
aku membuka mata dengan perlahan, ku lihat dengan samar. beberapa orang mengelilingi ku.
"sayang, nak?"
"marr, marry?"
"ryry"
"sayang"
aku melihat kekiri dan ke kanan, mengikuti suara suara yang memanggilku.
"yaa, dimana ini?" tanya marry
"syukurlah kau sudah bangun nak, ini dirumah"
"lo sangat nyusahin aja, gue buru buru langsung ke tempat lo. ketika holly memberi kan kabar bahwa lo pingsan. dan lo tau gue menggendong tubuh lo yang basah dan berat itu, berhentilah mengemil. badan lo sangat berat" omelan robby yang tak kunjung putus.
"sudah, rob. adik mu baru saja sadar. jangan memarahinya" sambut mommy
"maaf" kata marry pelan
"gue, gue minta maaf marr. ini pasti salah gue. seandainya gue bilang akan hal itu. pasti lo gak akan syok ketika tau. dan bisa buat lo lebih hati hati"
"gak ly, ni bukan salah lo. jangan salahin diri lo sendiri, oh ya mom. siapa yang menggantikan baju marry?"
"bi amele tadi"
"iya non, bibi yang menggantikan. ini non minum dulu." menyodorkan segelas air
"terimakasih bi, makasih kak, makasih mom dad. dan juga holly"
"cih, gini aja lo baru manggil kakak"
"yaudah, lo istrihat aja dulu. kita keluar dulu ya." kata holly. dan marry hanya mengangguk kan pelan kepala nya
~ ~ ~
"gimana bisa, dia di bully gitu?! dan apa yang di lakukan eyza!" kata robby dengan wajah menahan amarah
__ADS_1
"dia sedang sibuk dengan skripsi nya, gue juga gak tau ka,"
"lo seharus nya hubungin dia, lo kasi tau dia apa yang telah terjadi karna perbuatannya !" menaikan satu alisnya
"ya kak, gue lupa mau kabarin dia"
~ ~ ~
keluarga yang begitu hangat, duduk bersama sambil menikmati sarapan. dengan canda candaan yang terlontar keluar dari mulut ke mulut. dan terlukis lah senyuman bahagia
"mom, marry berangkat ke kampus dulu ya." sambil mengelapkan mulutnya dengan tisu
"sayang, sebaiknya istirahat saja dulu"
"iya, nantik lo kenapa kenapa lagi."
"mom, kak. marry udah baik aja. marry harus hadapi ini. untuk buktikan kalau marry gak salah. dengan menghindar malah buktiin marry salah."
"ya sudah, hati hati ya nak" sambut daddy
"ayo gue antar sekalian, mom dad berangkat dulu" ajak robby
~ ~ ~
"nih, udah gue perbaiki menyodorkan ponsel kalau ada apa apa, lo hubungin gue aja langsung" tegas robby
"makasih rob, lo kakak yang baik" sambil membuka pintu mobil
~ ~ ~
"gue udah salah paham, gue harus minta maaf sama devin" gumamnya dalam hati
marry membuka ponselnya, dan ternyata.. oh no, banyak sekali pesan masuk. ada juga dari devin, seketika, ia langsung membuka chat dari devin. tanpa menghiraukan pesan pesan yang lainnya
"sudah gue bilang, gue gak ada ngikutin lo. gue bukannya gak mau balas, tapi gue lagi sibuk ngurusin nenek gue sakit" isi chat devin
dengan cepat marry membalasnya,
"vin, maafin gue ya. gue udah salah paham sama lo. gws ya buat nenek lo. and salam buat semuanya"
__ADS_1
tleng dengan sangat cepat devin pun membalasnya, marry ingin membuka nya. tetapi sayang sekali, ponselnya kehabisan batre.
~ ~ ~
"lo kok masuk sih, lo gapapa nih?"
"gak, tenang aja"
"lo udah kabarin kak ey belum marr?"
"belum, tadi robby baru kasi hp gue. pas dia antar gue kesini, eh gaktaunya batrenya habis."
"duh, robby tipe yang suka sembunyiin perhatiannya ya, tapi langsung dilakuin. iri banget deh"
"nah lo, pacaran aja sama kakak gue"
"dia gak mau tuh marr, gimana dong? lo bantuin kek"
"eh lo, semuanya mau di embat. gimana haris dan devin?"
"hahaha, kan belum dapat. jadi masih bebas pilih pilih dong. dan untuk devin, gue udah kasih ke lo tu. dia sukanya sama lo deh kayaknya. ya meskipun sayang banget lo yang dapat, cih. malesin"
marry hanya diam saja mendengarkannya
~ ~ ~
di kantin, marry dan holly tengah makan bersama. dari kejauhan terlihat segerombolan gadis gadis yang datang kearah mereka.
cresss, air dari gelas di tumpahkan tepat di atas kepala marry. holly yang tengah makan dan marry yang sedang bicara sambil makan. seketika syok.
"eh setan, apa maksudnya lo"
"cih, dasar sok mau jadi pahlawan kesiangan lo?" jawab salah satu gadis itu.
"sudah holl, biar gue aja. berbalik dan berdiri dengan cepat. gue saranin lo semua ya, lebih baik lo cari tau kebenarannya, sebelum yang lo lakuin ini berakibat fatal"
mereka pun bertengkar, di sisi lain holly menghubungi seseorang. tak lama datang pria yang di hubunginya.
~ ~ ~
__ADS_1