Zombie Melanda Indonesia S1-S2

Zombie Melanda Indonesia S1-S2
episode 8 S2 / kenalan baru


__ADS_3

Langsung aku masuk kedalam rumah.


Semua tampak gelap. Karena rumah ini


hanya berlantai satu. Maka aku harus


mencari cara agar bisa naik keatap


rumah.


Didalam aku menemukan sebuah lemari


yang lumayan tinggi. Aku mencari


sebuah kursi untuk pijakanku agar bisa


naik keatas lemari.


Dapat.


Segera kuseret kursi itu. Lalu dengan


bantuan kursi tadi, aku bisa naik keatas


lemari.


Diatas lemari, dengan menggunakan


pedang, Aku membuka langit-langit


rumah yang terbuat dari bahan triplek.


Berhasil.


Aku lalu mengeluarkan sebuah senter


dari dalam ransel.


Dengan bantuan cahaya senter, aku


melihat kedalam langit-langit rumah.


Setelah memastikan keadaan aman, aku


melemparkan ransel keatas langit-langit


lalu aku menyusul kemudian.


Dari dalam langit-langit, aku segera


membuka paksa atap rumah yang


terbuat dari genteng tanah itu.


Sekeluarnya aku dari dalam langit-langit


rumah. Kini dengan hati-hati aku


melangkah menuju ujung rumah yang


mendekati rumah bertingkat itu.


Mataku awas melihat sekeliling rumah.


Begitu banyak zombie-zombie sialan itu.


Mereka sangat menyebalkan. Karena


akan menunggui mangsa yang didepan


mata sampai dapat.


Kini aku telah berhasil mencapai tepian


genting yang berdekatan dengan tembok

__ADS_1


rumah dimana penyelamatku berada.


Aku berteriak memberi tahu


keberadaanku.


Tak lama kemudian, sebuah kepala


keluar dari sebuah jendela.


Ternyata seorang gadis cantik.


"Apa yang harus aku lakukan?!"


tanyanya.


Aku yang sejenak terdiam lalu segera


membuka isi tasku. Dari dalam aku


mengeluarkan sebuah tali sling baja.


"Aku akan lemparan tali ini. Nanti kau


ikatkan dengan sesuatu yang kuat didalam " kataku.


Jarak antara rumah itu denganku berada


kira-kira tujuh meter.


Aku lalu melemparkan tali itu padanya.


Setelah ia berhasil menangkap tali


sling baja itu, ia lalu masuk untuk


mengikatkannya.


Tak lama kemudian, ia kembali


"Sudah"


Aku yang tadi telah mengikatkan tali


kesebuah besi yang ada dipinggiran atap


segera mencoba kekuatan dari ikatan


tali itu.


"Oke. Kurasa cukup kuat. " kataku dalam


hati.


Lalu, dengan ransel dan senjata


tergantung dipunggung. Aku mulai


merayap terbalik disepanjang tali.


Saat hampir sampai, tiba-tiba sebuah


petir menyambar. Dan,


"Darrr..!"


Suaranya keras menggelegar


memekakkan telinga.


Aku yang terkejut kehilangan


keseimbangan. Genggaman tangan


kiriku terlepas. Aku terayun-ayun diatas

__ADS_1


tali.


Zombie-zombie dibawah kakiku seolah


berteriak-teriak senang. Karena mereka


akan mendapatkan mangsa baru.


Tapi sebuah suara halus memaksaku


menengadah.


Disana ada sepasang tangan yang


terjulur keluar memegangi tangan


kananku yang mulai tak kuasa menahan


beban.


"Ayo bertahan. Kau pasti bisa."


"Ya, kau pasti bisa, kak." sebuah suara


halus lainnya ikut menyemangatiku.


Ada dua orang didalam sana.


Seolah mendapatkan tenaga baru, aku


sebisa murngkin bertahan dan hup.


Aku kembali ke posisi ku semula. Lalu


kembali perlahan-lahan merayap.


Dan...hup!


Aku berhasil.


Mataku lalu melihat seluruh isi kamar


yang agak terang. Disana terdapat


sebuah lilin besar yang menyala


disamping tempat tidur. Lalu berbagai


macam benda juga berada disana. Juga


sebuah senapan mirip seperti punyaku


juga berada disana. Sebuah senjata yang


pernah menyelamatkan nyawaku.


Dan terakhir. Dua sosok gadis berambut


panjang berdiri tegak semampai di


hadapanku.


Aku masih terdiam ketika kedua gadis


itu mengulurkan tangannya.


"Aku Ambar."


"Dan aku, Mira."


*BERSAMBUNG*


jangan lupa dukuganya yah dengan cara meberikan vote, like supaya episode selanjutnya cepat apdate dan coment kalau ada kalimat yang salah yah.


terima kasih

__ADS_1


__ADS_2