wrong love

wrong love
kabar bahagia


__ADS_3

gadis cantik yang tak habis habis memandang dirinya di sebuah kaca, beralih tersenyum senyum sendiri , memandang kaca sekali lagi dan menundukan wajahnya. ia tersipu malu membuat wajahnya yang putih menjadi memerah. kini gadis cantik nan mungil itu beralih ke ranjangnya. memainkan ponselnya sambil berbaring. ia rasanya ingin segera memberikan kabar gembira pada sahabatnya. dengan bergegas ia menelpon sahabatnya. mengajaknya berjumpa sesegera mungkin. sahabatnya berada di sebuah cafe yang sering mereka kunjungi dan menyuruhnya tuk menyusul kesana. gadis itu kini menuruni anak tangga dengan terburu buru. seseorang yang melihat nya terburu buru meneriakinya dengan sedikit khawatir.


"sayang, jangan terburu buru. bagaimana jika kau jatuh? kau akan pergi kemana ?" tanya mommy penuh penasaran


"yaa mom, marry akan pergi ketempat holly." katanya sambil berjalan meninggalkan mommy.


~ ~ ~ ~


di sebuah cafe yang tak begitu banyak pengunjung, seorang pemilik muda yang tampan duduk bersama kekasihnya yang sangat manis dan menggoda. pemuda tampan itu tak lagi membantu mengantarkan pesanan orang, kadang kadang saja ia membantu karyawannya jika banyak pengunjungnya. sekarang ia memiliki tiga karyawan. karna sahabatnya telah mengundurkan diri ditambah lagi dengan dia yang terkadang suka berpergian bersama kekasihnya, itu membuat ia memperkerjakan tiga karyawan sekaligus. tak lama ia dan kekasihnya duduk bersamaan bersenda gurau, datang seorang gadis cantik nan mungil menggunakan dres yang mengembang menghampiri mereka.


"ada apa beb?" tanya holly

__ADS_1


"hmm, gue.. guee sama devin akan menikah" kata marry dengan senyum yang merekah


"what?! serius lo? setan si devin. bisa bisanya dia sampai lupa kabarin gue hal yang menggembirakan begini. awas aja kalau ketemu!." jawab haris sedikit merajuk


"e...eeeh...serius lo? bukannya lo bilang dia susah di hubungin? kok bisa?" sambung holly.


kini marry pun menceritakan bagaimana kejadian itu bisa terjadi. rasanya ia seperti mimpi sampai sampai air mata kebahagian membuat matanya berkaca kaca. haris memberikan selamat begitu juga dengan holly, marry memberi tahukan tanggal pernikahannya dan mengundang mereka secara pribadi agar tuk datang. marry meminta holly dan haris tuk menjadi pengiring pengantin mereka kelak. tentu saja holly dan haris menyetujui permintaaannya. dengan tiba tiba sebuah pertanyaan terlontar dari mulut holly dan membuat marry sedikit bingung menjawabnya. tapi ia tahu bahwa ia harus bersikap tegas.


~ ~ ~ ~


di sisi lain.

__ADS_1


robby dan devin yang sekarang telah menjadi dekat saling berbincang di dalam ruangan kantor robby. devin mengunjungi kantor robby karna ajakan robby. begitu banyak pembahasan yang mereka lakukan. pekerjaan dan tentang pernikahannya bersama adek nya robby. tetapi tiba tiba mereka teringat akan janin yang berada di dalam perut marry membuat mereka berfikir keras, gaun seperti apa yang akan cocok tuk marry kelak. dengan tiba tiba robby pun bertanya pada devin. karna ia sangat penasaran jadi ia pun bertanya.


"hmm, lo. bukan, keluarga lo apa ada menceritakan bahwa adek gue hamil?" tanya robby dengan suara pelan


"tenang bro, ngak. gue, gue udah berpesan sama tante dan nenek. agar tak memberitahukan orang tua marry bahwa ia sedang hamil anak gue. gue takut akan membuat orang tua lo marah kalau mereka tau, dan menilai gue jelek, meski gue bertanggung jawab." jawab devin dengan serius


devin ingin membuat kesepakatan lagi dengan robby bahwa kelak jika ia telah menikah. mereka harus tinggal terpisah dari keluarga. karna takut jika orang tua marry tau bahwa ia telah hamil dan tiba tiba melahirkan. mereka ingin membuat sandiwara seolah bayi itu hadir setelah pernikahan. kesepakatan pun terjadi, tetapi robby berpesan agar tuk menjaga marry adiknya dengan bersungguh sungguh. meskipun robby sedikit ragu dan cemas ia akhirnya mengikuti saran devin karna devin meyakin kan nya sekuat tenaga.


sebenarnya meskipun robby telah menyetujui akan hal yang dikatakan devin, tapi ia tetap khawatir, ia sangat takut. takut saja kelak bagaimana jika devin berbuat hal jahat di belakang nya. bisa saja devin sedang bersandiwara sekarang. tapi di sisi lain dia percaya mungkin saja devin akan berubah dan takan menyakiti adeknya dan calon anaknya. robby ingin memberikan kepercayaan dan harapan pada devin. dengan tak di duga duga, ponsel devin pun berdering. devin melihat layar ponselnya dan memandang robby dengan sedikit ragu.


~ ~ ~ ~ ~

__ADS_1


__ADS_2