wrong love

wrong love
ending


__ADS_3

2 tahun kemudian.


marry telah mendapatkan gelar sarjananya, dan melahirkan seorang anak laki laki yang tampan, bernama very amory.selama ini eyza selalu membantunya dalam segala hal, mempunyai hubungan palsu yang seolah olah eyza adalah suaminya saat para tetangga bertanya.


marry yang mendengar bahwa daddy sakit parah, membuatnya datang kerumah setelah sekian lamanya. saat berada di rumahnya, daddy dan mommy menceritakan selama ia menghilang, devin selalu mencarinya dan berkunjung kerumah. perlakuan yang hangat dan di luar dugaan pun devin lakukan pada keluarganya. devin selalu membantu saat mommy dan daddy ke susahan. terkadang ia menjaga daddy yang sakit. devin menjaga perusahaan dengan baik, karna ia beranggapan bahwa mungkin saja marry akan datang mengambil alih semua ini. dan membuat mereka bertemu, devin sangat ingin bertemu marry, devin berjanji pada mommy dan daddy bahwa ia akan menjaga marry dengan baik, ia akan mempertaruhkan apa saja agar untuk mendapatkan marry kembali padanya. termasuk hidupnya. mommy menceritakan, bahwa devin sekarang tidak berpenampilan seperti dulu, ia seperti orang yang tidak punya tujuan hidup. keadaannya sangat kacau, dan tidak terurus. daddy berpesan pada marry agar untuk mengambil alih perusahan itu kembali. padahal daddy memiliki maksud lain, daddy tidak menginginkan perusahaan itu. tetapi hanya ingin menyatukan mereka kembali. begitu juga dengan mommy. mereka sangat mengetahui bahwa sebenarnya, marry dan devin saling mencintai. daddy berharap melihat marry bisa bekerja di perusahaannya sendiri, sebelum ia meninggalkan anak dan istrinya. marry yang mendengarkan itu dengan berat hati pun akhirnya menyetujuinya. dengan cepat mommy pun berkata, bahwa seketaris di perusahaannya sedang cuti melahirkan. marry bisa menggantikan nya untuk bekerja.


ke esokan harinya, hari pertama marry bekerja di perusahaannya. ia berdandan dengan penampilan yang culun, memakai kaca mata tebal dan mengepang rambutnya dengan berpakaian kuno.


saat marry memasuki ruangan devin, ia melihat sekeliling penuh dengan foto nya. dan beberapa foto pernikahannya. dan ia melihat, devin dengan keadaan yang berbeda. tertidur di meja kantornya. rambut yang sangat berantakan, kumis dan berewokan yang tidak teratur dan terurus.


"pak, ini. jadwal hari ini" kata marry mengejutkan devin pelan.


"oh iya, terbangun dan melihat marry. kau siapa?" jawab devin


"saya melin pak." kata marry dan menutupi jati dirinya


marry pun menceritakan bahwa dia adalah seketaris pengganti, selama seketaris yang di perusahaan ini melahirkan. marry ingin sekali mengetes devin, apakah ia benar telah berubah seperti kata orang tuanya. marry menanyakan foto foto yang berada di dalam ruangan itu,. dengan mata berkaca, devin menceritakan bahwa itu adalah istrinya. tetapi karna kesalahannya istrinya meninggalkannya, marry mencoba menghiburnya dan menggodanya. tapi devin telah berubah, ia menolak marry mentah mentah. hari hari berlalu seperti biasanya, dengan marry yang terkadang saat ada kesempatan mencoba untuk menggodanya.


saat berjalan menuju lift, marry berpura pura terjatuh dan di tangkap oleh devin. marry memandang devin dengan lama, dan mencium bibirnya lembut.


"apa yang kau lakukan!! aku sudah memiliki seorang istri,!" kata devin mendorong marry darinya.


"maafkan saya pak," jawab marry.

__ADS_1


di dalam hati marry, marry merasa sangat senang atas perlakuan yang di lakukan oleh devin. devin jelas telah berubah.


saat mereka sedang menunggu klien di sebuah cafe, ponsel marry berbunyi. sebuah pesan masuk di ponselnya membuat layar ponselnya menyala.


"itu, anak mu?" tanya devin saat melihat layar ponsel marry yang tidak sengaja.


"iya pak," jawab marry..


devin memandang dengan tatapan kosong, tak lama. ia bercerita, bahwa ia dan istrinya pernah hampir memiliki seorang bayi, tetapi karna ulahnya sendiri. istrinya mengalami keguguran, banyak rintangan yang mereka hadapi. saat keadaan telah membaik, mereka berencana ingin sekali memiliki sorang anak lagi, tapi..istrinya meninggalkannya. ia sangat berharap bahwa ia akan bertemu dengan istrinya. ia sangat menyesal karna tidak membuat istrinya tetap bertahan di sisinya, seandainya ia tidak pergi pada malam hari itu. mungkin keadaan tidak akan menjadi seperti ini.. devin mencarinya kemana mana. termasuk kampusnya, tapi ia seperti kehilangan jejak. begitu juga orang tua istrinya, tidak ingin memberitahu dimana istrinya berada. dengan alasan mereka sendiri tidak tahu.


dengan tiba tiba marry berkata sambil memancing isi hatinya.


"kenapa bapak tidak melupakannya saja, dan menikah lagi?" kata marry


"bapak segitu mencintainya? apa bapak akan tetap menunggu jika ia tidak kembali bersama bapak?" kata marry.


"aku sangat mencinyainya, dan aku akan terus menunggunya, sampai kapan dan dimana pun. aku akan terus menunggunya. meski sampai akhir hayatku ." jawab devin dengan mata berkaca kaca


"sungguh beruntung wanita itu." kata marry dengan senyumannya.


di dalam hatinya, ia merasa sangat bersyukur atas jawaban yang diberikan devin.


2 minggu kemudian, marry dan orang tuanya membawa anaknya verry bermain di taman. mungkin marry sedikit lalai menjaga anaknya, atau tuhan sedang bercampur tangan untuk menyatukan mereka kembali. very yang sudah bisa jalan sendiri. tersesat dan terjatuh karna sesorang menolaknya. sebenarnya devin yang tidak sengaja berada di daerah situ melihat anak kecil berjalan sendiri, dan saat sebuah sepeda motor lewat dengan cepat, devin berlari dan mendorong anak kecil itu, devin sedikit tertabrak dan membuat devin terluka di bagian kepalanya. saat devin ingin berdiri, ia melihat dari jauh seperti sosok marry dan orang tuanya berjalan kearahnya, devinpun berpura pura pingsan. dengan darah yang keluar sedikit di keningnya.

__ADS_1


sesampainya di tempat kejadian, marry melihat anaknya sedang di peluk seorang pria dengan keadaan tidak sadar. dengan cemas tanpa memperdulikan siapa pria itu, marry dengan cepat mengambil anaknya. dan membangunkannya.


"very, sayang. very... bangun nak" katanya cemas


verry yang menutup mata karna ketakutan, bukan karna tidak sadarkan diri. akhirnya verrt membuka matanya, dan melihat ke arah pria yang terbaring itu. marry melihat kearah mata anaknya memandang. marry baru memperhatikan bahwa itu adalah devin,


"vinn.. bangun vin.. devin.. bangun.." kata marry membangunkan devin.


devin tidak membuka matanya, ia sengaja ingin mengerjai marry. marry yang melihat devin tidak bangun, akhirnya meneteskan air matanya dan menceritkan bahwa very adalah anaknya. saat ia meninggalkan devin, ia sedang dalam keadaan hamil.


"vin, bangunlah, kau.. jika kau tidak bangun. bagaimana anak kita hidup tanpa ayah kandungnya, aku masih mencintaimu vin. kau berjanji akan menunggu ku kan, kau akan mencari ku kan. sekarang aku sudah berada di dekat mu vin. aku berjanji tidak akan meninggalkan mu lagi dan akan hidup bersama mu dan anak kita vin. maka dari itu aku mohon kau bangun." kata marry mengucapkan janjinya sambil menangis


devin yang mendengarkan janji manis marry bangun dan memeluknya.


"kau berjanji kan? tidak boleh di ingkari loh. orang tua mu sebagai saksinya." kata devin memeluknya.


marry pun membalas pelukan itu dan menganggukan kepalanya tanpa menjawab, sebenarnya mommy dan daddy telah tahu bahwa devin bersandiwara, saat marry mencemaskan very. devin membuka matanya sedikit dan meletakan jarinya di mulutnya, memberi kode pada orang tua marry untuk diam.


~ ~ ~


marry dan devin akhirnya bersatu kembali, menggelar pernikahan nya kembali. hidup bahagia bersama anaknya.


haris dan holly, sudah menikah setahun yang lalu. haris sudah mengetahui apa yang di lakukan holly di belakangnya, tetapi ia mencoba memaafkan holly, karna holly sudah berubah dan menunjukan penyesalannya. akhirnya mereka pun membina rumah tangga bersama.

__ADS_1


sedangkan eyza, ia menjalin hubungan dengan seketaris di tempatnya bekerja, mendatangi pernikahan marry dan devin yang kedua kalinya dengan membawa pacarnya.


__ADS_2