wrong love

wrong love
"hari bahagia ku"


__ADS_3

devin datang pagi sekali ke rumah marry, mommy dan daddy beserta robby menyambutnya dengan baik. mommy meninggalkan devin dan beranjak ke kamar marry, di lihatnya marry masih tertidur dan mommy membangunkannya tuk memberi tahu bahwa devin datang. dengan bergegas marry pun merias dirinya.


jelang beberapa menit mereka kini bersamaan pergi ke butik yang semalam mereka kunjungi.


di butik.


"ini bagus sayang, kau sangat cocok menggunakan ini" kata devin setelah melihat marry menggunakan gaun terbaik yang di pilihkan olehnya. marry hanya tersenyum.


tak lama kemudian. mereka pulang bersamaan, devin mengantarkan mereka dan pamit tuk segera pulang.


marry yang telah mengambil izin tuk menikah kini hanya mempersibukan dirinya dengan mommy, mommy mengajaknya ke berbagai tempat perawatan tubuh dan wajah agar marry terlihat lebih cantik dan segar di hari H. hari hari pun berlalu dengan kesibukan masing masing.


~ ~ ~ ~


beberapa hari kemudian.


hari pernikahan pun tiba. gadis cantik nan mungil memandangi dirinya di kaca yang besar, dilihatnya dengan wajah yang tersipu malu. memutar kan badannya, sekali lagi ia menatap pantulan bayangan dirinya dengan lama di kaca. kaca itu tak bisa berbohong ia tampak demikian jelita dengan balutan busana gaun pengantin ball gown. penampilannya di pantulan kaca itu sangat memukau dan tanpa cela, gaun yang mengembang kebawah seperti lonceng dengan selayar yang panjang membuat tubuhnya bak putri kerajaan, bagian dada yang memiliki pernik pernik keristal membuat cahya berkilau dari pantulan sinar lampu, rambutnya di biarkan tergurai dengan hiasan yang cantik. mahkota dan veil putih tertata rapi di rambutnya. membuat gaun putih mutiara yang ia kenakan menjadi semakin terlihat jelita. make up pengantin yang tak begitu mencolok membuatnya semakin memukau, gadis ini harus cantik dengan maksimal karna ia adalah tokoh utama nya di pernikahan ini, ketika memasuki tempat persandingan gadis ini tampak mengagumkan semua mata tertuju padanya, kecantikan nya yang tanpa cela membuat orang yang melihatnya sangat ter kagum kagum. seorang pria yang tampak ganteng dengan stelan jas hitam nya dan bunga mawar kecil terhias di jas itu. pria itu bersanding di bangku pelaminan bersama gadis itu membuat mereka menjadi pusat perhatian, sepasang kekasih yang sangat sempurna. betapa irinya wanita wanita yang melihat nya, betapa terkagum nya pria pria yang melihat nya. pernikahan yang sangat megah, dekorasi yang seperti putri kerajaan membuat gadis itu menjadi seperti sungguhan putri kerajaan. para tamu berdatangan dan bergantian mengucapkan selamat atas sepasang kekasih ini. kini mereka telah menjadi suami istri yang sah. gadis itu mengundang semua yang ia kenal. begitu juga pria itu. dan para keluarga yang mengundang teman temannya dan rekan rekannya. membuat tempat ini sangat ramai dan heboh. di sudut kiri terlihat pria yang menunduk seperti menahan tangisannya. di sudut kanan terlihat wanita yang menahan amarahnya. mempelai wanita mrlihat pria itu dengan seksama begitu juga dengan mempelai pria melihat gadis itu dengan seksama, mereka tak saling berbicara tentang yang mereka lihat masing masing. diri nya sendiri yang tau.


"selamat ya, semoga kau bahagia. hah menghembuskan nafasnya, janji ku masih berlaku" kata eyza dengan suara parau menahan tangisan.

__ADS_1


"gue akan menjaganya dengan baik, lo gak perlu khawatir" jawab devin tegas.


tiba tiba eyza memeluk marry dan devin yang melihatnya hanya tampak menahan amarah, ia tahu mungkin itu pelukan selamat tuk terakhir kalinya. eyza ternyata berbisik ketika memeluk marry, ntah apa yang ia bisikan. devin yang melihatnya seperti penasaran. tak lama sepasang kekasih. sahabat marry dan devin yang menjadi pengiring pengantin tadi datang tuk berfoto bersama. tapi dengan posisi yang terbalik. haris di samping marry dan holly di samping devin. tentu saja marry dan devin masih berpasangan.


keluarga yang bahagia saling menyambut tamu tamu yang mereka kenal dan berbincang dengan senyuman kebahagian. setelah acara selesai. pengantin baru kini memasuki kamar hotel yang telah di dekorasi secantik mungkin. hiasan yang sangat cantik tampak di mana mana. kelopak bunga mawar bertaburan memenuhi ranjang nya. lilin lilin beraroma terpasang di mana mana. mereka mematikan lampunya. dan menjalankan malam pertamanya bagi orang yang tak mengetahui, sesungguhnya malam pertama gadis itu telah di lakukan jauh sebelum ini. dari balik pintu kamar, terdapat daddy dan mommy marry. nenek dan tante devin.


"mereka telah memulai" kata tante hani


"aku akan menimang cicit" jawab nenek yang ikut menguping.


"sayang kita akan menjadi kakek dan nenek segera" dengan senyuman merekah mommy


"sudah sampai dimana mereka?" kata robby ikut menguping di antara mereka.


ssssttt! kata mereka bersamaan dan melihat robby, mereka melanjutkan lagi. tiba tiba pintu terbuka dan membuat mereka terjatuh bersamaan.


"nek, te, ma,pa. kak." kata devin menyebut mereka satu persatu


"apa yang kalian lakukan?" sambung marry

__ADS_1


mereka kini saling melihat dan berbicara dengan kikuk. menjawab asal dengan terbata bata


"a...kami..kami.. " kata tante


"kami ingin mengetuk pintu dan ternyata kalian membukanya, membuat kami semua terjatuh" sambung robby yang pintar menutupi


devin dan marry hanya melihat mereka saja tanpa berkata, mereka yang sangat malu karna ketahuan melarikan diri masing masing dengan alasan yang berbeda beda. devin menutup pintunya lagi.


"kan apa kata aku sayang, mereka menguping. suaranya terdengar samar samar" kata devin beralih duduk di ranjang


marry hanya tersenyum.


~ ~ ~ ~


keesokan harinya. devin yang telah lama menyiapkan rumah tuk mereka huni. kini memberanikan diri bilang ke keluarga nya dan keluarga marry yang tengah berkumpul di rumah marry. mereka awalnya tak mengizinkan. tapi robby dan devin meyakinkan nya. membuat mereka mau tak mau akhirnya menyetujui itu. pada hari itu juga marry mengemas pakaiannya. dan devin mengajaknya ke rumah yang ia beli. sesampai di rumah itu. marry melihat sekeliling.


"ini tampak cantik sayang," kata marry terkagum.


"syukurlah kau menyukainya." jawab devin

__ADS_1


marry menanyakan kenapa devin membeli rumah yang besar yang memiliki lantai bawah dan lantai atas. dengan perkarangan yang besar ada tamannya. devin beralasan kelak jika keluarga berkunjung agar mudah tuk mereka menginap disini dan anak anaknya kelak bebas bermain. devin menjelaskan bahwa rumah ini tak sepenuhnya ia beli sendiri. kebanyakan robby yang membiayai atas hadiah pernikahan mereka. marry yang dulunya tak di izin kan menyetir sendir. kini mommy dan daddy memberikannya sebuah mobil mini tuk marry agar ia bisa leluasa pulang berkunjung kerumah. jarak antara rumahnya sekarang dan rumah mommy memakan waktu 45menitan. kehidupan mereka pun berlalu seperti biasa pengantin baru yang sangat bahagia. hari berganti hari. devin yang masih cuti mengajak marry ke berbagai tempat, marry sangat bahagia dengan semua ini. ia merasa bersyukur, tapi.. apakah marry akan tetap bersyukur jika saja ia tau bahwa suaminya tak seperti yang ia harapkan. marry sering melihat devin memainkan ponselnya dengan jauh dari nya, seperti marry tak boleh melihat atau mengetahuinya. ketika ditanya devin hanya beralasan bahwa itu sesuatu di kantor, devin hanya tak ingin ia khawatir dan menyuruhnya menikmati masa masa bahagia ini.


__ADS_2