Zombie Melanda Indonesia S1-S2

Zombie Melanda Indonesia S1-S2
episode 4 S2 / kembali berpetualang


__ADS_3

Jadi, aku diturunkannya diatas sebuah


bangunan bekas pabrik di wilayah


Akong, desa cadas.


Sersan komar sebelum pergi


memberikanku dua buah refil senjata


api yang kini tergenggam di tanganku.


Sebuah suara membangunkanku dari


kenangan. Aku segera merunduk dan


dengan perlahan mencoba mengintip


kebawah.


Ternyata ada beberapa zombie yang


tertarik dengan suara yang dihasilkan


oleh helikopter tadi.


Kulihat jam dipergelangan tangan kiri.


Jam 5 sore. Aku putuskan akan mulai


bergerak setelah matahari terbenam.


Jarak rumahku yang berada di wilayah


sepatan sekitar 4 KM dari tempat ku


berada.


Aku lalu mencari-cari tempat untuk


nanti bisa kugunakan untuk turun


dari atas gedung. Sekitar 5 menit


kemudian, sebuah lubang yang lumayan


lebar berhasil aku temukan. Segera


kuintip seluruh ruangan yang berada


dibawahnya. Aman. Tak terlihat seorang


zombie pun disana. Aku menarik nafas


lega.


Kemudian, aku mengecek ulang


barang bawaan ku. Tas ransel besar


kubuka. Kuperiksa semua barang yang


ada didalam. Setelah semua beres,


kututup kembali. Aku memutuskan


untuk beristirahat sejenak sambil


menunggu matahari terbenam.


Kurebahkan tubuh ini diatas tumpukan


kayu yang ada diatas gedung bekas


pabrik tersebut. Mencoba memejamkan


mata sambil memikirkan dengan

__ADS_1


matang rencana yang akan aku lakukan


nanti.


"Aisyah..bunda, ayah akan segera


aatang menjemput kalian."


Sebuah sentuhan dingin membuatku


terbangun. Kegelapan malam langsung


menyergap ketika aku membuka


kedua mata. Aku lalu duduk. Mencoba


mengumpulkan kesadaran yang


berangsur-angsur terkumpul.


Gerimis.


Rupanya setitik air hujan yang turun


telah membangunkanku.


Kuedarkan mata ini. Mencoba kembali


mengamati tempatku berada.


Semuanya tampak gelap gulita. Hampir


tak ada satupun lampu yang menyala.


Mungkin karena pasokan listrik


diwilayah ini telah dimatikan.


Beberapa saat kemudian, setelah selesai


tidur. Aku lalu beranjak dari posisi


duduk.


Segera kuraih senjata laras panjang


yang diberikan oleh sersan komar.


Lalu dengan berhati-hati, aku berjalan


kesamping atap bangunan.


Dengan bantuan teropong yang


terpasang dilaras senjata, aku


mengamati keadaan disekitar ku dengan


seksama.


Malam hari, ditambah hujan


membuatku agak kesulitan untuk


melihat jarak jauh. Tetapi berkat


bantuan alat itu, aku bisa melihat


dengan baik.


Setelah memastikan bahwa keadaan


disekitar ku aman, aku lalu bersiap


untuk menuruni atap gedung.


Tas ransel sudah kugendong. Begitu juga

__ADS_1


dengan senapan. Aku menggunakan


pedang samurai (katana ), untuk


melindungiku. Karena aku berpikir akan


beresiko menggunakan senapan, karena


akan ditakutkan suara yang dihasilkan


bisa mengundang zombie untuk


berdatangan.


Lubang yang tadi sore aku temukan


kucari.


Dapat.!


Dengan dada berdebar, ku julurkan


kepalaku terlebih dahulu. Selain untuk


mengamati keadaan, juga agar kedua


mata ini terbiasa dengan kegelapan


didalam gedung.


Setelah memastikan bahwa keadaan


dibawah aman. Dengan sangat


berhati-hati aku mengeluarkan tali sling


baja dari dalam ransel.


Lalu dengan bantuan sepotong besi


yang tergeletak diatas atap. Aku lalu


membuat tali simpul.


Besi aku palangkan diatas lubang. Dan


dengan berhati-hati, aku meluncur


turun lewat tali.


Ketika kedua kakiku menyentuh lantai


ruangan, langsung aku bersiaga. Pedang


samurai aku silangkan didepan dada.


Mengamati keadaan disekitar.


Aman.


Dengan sekali sentakan yang lumayan


keras. Ikatan simpul yang tadi ku buat


terlepas. Dengan cepat kurapikan


gulungan tali sling baja itu dan


kumasukan kembali kedalam ranse.


Lalu dengan berhati-hati aku kembali


berjalan.


*BERSAMBUNG*


jangan lupa dukuganya yah dengan cara meberikan vote, like supaya episode selanjutnya cepat apdate dan coment kalau ada kalimat yang salah yah. terima kasih

__ADS_1


__ADS_2