Zombie Melanda Indonesia S1-S2

Zombie Melanda Indonesia S1-S2
episode 28 S2 / tamat


__ADS_3

Sopyan juga ikut berdiri.


Aku memandang mereka berdua.


Setelah menimbang baik dan buruknya.


Aku lalu berkata.


"Maaf, untuk melakukan hal ini, aku


akan pergi seorang diri kesana."


"Tapi.." ujar Tania.


"Aku tahu. Kalian berdua ingin


membantu. Tapi aku melihat kondisi


fisik kalian untuk saat ini masih belum


bisa. Maaf, bukannya aku meremehkan


kemampuan kalian. Tapi aku hanya


ingin pergi seorang diri. Dan itu akan


membantuku untuk bergerak lebih


cepat.


Sopyan dan Tania masih berkeras hati


untuk tetap ikut serta. Tapi kembali aku


menolaknya. Hingga akhirnya, "kalian


berdua tunggulah disini. Beristirahat.


Jika sampai matahari terbit nanti aku


masih belum kembali, kalian pergilah


mencari tempat yang aman tanpa harus


menunggu ku."


"Tapi kemana tempat yang aman itu?"


Tanya Sopyan.


"Kalian nanti ikuti arus sungai ini.


Setelah berjalan kira-kira 4 jam, kalian


akan tiba di muara sungai ini. Lalu


sebisa mungkin kalian buat rakit untuk


menyusuri pinggiran parntai ke arah


timur. Karena aku berencana untuk


pergi ke Bandung. Disana menurut


informasi yang aku dapatkan aman."


"Tapi artinya kami nanti harus turun


ke darat lagi disekitar Karawang untuk


kemudian berjalan kaki lagi ke kota


Bandung" Kata Tania.


"Tidak. Nantinya kalian akan


menemukan sebuah sungai besar


dipinggir sungai di kabupaten

__ADS_1


Karawang. Kalian akan dapat menyusuri


Sungai itu dengan cara melawan


arus. Karena sepengetahuanku,


zZombie-zombie itu tidak bisa berenang.


Oleh sebab itu tadi mereka tidak bisa


mengejar kita saat kita berenang


kemari." Kataku panjang lebar.


Mereka kulihat mengangguk. Entah


mengerti atau tidak.


Aku lalu menyiapkan diriku sendiri. Aku


menyelipkan sebuah handgun diikat


pinggangku yang kuisi dengan magazine


full peluru. Lalu dipunggung aku


menggantungkan senjata andalanku, ss2.


Sedangkan ditangan, aku menggenggam


erat sebuah katana. Tak lupa sebuah


gulungan tali sling baja aku ikatkan


dipinggangku.


Tania dan Sopyan melihat semua


persiapanku.


"Kenapa kau tidak membawa ransel saja.


Aku menggeleng.


"Tidak, dengan seperti ini, aku merasa


lebih gampang bergerak dan bisa


dengan cepat mengambil barang-barang


yang aku butuhkan." Kataku.


Setelah memberikan beberapa


pesan kepada mereka berdua, dan


setelah Tania juga memberikan


Aku ancang-ancang letak gedung


persembunyian, Aku lalu mulai


berangkat.


Ditengah gelapnya malam, aku


mulai berjalan dengan perlahan


menyusuri tepian sungai. Aku tidak


ingin langsung menyebrang, karena


aku bermaksud untuk menyebrang


ketika aku yakin bahwa disebrang sana


terdapat gedung yang dikatakan oleh


Tania sebagai tempat persembunyian

__ADS_1


mereka. Ini kulakukan sebagai cara


untuk meminimalisir bertemu dengan


para zombie itu. Memang, tidak


menolak kemungkinan bahwa disisi


sungai tempatku berjalan ada juga


zombie-zombie itu.


Setelah sekitar setengah jam berjalan,


aku melihat disebrang sana langitnya


berwarna agak kemerahan di gelapnya


malam.


"Itu pasti akibat paparan cahaya api


kebakaran gedung"


Setelah merasa yakin, aku mencoba


memperhatikan keadaan diseberang


sungai.


"Aman."


Perlahan aku mulai melangkah


menyebrangi sungai di hadapanku.


Setapak demi setapak aku melangkah,


lalu saat kakiku sudah tidak menyentuh


dasar permukaan sungai, aku mulai


menyelam. Aku menghindari berenang


karena akan menimbulkan suara yang


takutnya didengar oleh zombie-zombie


yang berada didekat aliran sungai ini.


Setelah menyelam beberapa kali dan


terbawa arus sungai hingga aku tak


sampai ditempat tujuan, tapi jaraknya


juga tak terlalu jauh. Yang penting aku


berhasil selamat dan tidak menarik


perhatian "mereka"


Sesampainya aku ditepian sungai, aku


segera berjalan cepat kesebuah pohon


yang tumbuh dipinggiran sungai.


Dibalik pohon itu, aku memeriksa


semua barang bawaan ku. Setelah aku


yakin semuanya baik-baik saja, aku


mulai melangkah pelan memasuki


rimbunnya ilalang yang tumbuh subur


membentang luas itu.

__ADS_1


__ADS_2