Zombie Melanda Indonesia S1-S2

Zombie Melanda Indonesia S1-S2
episode 2 / terjebak di dalam


__ADS_3

aku dan Hendro akhirnya menyadari bila ibu yang tadi siang masuk dan bertransaksi dikantor sekarang berubah menjadi zombie.


zombie wanita itu tampak berusaha membuka pintu yang kami tahan. kami berdua hanya bisa terdiam menyaksikan hal yang diluar nalar ini.


untung ada pintu ini sebagai pembatas yang memisahkan kami denganya. yakni sebuah pintu kaca yang besar. baiknya kami bisa melihat gerakanya,tapi sayang dia juga bisa melihat kami.


kisah yang biasa kami liat di film horor tentang mayat hidup kini secara nyata ada di depan kami. bahkan kini dia ingin memangsa kami.


agak lama kami terdiam. aku melihat zombie itu tidak tidak berusaha masuk lagi. tapi dia tetap diam namun kedua matanya tetap memandangi kearah kami.


" mas, kayaknya zombie itu mulai tenang deh" bisikku.


Hendro hanya mengangguk dengan mata tetap melayang memandang ke arah zombie


aku mulai berpikir bagaimana caranya agar bisa keluar dari sini. aku mulai merasah gelisah. apakah keadaan keluargaku aman disana atau bagaimana.


aku meraba pinggangku, disana ada tongkat scurity yang biasa aku bawah kemana-mana.


aku menggenggam erat meloloskanya dengan pelan. aku memandangi tongkat itu sambil berpikir.

__ADS_1


kini aku mempunyai sebuah ide


" mas, aku akan membuka pintu itu."


Hendro kaget mendengar perkataanku.


" kamu sudah gila dand,,? kita bisa mati. zombie itu bisa memakan kita berdua." katanya


aku menggelengkan kepala. " tenang aja mas, aku punya ide buat keluar dari sini."


Hendro terdiam sejenak, lalu dia berkata"bagaimana caranya.?"


Hendro mengangguk. ia lalu berjalan mendekati kaca, zombie itu melihat gerakan Hendro segera bereaksi. ia mencakar cakar kaca itu dan bersuara menyeramkan.


aku segera bergerak perlahan menuju pintu dan menunggu kode yang diberikan Hendro


agak lama aku menunggu dan kode itu akhirnya aku dapatkan. dengan perlahan sekali, aku membuka pintu, aku melihat zombie itu sedang teralihkan perhatianya kepada Hendro.


dengan berjalan setengah menunduk aku berjalang ke belakang zombie itu. di saat aku hendak memukul zombie itu dengan tongkatku, tiba-tiba saja zombie itu berbalik ke arahku. maka aku dengan berteriak segera menghajar kepala zombie itu sampai kepalanya hancur.

__ADS_1


aku terdiam memandangi tubuh zombie itu, yang kini sudah *mati*


kemudian, aku dan Hendro segera meranjak keluar dari kantor. kini aku sadar, sadar akan perasaan aneh yang sempat tadi aku rasakan


" brummm..."


aku menoleh, ku liat Hendro telah menyalakan sepeda motornya.


"mau kemana.?" tanyaku sambil menghampirinya. dia tidak menjawab dan langsung pergi dengan sepeda motornya. " sial " pikirku. setelah apa yang telah aku perbuat untuk bisa keluar bersamnya, kini seenaknya saja langsung pergi.


sekarang aku sendiri. aku bingung harus berbuat apa. aku menoleh ke arah TV yang masih menyala.


disana aku melihat hal yang mengejutkan


dalam berita ini. tampak presenter pembawa acara itu sedang meliput dari sebuah helikopter yang sedang mengudara. presenter itu mengabarkan bahwa saat ini, di DKI Jakarta, telah terjadi kekacauan yang menyebabkan kerusakan dimana mana.


lalu kamera menyorot ke bawah. kini aku dapat melihat bagaimana kekacauan ini terjadi. dimana mana tampak asap yang mengumpal, semua kendaraan berhenti dan suara klapson mobil yang terdengar dimana mana . kini aku melihat banyak orang yang berlarian tak tentu arah. dibelakang Meraka tampak sebuah zombie puluhan zombie sedang mengejar.


**bersambung**

__ADS_1


__ADS_2