
devin mendapat telfon dari rio, bahwa neneknya semakin parah. dan devin pun pergi ke alamat yang di berikan oleh rio.
~ ~ ~
"tuan, anda ingin mencari siapa?"
"bilang saja devin datang mencari"
tante devin hani, yang duduk di ruang tamu. mendengar nama devin dan seketika keluar
"devin ? itukah kamu nak? kau sungguh sudah besar nak.masuklah nak, nenek sangat merindukanmu" memegang tangan devin.
"bu, ini devin bu. dia sudah disini"
nenek yang penglihatannya tidak lagi bagus, meraba raba tangan di sampingnya. dan devin yang melihat itu dia pun bergegas memegang tangan neneknya.
"ini aku nek, devin"
"maafkan nenek nak, nenek sangat menyesal." *memegang* *erat tangan devin*
*nenek akhirnya bercerita masa lalu dengan panjang*
"bukannya nenek tidak pernah berkunjung atau mengunjungi mu. tapi.. ayahmu selalu memarahi. kalau nenek datang membawa bermacam macam mainan, makanan dan baju untukmu nak. ayahmu sebenarnya dari keluarga tidak mampu. awalnya nenek dan kakek mu tidak setuju. begitu juga yang lain, kami fikir dia hanya akan memperalat ibumu. atau dia hanya menginginkan uang ibumu, ibumu adalah anak pertama di keluarga ini. sudah pasti harta warisan jatuh banyak pada ibumu, ibumu hanya berdua dengan tante mu ini. dan... orang tua dari ayahmu juga tak menyukai ibumu. karna ayah mu akan di nikah kan dengan wanita pilihan mereka. tapi ayahmu memilih ibumu nak. yang membuat mereka marah dan memutuskan hubungan, nenek pun memutuskan hubungan dengan ibumu. setelah menikah. kami mendengar kau lahir nak. dan aku kakek mu. dan juga besanku. ingin melihat kau nak. tetapi malang tidak berbau nak. sehingga pada saat hujan deras, mereka mengendarai motor dijalanan licin, tak sengaja terpeleset jatuh dan membuat truk yang dari jauh mengebut tak melihat mereka yang jatuh dan menabraknya. ayahmu hanya seorang diri. kami mendengar kecelakaan itu, dan menghadiri pemakamannya. disitu ayahmu sangat menyesal nak. tak lama kemudian kami sering datang tetapi jarang jarang, tidak dengan waktu berdekatan. membawakan bermacam macam untuk kalian, ayahmu menolak. ayahmu marah. dia berjanji akan membahagiakan kalian dengan jerih payahnya sendiri, jadi dia tak ingin direndahkan dengan pemberian dari mertua. semenjak itu kalian pindah dan kami tak tau kalian dimana.lalu kami mengetahui kau bersekolah dimana. terakhir saat kau umur 10 tahun. mereka melarang kami bertemu kau. karna tanpa sengaja kakekmu membuat kau koma selama 7 hari, karna kecelakaan sehabis menjemputmu di sekolah. dan disitulah kalian pindah lagi. dan mengancam kami meski matipun tidak mengizinkan kami tuk melihat kalian, jadi aku dan kakek beserta tante mu. hanya bisa menayakan kalian dari tetanggamu. dia adalah karyawan perusahaan kakek. kami bukannya tidak menghadiri pemakaman. tapi saat ayah ibumu meninggal. kakekmu juga meninggal nak, sehabis pemakaman kakek. kami pergi ketempat ibu dan ayahmu.nenek sangat menyesal nak" *ceritanya panjang sambil mengeluarkan air mata penyesalan*
__ADS_1
devin hanya terdiam mendengarkan itu semua.~
~ ~ ~
saat marry dan eyza lewat menuju kantin untuk menyusul holly, anak anak yang melihat mereka berbisik bisik.
"sst ssst, lihaat tuh"
*bisik bisik salah satu gadis dengan temannya*
"gak tau, gue juga gak ngerti ka"
"mungkin mereka iri liat lo jalan sama cowok ganteng seperti gue marr" *tersenyum menggoda*
"eooh, dasar"
~ ~ ~
"marr, jadi mau hari ini ke tempat devin? buat kepastian nya"
"gue sih bebas beb, coba aja ntar"
__ADS_1
"gue ikut" *sambut eyza*
~ ~ ~
"loh kok lo sendiri aja ris? mana si devin" *kata holly sambil melihat sekeliling*
"dia gak datang, sepertinya dia ketempat neneknya dari pihak ibu. katanya neneknya sakit ingin ketemu dia sebelum pergi, tau juga sih. paling sandiwara tuh nenek aja"
"yah sayang dong, padahal kita lagi cari dia"
"yaudah yuk pulang aja yuk" *ajak marry*
~ ~ ~
marry yang berbaring di ranjang nya, berguling kekanan dan kekiri. mengambil ponselnya dan bergegas mengirim pesan.
"eh, lo sengaja ya menghindar dari gue. karna lo gak mau ngaku lo yang ngikutin gue kan" *chatnya pada devin
dilihatnya sesekali ponselnya, tetapi balasan dari devinpun tak datang datang. ~
"gue rasa emang dia pasti, makanya dia pun gak balas chat gue" gumamnya sendiri*.
~~ ~
__ADS_1