
Sudah hampir 1 jam kami berdua mengobrol. Senang rasanya bisa bertemu dengan manusia. Seperti sudah kenal lama, kami mengobrol dengan akrab.
Winny ternyata berasal dari medan.
Dia masih terdaftar di sebuah universitas di kota medan. Dia sudah 5 hari berada di jakarta. awalnya hanya ingin bertemu dengan keluarga sepupunya di jakarta. Tapi 2 hari yang lalu, sepupunya itu mengenalkanya dengan temanya yang bernama joni. Dan joni ternyata seorang fotografer majalah dewasa di jakarta.
Joni yang tertarik menawarkan pekerjaan sebagai modelnya. nantinya, foto-foto winny akan ia kirimkan ke redaktur majalah.
Dan, yah. Winny sekarang sudah berada di rumahnya untuk berpose foto. Akan tetapi, siapa sangka akan ada bencana zombie yang menimpah indonesia.
Joni, pergi meninggalkanya begitu saja. Sedangkan winny yang saat itu tengah berganti pakaian lingerie memilih lari masuk ke kedalam kamar dan menguncinya.
Itulah kisah mengapa winny bisa sampai beradah di rumah ini.
Aku mendengarkannya dengan seksama.
"Jadi, apa rencanamu sekarang win?" tanyaku setelah dia selesai bercerita.
__ADS_1
"Aku juga bingung. Aku tidak tau tentang kota jakarta. Jadi, mungkin untuk saat ini aku akan ikut saja denganmu." jawabnya
Aku sejenak terdiam. Lalu aku berkata," Kalau memang kamu sudah memutuskan begitu. Kita harus mempersiapkan semuanya dari sekarang. Pertama-tama, Kamu harus berganti pakaian. tidak mungkin kita berlari keluar dengan kau berpakaian seperti itu."
Winny baru sadar akan keadaan dirinya. lalu ia mengangguk. "Tapi, Pakaianku berada di kamar yang terletak di lantai satu. Disini tidak ada pakaian ganti.
Aku berdiri dan mengintip keluar jendelah. Semua masih sama. Para zombie itu tetap bergerak tak tentu arah dan berdiri di jalanan
Segera kututup ulang tirainya. Disampingku ada sebuah tas plastik. Aku segera membukanya dan mengambil isinya. Ternyata sebuah celana dalam wanita berwarna pink.
Sekilas aku melirik ke arah winny. Dan dia juga ternyata melihat apa yang sedang ku pegang. Wajahnya memerah. Aku juga merasah kalem. Segera kumasukan ulang benda cantik itu kedalam tas lagi.
Jantungku berdebar-debar. Aku jadi salah tingkah. Entah perasaan apa yang kini aku rasakan.
Untuk melepaskan ketegangan yang sedang aku rasakan, Aku berjalan menuju ke mejah yang terdapat makanan dan minuman. Aku segerah membuka sebuah botol minuman dan kuserahkan ke winny. Winnypun menerimah dan segera meminumnya.
Aku sendiri juga membuka 1 botol dan mulai meminumnya.
__ADS_1
"akh... " lega rasanya setelah meminum minuman ini. Tapi, kok agak pahit dan aneh rasanya. Ah, biarlah. Yang penting sekarang ini, Aku bisa melepaskan ketegangan yang sempat aku rasakan gara-gara benda tadi.
Aku melangkah dan kembali duduk di sofa
kulihat winny pun mulai tersenyum kembali. Aku pun tertawa. Merasah lucu akan kejadian tadi.
Kuletakan botol yang aku pegang di lantai. Kembali aku menatap winny. Dan perasaan yang tadi mulai menyergapku. Tapi, kini aku tidak merasah grogi atau salah tingkah. melainkan menikmati perasaan ini.
"Win." Aku memanggilnya dengan nada yang lembut
"hmm... apa ?" tanyanya dengan lirih.
"Kamu cantik sekali."
Ia tersenyum. Senyum yang cantik dan manis sekali. Aku melangkah mendekatinya. winny menunduk malu.
*bersambung*
__ADS_1
jangan lupa dukuganya yah dengan cara meberikan vote, like dan coment kalau ada kalimat yang salah yah
terimah kasih