wrong love

wrong love
fikiran yang kacau


__ADS_3

devin yang membalikan kursinya dari meja kantornya, tiba tiba di tutupi matanya dari belakang dengan kedua tangan. devin menangkap tangan itu. dan beralih membalikan kursinya berhadapan dengan sesorang itu.


"kau?? bagaimana bisa kau kesini? apa yang kau lakukan?" katanya dengan nada tinggi


"sayang, kau akan menikah? benarkah yang kau katakan?" jawab wanita itu manja beralih duduk di pangkuan devin.


devin menyuruhnya tuk berdiri, tetapi wanita usil itu sangat nekat dan mencium devin. tiba tiba devin berdiri dan membuat wanita itu jatuh dari pangkuannya.


"sudah berapa kali gue bilang, hubungan kita telah berakhir. gue akan jadi seorang ayah. gue akan menikah seminggu lagi." kata devin dengan tegas dengan panggilan yang tak akrab lagi


"apa?! seminggu lagi? kemarin lo bilang satu bulan lagi, apa karna lo bilang lo menghamilinya?" jawabnya tak percaya


"bukan karna itu, mungkin karna gue mencintainya" kata devin dan berjalan menjauh dari wanita itu yang mendekatinya.


"bulshit!! lo tak mencintainya!! gue tau itu?!!! dan lo, liat aja. mungkin bisa jadi itu bukan anak lo!! lo sendiri yang bilang lo gak percaya dia karna dia bertemu dengan pria lain di belakang lo!!! bisa aja itu benih pria itu juga!! seharusnya lo tes dna nanti!!" katanya marah dan meninggalkan devin


devin yang mendengarkan itu, kini memegang kepalanya dengan kedua tangannya. perkataan wanita itu ada benarnya juga, devin menjadi semakin kacau dengan fikirannya sendiri. dilihatnya ponselnya. ia melihat ada panggilan dari robby, dengan cepat ia menelponnya.


tut tuttt suara telpon belum tersambung, tak lama kemudian~


"halo kak, maaf gue tadi rapat. ada apa kak?" kata devin bohong.


"gue tadi mau ajak lo ke butik bersamaan. tapi lo gak angkat, ya besok aja masih bisa kok." jawab robby di balik telpon.


"ya baiklah, gue kerumah besok sekitaran agak siang." kata devin santai dan mematikan ponselnya


~ ~ ~ ~


devin sangat pusing dengan semua fikirannya yang kacau, kata kata wanita itu masih jelas terngiang di telinga nya. sesampai di rumah tantenya, devin yang telah selesai membersihkan diri dan berganti pakaian izin tuk pergi menemui sahabatnya haris. tante memberi tahu agar membawa kendaraan tuk hati hati karna tante melihat raut wajahnya yang tak bisa diartikan. tante takut ia tak konsentrasi menyetir. sehingga membuatnya berpesan seperti itu.


~ ~ ~ ~


haris yang telah mendapat kabar bahwa devin akan menemuinya memberi tahukan holly, dan menyuruh holly tuk menunggu. holly yang di cafenya sedari sejam yang lalu bertanya tanya mengapa devin ingin menemuinya.


"my lyly, gue mana tau. ntar kita lihat aja" kata haris santai.

__ADS_1


sebenarnya cafe sudah mau tutup, tapi haris tetap membuka sedikit pintu cafe nya. Karyawannya telah ia pulangkan. kini hanya tinggal mereka berdua.


"cih, gak jadi keluar dong kita?" jawab holly.


"kan bisa esok sayang, masih banyak hari lain. sabar ya. mana tau ada hal penting" bujuk haris


tak lama mereka menunggu, devin pun sampai di cafe haris. dengan jalan terburu buru ia sedikit meneriaki sahabatnya.


"riss, risss. ayo temani gue" berteriak dan melihat sekeliling


tiba tiba ia melihat di pojokan yang agak redup dengan cahaya terdapat sepasang kekasih sedang bermesraan. ia melihat dengan teliti.


"setan lo, sempat sempatnya bercinta disini. gak dengar suara gue apa?" katanya kesal


"bercinta apaan, lo liat sendiri dong. kita hanya berdekatan" jawab haris santai


"tau nih devin, ada apa sih?" sambung holly.


"gak ada apa apa sih, gue hanya ingin menghabisi masa lajang. ayo ke club. kita clubing, ayo lah" ajak devin


~~ ~ ~


sesampainya dirumah holly, holly menyiapkan makanan tuk mereka dan dibantu oleh haris. melihat kebahagian holly dan haris membuat devin sedikit iri. yang tadi nya duduk diruang makan kini devin beralih menonton tv di ruangan tengah. devin mengganti ganti chanel, tak ada satupun yang ia sukai. ia tak tau apa yang ia fikirkan sedari tadi. yang ia tau raganya sedang disini tapi jiwa dan fikirannya ntah kemana mana.


"bro, udah siap tuh." kejut haris menepuk pundah devin


devin beranjak dari duduknya dan beralih menuju meja makan. bersama mereka menyantap hidangan yang di masak holly.


"gimana, enak kan? my lyly gue jago loh."kata haris


"ya, jago dalam segala hal? hahaha" jawab devin usil


"cih, jelas dong" kata haris menjawab tak mau kalah usil


"apaan sih kalian, nih makan aja. orang nya disini yang kalain bicarain" sambung holly

__ADS_1


tak lama kemudian mereka berbincang bincang, begitu asyik dengan dunia mereka. devin memberitahukan bahwa pernikahannya akan dilaksanakan secepat mungkin. pernikahannya akan di majukan dengan alasan yang masih sama dan karna bayi yang ia kandung. mendengarkan itu haris dan holly hanya meng iya kan. mereka mengobrol dengan asyik. sehingga waktu berjalan dengan cepat tanpa terasa. kini mereka beralih ke club tempat ajakan devin.


~~ ~ ~


di club,


devin minum banyak sekali, haris dan holly yang melihatnya sedikit khawatir. dan menyuruhnya agar tak begitu. devin menolaknya dengan alasan menikmati masa lajangnya. karna ia takan bisa menikamti setelah menikah dan menjadi seorang ayah fikirnya begitu. mendengarkan itu haris dan holly hanya terdiam. jelang 1 jam, devin hampir tumbang. holly mengajak mereka tuk menginap di rumahnya. devin menolaknya karna takut akan mengganggu mereka. ia meminta diantarkan hotel terdekat. mereka pun mengatarkan devin ke tempat tujuan.


~ ~ ~ ~


sesampai dihotel devin berbaring, ia memainkan ponselnya dan memberikan pesan pada marry tuk menemuinya di hotel itu. tetapi balasan tak kunjung datang.


di sisi lain.


haris dan holly yang baru saja sampai dirumah holly bergegas ke kamarnya. perjalanan menuju hotel kerumah hanya 15an menit. membuat mereka yang masih di ambang penuh gairah melakukan hal hal yang ingin dilanjutkan. membuka pakaian masing masing dengan cepat. haris mencium holly dengan penuh semangat yang sedang berbaring. holly merangkul lehernya dengan menjambak pelan rambutnya.


"uhh. .mmh.. lagi sayang.. mm.. teruss.. aahhh... mmmhh.. uhh.." kata holly dengan suara parau


tak lama kemudian haris pun tertidur. holly yang melihat haris tidur dengan damai. memainkan bulu matanya. tetapi haris tak bangun bangun. mungkin ia sangat kecapekan dan membuatnya tertidur pulas.


~ ~ ~


disisi lain,


devin menerima telpon dari seorang gadis, dengan setengah sadar. ia memberitahukan bahwa ia berada di sebuah hotel dan memberikan alamatnya. tak lama devin yang tak mengunci pintu kamarnya kedangan seorang tamu. gadis itu beraksi dengan sangat cepat. membuat devin yang tertidur dan setengah sadar membuka sedikit matanya.


"marr, kau begitu agresif sekali." katanya pelan


gadis itu kini memainkan perannya. membuka pakaiannya. manikan dan menurunkan pahanya di atas tubuh devin. devin menerima itu dengan senang tanpa sadar mengeluarkan suara terengah engah


"hah, hahhh...marr, kau sangat lihai setelah beberapa hari tak melakukan." katanya dengan suara parau.


dengan samar devin meilhat gadis yang berada di sebelahnya yang tengah berbaring tanpa pakaian.


ckrik, suara kamera yang gadis itu foto. tersenyum dan beralih memakai pakaiannya, kini gadis itu meninggalkan devin. tiba tiba devin melihatnya dengan seksama.

__ADS_1


"sial, siapa itu? wanita itu lagi?!" katanya pelan. dan melihat siapa yang menelponnya tadi.


__ADS_2