Zombie Melanda Indonesia S1-S2

Zombie Melanda Indonesia S1-S2
episode 11 S2 / membujuk ambar dan mira bergabung


__ADS_3

Setelah menimbang beberapa saat.


Aku lalu mengambil keputusan untuk


membawa serta mereka ikut bersamaku.


"Kalian.." kataku.


Mira dan ambar menoleh.


"Pertolongan itu mungkin saja tidak


akan pernah datang. Jadi apakah


kalian tetap ingin tinggal disini hingga


mati kelaparan atau ikut denganku


menerobos kerumunan makhluk jelek


itu?"


Keduanya saling tatap. Terpancar rasa


bingung dan keragu-raguan dimata


mereka.


"Kalau kalian tidak ingin ikut itu tak


masalah bagiku. Terserah kalian. Tapi


aku bisa pastikan bahwa paling lama


satu minggu kalian bisa bertahan.


Selanjutnya karena stok makanan habis,


maka kalian akan mati."


Aku berhenti sejenak menatap dan


menunggu reaksi mereka.


Ambar kulihat gelisah duduknya.


Sedangkan mira mulai terlihat


ketakutan mendengar kalimat "mati"


tadi.


Aku lalu mencoba meneruskan


kata-kataku.


"Tapi, jika kalian ikut bergabung


denganku, kemungkinan kalian selamat


lebih besar dari pada tinggal disini


dengan kemungkinan akan menentu.


Memang, diluar sana bahaya lebih besar


mengancam. Tapi, jika kita mau bekerja


sama. Aku pikir 50:50 kita bisa survive.


Bagaimana ?"


Ambar menghela nafas panjang

__ADS_1


sebelum ia menjawab, ia melihat kearah


mira dahulu.


Mira tampak mengangguk meskipun


terlihat ragu-ragu.


Ambar lalu menoleh ke arahku. la lalu


berkata, "baiklah kak, bantuan kakak


kami terima. Jadi tolong, bawa kami


keluar dari sini."


Aku tersenyum senang. Ternyataa


mereka masih memiliki keinginan untuk


selamat. Meskipun peluangnya kecil


"Oke. Kalau begitu kalian bersiaplah.


Kita akan menerobos kerumunan


zombie-zombie dibawah sana."


Sekali lagi, aku menatap wajah mereka.


Mencoba untuk mencari apakah mereka


benar-benar akan berbuat sebagaimana


yang tadi mereka katakan.


Aku harus bisa meyakinkan mereka


bahwa mereka tidak akan bisa selamat


bertahan di dalam rumah ini.


Aku lalu berjalan menghampiri


mereka.


"Aku senang mendengar jawaban


kalian. Itu berarti kalian masih memiliki


kesempatan untuk tetap bertahan hidup


daripada kalian tetap bertahan."


Aku menarik nafas sejenak, "sekarang


aku akan bertanya, keahlian apa


yang bisa ataupun yang pernah


kalian lakukan untuk menjaga diri.


Karena nanti, kita akan menghadapi


makhluk-makhluk berengsek itu


diluar sana. Dan untuk menjaga diri


kita, dibutuhkan sebuah kemampuan


untuk tetap bertahan hidup, yaitu


membunuh."

__ADS_1


Wajah ambar dan mira tampak


menegang mendengar penjelasan ku.


"Ambar, aku akan bertanya dahulu


kepadamu. Apa yang bisa kau lakukan


untuk menjaga dirimu dari serangan


mereka ?"


Ambar tampak berpikir sejenak,


namun ia kemudian menjawab dengan


penuh keyakinan.


"Aku bisa menggunakan senjata api.


"Bagus," kataku, "nah mira, kalau


kau ?"


"Aku tidak tahu apakah keahlian ku ini


akan berarti atau tidak. Tapi aku adalah


seorang pemukul kasti yang cukup baik


di sekolah."


Aku mengangguk pelan. Lalu


aku berkata, "itu juga cukup mira.


Asalkan kau memukul kepala para


zombie-zombie itu dengan keras,


maka kemampuanmu akan sangat


membantu."


la mengangguk.


"Sekarang mari kita bersiap-siap untuk


menerobos kepungan mereka."


Lalu, kedua gadis SMA itu berganti


pakaian yang bisa membantu mereka


bergerak dengan cepat.


Setelah dirasa cukup, ambar mengajak


kami untuk turun kelantai satu


rumahnya.


Namun, saat kami bertiga hendak


keluar kamar. Ambar menahan mira


untuk ikut serta.


"Kau tidak usah ikut kami, tolong awasi


saja keadaan diluar sana."


*BERSAMBUNG*

__ADS_1


jangan lupa dukuganya yah dengan cara meberikan vote, like supaya episode selanjutnya cepat apdate dan coment kalau ada kalimat yang salah yah.


terima kasih


__ADS_2