Zombie Melanda Indonesia S1-S2

Zombie Melanda Indonesia S1-S2
episode 24 / frinds ?


__ADS_3

Sebuah benda dingin dan sepertinya


berlendir menempel tepat di leherku.


Sekujur tubuhku menegang. Tak bisa


aku gerakan.


Keheningan tercipta. Hanya desau angin


yang kudengar.


"Jatuhkan senjatamu.." Seseorang


berkata tajam dan berat tepat


dibelakangku.


Reflek, segera senapan yang aku


genggam aku jatuhkan.


"Angkat kedua tanganmu." Katanya lagi.


Aku mengangkat kedua tanganku keatas.


Pandanganku masih memandang nanar


kedepan.


"Sial, apakah aku akan di eksekusi seperti


para Zombie itu. Padahal aku masih


belum bertemu dengan anak dan istriku. "


Aku mendesah pelan.


Namun tiba-tiba terdengar beberapa


orang tertawa tertahan. Begitupun


dengan orang yang menodongkan


apalah itu dileherku.


Perlahan, senjata yang dilekatkan


dileherku ia turunkan.


"Berbaliklah." Kata orang bersuara berat


itu.


Aku berbalik.


Mulutku langsung terbuka lebar.


Tercengang akan keadaan orang-orang


di belakangku.


Ada lima orang yang aku lihat


mengelilingiku kini.


Yang pertama, adalah orang dengan


suara berat yang menodongkan senjata


kepadaku. la seorang laki-laki berusia

__ADS_1


sekitar 30 tahunan. Bergantung terbalik


disebuah cabang pohon tempatku tadi


bersembunyi. Saat aku melihat keatas.


Tanpak kedua kakinya menekuk


sedemikian rupa sehingga bisa menahan


beban tubuhnya. Dan senjata yang la


lekatkan kepadaku ternyata sebuah


pisau belati yang berlumuran darah.


Yang kedua, aku melihat seorang


laki-laki paruh baya dengan tubuh


gemuk memegang sebuah senjata besar


seperti yang pernah aku lihat di film


Terminator.


Lalu laki-laki ketiga. Aku yakin ia


laki-laki, karena meskipun hampir


sekujur tubuhnya diselimuti oleh


berbagai macam rerumputan untuk


berkamuflase. la kulihat memelihara


kumis yang lumayan tebal. la memegang


Dan yang keempat. Aku tidak bisa


memastikan apakah ia laki-laki ataukah


perempuan. Bukan karena sekujur


tubuhnya diselimuä rumput-rumput


seperti laki-laki ketiga. Tapi karena


dandanan yang ia kenakan dan cara


berjalannya yang gemulai, tampak


seperti perempuan. Meskipun ia


berperawakan tinggi besar. Bahkan


paling besar diantara yang lainnya. la


bahkan membawa dua buah senapan


AK47 dikedua tangannya.


Lalu yang terakhir. la adalah seorang


perempuan dengan wajah yang cantik


meskipun tampak kotor karena debu


tapi itu tak menghapus kesan cantik


diwajahnya. Ditangannya, ia memegang

__ADS_1


dua senjata handgun.


Aku masih terdiam. Meneliti kelima


Orang itu.


"Sudah.sudah, kita sudah terlalu lama


keluar markas. Saatnya kita kembali"


Laki-laki yang seluruh tubuhnya


diselimuti rumput-rumput itu berkata.


"Okelah kalau begitu." Jawab laki-laki


yang bergantungan itu. la lalu memutar


tubuhnya keatas. Lalu dengan cepat ia


merosot turun dengan senyum lebar


kearahku.


Aku hanya bisa memaki dalam hati.


"Ayo ciynnn.jelong." kata makhluk


besar keempat tadi seraya meremas


pundakku.


Speechless aku mendengar suara dan


kata-katanya.


Dan belum sempat aku berbuat apapun.


Sosok cantik berjalan melewatiku sambil


tertawa cekikikan.


Tanpa berkata apa-apa. Setelah aku


mengambil kembali senjata yang tadi


aku jatuhkan. Aku mulai berjalan


mengikuti mereka.


"Oya ciynn..," Ujar pria berbadan besar


itu sambil menoleh kearah ku, "siapa


nama yey?"


Aku menoleh kearahnya, untuk


sesaat aku merasa enggan untuk


menjawabnya. Tapi mau bagaimanapun


juga, kelima orang itu telah


menyelamatkan nyawaku. Baik


disengaja maupun tidak.n


*BERSAMBUNG*


jangan lupa dukuganya yah dengan cara meberikan vote, like supaya episode selanjutnya cepat apdate dan coment kalau ada kalimat yang salah yah.

__ADS_1


terima kasih


__ADS_2