ia memfitnahnya, marry pun berlari meninggalkan keramian itu.


"marr tunggu" seseorang meneriaki nya


~ ~ ~


"gue minta maaf, ini semua karna gue. maaf, akhir akhir ini gue sibuk, itu membuat gue tak begitu fokus akan hal lain. sehingga buat lo jadi seperti ini marr. lo ngalamin hal ini. gue pernah dengar anak anak bergosipan tapi gue tak mendengar pasti. mereka tak menyebutkan nama lo saat gue bertanya. dan gue juga hubungi lo tapi ponsel lo tak bisa di hubungi. gue menanyai holly, ternya ponsel lo rusak. jadi gue fikir itu mungkin bukan lo.seandainya gue terima aja cintanya, mungkin lo tak akan jadi seperti ini. atau seandainya gue datang lebih awal. mungkin mereka takan berlarut sampai segininya." penjelasannya yang panjang


marry yang bersandar di pundak holly sambil memegang gelas minumannya, kini meletakan kembali gelasnya di meja. ya. mereka sedang berada di cafe.


"sudahlah ka, yang berlalu jangan di ungkit. bukan salah lo juga.lupakan aja"

__ADS_1


"yaa, gue juga gak tau bakal jadi seperti ini. tapi syukurlah semuanya udah baik baik aja sekarang" sambut holly


eyza merasa sangat bersalah dan menyesal.


"ini yang gue bilang gue cinta dan sayang sama dia, ingin bahagiakan dia? tanpa sadar, gue malah nyakitin dia karna gue. meski bukan gue yang nyakiti. maaf marr." bisiknya dalam hati


~ ~ ~


marry yang berbaring di ranjangnya, memandangi langit langit kamarnya. dengan cepat meraih ponselnya. kini ponselnya telah terisi batre penuh. ia melihat pesan pesan yang begitu banyak belum Terbuka.


"banyak sekali makian yang telontar buat gue, astaga" *katanya saat melihat grup chat.


marry kini melihat pesan lainnya, tanpa membukanya, ia pun mengabaikannya hanya untuk melihat chat devin*.


"haha iya, lo sih kemarin terlalu mencurigakan"


"jadi lo udah tau siapa yang selalu ngikutin lo ?" balasnya dengan cepat


"itu ica, dia gadis yang menyukai eyza. tapi eyza menolaknya."

__ADS_1


"terus, apa motif nya ngikutin lo, kalau dia aja udah di tolak eyza?" balasnya


marry tak membalasnya, karna ia tertidur dengan ponsel masih di tanggannya. tak lama ponselnya pun berdering


kring kring, seketika marry tersadar mendengarnya


"yaa hallo, maaf gue ketiduran" jawabnya


"oh, maaf gue ganggu. yaudah tidur aja lagi. bye"


"gak masalah, gue udah telanjur bangun" jawabnya


merkapun kini saling bercerita, marry menceritakan kejadian yang ia alami. devin menceritakan neneknya yang sakit. masalalu keluarganya. mereka pun kini saling memberi semangat dan perhatian. saling bercanda. mengobrol begitu panjang seperti orang yang telah lama kenal. tanpa sadar jam sudah menunjukan pukul 2 pagi.


"gue tidur dulu ya, sudah jam 2 nih." melirik jam di tangannya yang masih ia pakai.


"oh yaudah, gak kerasa ya. hehe. selamat tidur, semangat ya. jaga diri baik baik. daah" kata devin dengan suara yang menggoda. marry hanya tersenyum mendengarkan suaranya yang lucu.


"gue gak ngerti dengan diri gue sendiri, baru kemarin gue benci. sekarang malah jadi akrab" gumannya sambil meletakan ponselnya di meja

__ADS_1


~ ~ ~


"marr, apa lo jadi benci sama gue. karna ini semua terjadi sebab gue" kata eyza sambil memeluk guling yang dia ajak bicara


__ADS_2