Zombie Melanda Indonesia S1-S2

Zombie Melanda Indonesia S1-S2
episode 22 S2 / meluapkan perasaan


__ADS_3

Aku menatap nanar potongan tangan


itu.


"Mira..." Aku mendesis dengan suara


bergetar.


Ternyata itu adalah potongan tangan


Mira yang tadi malam tersambar petir.


Potongan tangan itu melayang jauh


dari sumbernya dan jatuh dengan tetap


menggenggam pedangku disini.


Agak bergetar ketika jemari tanganku


menyentuh potongan tangan milik


Mira dengan maksud untuk mengambil


pedang itu.


Aku berdiri sambil menatap potongan


tangan Mira. Ditangan kiriku


tergenggam erat pedang samurai yang


awalnya telah aku berikan kepadanya.


Namun kini, pedang itu telah kembali


lagi kepadaku.


Beberapa saat kemudian, aku kembali


tersadar. Dimana dan apa yang sedang


terjadi. Ya, aku kembali tersadar akan


gilanya duniaku ini sekarang.


Oleh sebab yang aku tidak tahu


asal-usulya. Kini mengakibatkan


takdirku hidupku berubah.


Semua akibat dari makhluk brengsek


bernama zombie itu. Merekalah yang


telah menyebabkan semua ini terjadi.


Karena mereka, aku berpisah dari anak


dan istriku. Karena mereka, aku mernjadi


seorang pembunuh. Karena mereka,


aku kehilangan banyak teman. Dan


karena mereka, semua impianku hancur


berantakan.


Tak terasa, urat-urat syaraf disekujur

__ADS_1


tubuhku menegang. Wajahku memerah.


Dan..


"Aaaaaaaakkkhhhhhhh.


Aku berteriak sekencang-kencangnya


akibat dari desakan besar yang


menghimpit di dadaku. Semua


kekalutan, ketakutan, emosi dan


perasaan yang bercampur aduk aku


luapkan tanpa bisa aku kontrol lagi.


Nafasku memburu seketika. Bukan


karena kelelahan. Tapi karena aku


tiba-tiba sadar dengan apa yang baru


saja aku perbuat.


Dan tidak menunggu terlalu lama,


ketika gendang telingaku secara samar


mendengar banyak Suara desahan yang


mulai akrab kudengar.


Zombie. Ya, tak salah lagi. Aku mulai


merasakan mereka kini mengarah


Suara itu masih berada disekitar dinding


bagian dalam pasar.


Aku langsung bergegas bergerak masuk


kedalam semak-semak belukar yang


ada di sekitar kebun itu. Ransel aku


letakan disampingku. Sementara dengan


senapan serbu andalanku, dan sebuah


pedang samurai aku persiapan untuk


persenjataan yang mungkin sewaktu


waktu aku gunakan.


Senapan telah aku posisikan tepat


di depanku. Siap untuk aku bidikkan


kesasaran yang aku inginkan nantinya.


Nafasku seperti terhenti ketika aku


mulai melihat sosok-SOSOk makhluk


zombie itu mulai berjalan perlahan


keluar pintu samping pasar.

__ADS_1


Mereka keluar dengan gerakan khas


yang sering kalian semua lihat di


film-film Hollywood, perlahan seperti


orang mabuk dan menyeramkan.


Jarak tempat aku bersembunyi sekitar


30 meter. Meskipun demikian, aku


hampir-hampir tidak mampu untuk


bernafas dengan normal.


Sekali aku membuat gerakan yang


salah. Maka keberadaanku akan mereka


ketahui. Dan nantinya, meskipun aku


akan berhasil menghabisi beberapa dari


mereka. Aku pasti akan habis diserang


oleh sisanya.


Tak ada jalan untuk lari. Karena


dibelakangku, setelah melewati


beberapa langkah. Ada persawahan


yang membentang disana. Cukup luas.


Tapi nantinya, aku akan kembali masuk


Kedalam perumanan tempat ambar.


Dan kini, hanya menunggu dan bersabar


yang bisa aku lakukan.


Jumlah zombie-zombie itu mulai


mencapai puluhan. Mereka berjalan


Kesana kemari tanpa arah. Karena


mereka rupanya tidak bisa menemukan


sumber suara yang membuat mereka


kearah sini.


Suara-suara geraman dan desahan


mereka terdengar jelas ditelingaku.


Apalagi ketika secara tiba-tiba, ada satu


zombie yang entah kenapa berjalan


tepat kearah tempat persembunyian ku.


*BERSAMBUNG*


jangan lupa dukuganya yah dengan cara meberikan vote, like supaya episode selanjutnya cepat apdate dan coment kalau ada kalimat yang salah yah.


terima kasih

__ADS_1


__ADS_2