Zombie Melanda Indonesia S1-S2

Zombie Melanda Indonesia S1-S2
episode 6 bertemu dengan seorang gadis


__ADS_3

Perlahan namun pasti, Aku berjalan mendekati kamar itu. Aku mulai berpikir bagaimana caranya memulai semuanya.


Apakah dengan berteriak memangil? atau lansung mendobrak pintu? akh tidak. Cara itu terlalu beresiko dan dapat mengundang sekumpulan zombie nantinya.


Bisa-bisa apa yang tadi aku mimpikan jadi kenyataan, hiii...


Akhirnya aku memutuskan untuk mengetuk pintu itu dengan pelan.


"tok,,tok,,tok.". Sepi. Tidak ada suara apapun yang terdengar dari dalam. Tapi aku tak patah semangat. Kembali aku mengetuk perlahan pintu itu.


"tok,,tok,,tok." hey, Siapa pun yang didalam. Jangan takut. Aku juga manusia sepertimu. Bukan zombie-zombie yang ada diluar sana. Tolong buka pintunya.' Aku berkata perlahan


Lama aku menunggu. Tidak ada suarapun yang terdengar dari dalam.


"Baiklah bila kamu tidak mau membukakan pintu. itu terserah padamu. Aku akan segerah pergi. Sampai jumpa. Mungkin kau memang ingin seterusnya sendirian di dalam sana." Aku berkata sambil sedikit mengancam.


Ya iyalah harus diancam. Siapa juga yang tidak merasah jengkel. Orang bermaksud baik untuk menolong malah di anggap angin lewat.


Tapi, Ternyata caraku berhasil,!


Tak lama berselang terdengar suara langkah kaki perlahan mendekati pintu. Aku waspada. bukan mustahil yang keluar nanti adalah zombie


"klek". Suara kunci dibuka. Lalu kulihat kanopi itu bergerak ke bawah, Membuka.


Dan kini, Yang berdiri di hadapanku sesosok wanita mudah dengan tubuh yang langsing mengunakan pakaian lingerie berwarna pink. Wanita ini memiliki wajah yang cantik, Berambut panjang dan kulit putih yang bersih.

__ADS_1


Samar-samar aku seperti mengenalnya.


''K-kkau manusia?" Sebuah pertayaan yang terucap melalui bibir mungilnya. Aku sejenak masih terpana, Namun dengan cepat aku menganggukan sebuah pertayaan yang agak konyol itu.


Dia kulihat mulai tersenyum, manis sekali. "ayo cepat masuk kemari", ujarnya. aku lalu segera masuk ke kamar itu.


Wanita itu menutup pintu itu dan menguncinya kembali.


Lalu dia menyalahkan lampu kamar. aku berusaha mencegahnya. Tapi sepertinya dia tau maksudku.


"Tenang saja. kamar ini jendelahnya tertutup dengan tirai yang sangat tebal. Cahaya lampu tidak akan tembus sampai keluar," Aku hanya ber oh iyah aja.


"Silahkan duduk," Katanya


Aku segera bertanya, "oh iyah.


ngomong-ngomong siapa namamu?


apakah kamu pemilik rumah ini?"


"namaku winny. Aku bukan pemilik rumah ini. ini adalah rumah seorang fotografer kenalanku. kamu sendiri siapa?" tanyanya.


"Aku deddy. Maaf, aku gak sengaja masuk ke rumah ini kemarin. Soalnya kepepet." Kataku


Winny tersenyum mendengar

__ADS_1


penjelasanku


Aku kembali bertanya," kemarin waktu aku mencoba membuka pintu ini kenapa tidak dibuka?"


"Soalnya aku takut. Aku tidak yakin kalau yang berada diluar itu manusia atau zombie. makanya aku biarkan begitu saja."


"Sudah berapah lama kamu berada di kamar ini?" tanyaku.


"Sejak kemarin. Tadinya aku hendak di foto oleh temanku itu. Tapi... kau tahulah apa yang terjadi kemarin. Temanku malah kabur meninggalkanku sendirian. Lalu aku memilih bersembunyi di kamar ini." jawab winny


"kamu tidak lapar?"


Winny mengeleng. "Dikamar ini teryata ada makanan dan minuman." katanya sambil menunjuk ke atas meja yang di pojok ruangan.


Kulihat disana terdapat berbagai macam kue, buah-buahan dan minuman segar. Beberapa minuman itu juga terdapat minuman keras.


"Untuk sementara waktu kita akan aman disini." kata winny


Aku mengangguk. yah, kita memang akan aman disini, tapi untuk berapa lama ?


*bersambung*


jangan lupa dukuganya yah dengan cara meberikan vote, like dan coment kalau ada kalimat yang salah yah


terimah kasih

__ADS_1


__ADS_2