wrong love

wrong love
kuah sate dan lipstick baru ku


__ADS_3

"susah amat cari parkirannya, mana harus jalan jauh lagi." bergumam sambil mencari yang di sebutkan holly tadi.


~ ~ ~


"nah ini dia" membuka pintu perlahan


holly, haris. yang tengah asyik bernyanyi, kini melihat ke arah pintu


"kok cepat amat waitersnya datang?" berdiri seketika dan dilihatnya yang datang bukan waiters


"loh, kok lo sih?! siapa yang ngundang lo kesini ?"


"gue yang ajak, tadi kita duluan. kak ey sibuk cari parkiran" dengan cepat holly menjawab


suasana canggung pun perlahan mencair ~


kini mereka bernyanyi dan berjoget bersama. dan menyantap makanan, minuman. yang dipesan ~


~ ~ ~


sebenarnya marry masih sangat malu dengan kejadian waktu itu. dan ini membuat nya jadi salah tingkah. tapi ia menutupinya sebaik mungkin dengan berada jauh dari devin. dan kini berdekatan dengan eyza.


~ ~ ~


"kita duet ya marr"


"boleh"


note: gurauan berkasih


"rindu dendaam bisa terubat..andai susah bertentang mata.. pastiiii.. kasih terpaduuu.. teleraaii rindu dihatii.." eyza


"indah di rasaaa.. waktu berkasihh.. kita.. saling merayu..merindu di angin lalu.. "bernyanyi bersama,


"ingin ku sentuhh..hatimu sayang, dalam rindukuu.. semoga kau tahu hebatnya cinta di hati inii.. sekian lama memendam cinta.. payah kurasa Menyiksa jiwaa.." eyza

__ADS_1


eyza kini merangkulkan tangannya ke leher pundak marry. dengan duduk sambil se sekali memandang marry. dalam keadaan masih bernyanyi. dan marry tak mempermasalahkan itu~


plok plok plok suara tepukan tangan


"bagus banget suara kak ey,"


"suara lo oke bro" tambah haris . dan devin hanya tersenyum


"biasa aja kok"


~ ~ ~


haris ingin membayar tagihan semua itu, akan tetapi eyza menolaknya.


"gausah ris, gue bantu setengahnya. gue bertiga dan lo berdua. setidaknya biarkan gue bantu Setengahnya."


"gak apalah, selow aja."


"gak, gue harus bantu setengahnya"


"berapa kak totalnya?"


"lima ratus empat ribu lima ratus. lima ratus lima ribu tepatnya" jawabnya dengan senyum.


dengan cepat mereka berdua saling mengambil dompet.


"nih ris, setengahnya lo. makasih buat hari ni ya ris vin. kita cabut dulu"


"tunggu, kita makan dulu gimana?" ajak haris


"gak bisa. gue udah ngantuk banget. maaf kalau kalian mau lanjut. kalian bisa lanjut, gue mau pulang aja" jawab marry dengan cepat. sebelum eyza mengiyakan ajakan haris.


"marr ayolah, gue laper ni. baru juga jam berapa. lo bisa tidur ntar sampai di rumah sepuasnya.ayolah marr, lo mau nih tinggalin gue sendiri sama mereka?" dengan drama wajah memelasnya


"mm" marry berdehem tanpa bicara, yang mengisyaratkan baiklah.

__ADS_1


~ ~ ~


sebenarnya marry ingin pulang, tapi karena holly dia harus tetap berada diantara mereka. tentunya marry tak ingin menyia nyiakan waktunya, yang akan terbuang sia sia dong.


"lo makan yang bener dong, masa cemong sana sini. kasian tu lipstick baru lo jadi gak cantik" mengelapkan bekas bekas makanan di sela sela bibir marry dengn tisu.


eyza tau itu lipstick baru. karena dia tak pernah melihatnya memakai pewarna bibir.


"yha yhaa ghue thaau" bicara dengan mulut penuh lontong dan sate


"wkwkw lo ini, makan bisa aja selahap ini. padahal tadinya gak mau ikut" ledekan holly


"karena sudah telanjur disini, gue ya harus merasakan satenya juga dong. masa gue cuma ngences ngeliat lo pada makan semua"


"hahaha, marry, marry.." kata haris merasa lucu. eyza hanya menggelengkan kepalanya


"cih, padahal gue berencana pulang agar bisa menghindari si mesum itu" bisiknya dalam hati sambil memakan satenya nya.


marry melihat devin yang hanya menatapnya, yang membuatnya merinding ketakutan~


"tuh kan, dia mulai lagi. senyum tebar pesonanya muncul." bisiknya lagi dalam hati


seketika devin mendekatinya, dengan sapu tangan di tangan kanan nya. dan membuatnya syok. ia pun menutup matanya spontan~


"gue gak bisa tahan liat cemongan kuah kuah sate di pipi lo" bicara sambil mengelapkan kuah kuah sate itu.


mendengar itu, marry membuka matanya. dengan gugup marry menjawabnya~


"thanks"


melihat marry tak lama.


"no problem, tak perlu berterima kasih. oh ya bibir lo cantik, dengan jeda tak lama.yang membuat orang mendengarnya merasa aneh. lipstick lo maksudnya cantik. buat lo makin cantik" sambung devin


"cih sok merayu segala, sok ikut ikutan trik pdkt gue lagi" gumam eyza dengan wajah kesal

__ADS_1


~ ~ ~


__ADS_2