Zombie Melanda Indonesia S1-S2

Zombie Melanda Indonesia S1-S2
episode 10 S2 hampir terbawa nafsu


__ADS_3

Lalu separuh isi botol yang tadi aku


minum kembali kuteguk habis. Rasa


hangat kembali menjalari tubuhku.


Rasanya hampir seperti yang ditempat


winny dulu.


"Sepertirya ini minuman beralkohol."


Pikirku cepat.


Sudut mataku memandang kedua


gadis cantik itu. Mereka kulihat tampak


seperti tersenyum aneh.


"Pasti ada sesuatu yang tidak beres


dengan maksud mereka memberiku


minuman ini. Coba aku ikuti permainan


mereka."


Aku lalu berpura-pura seperti hendak


terjatuh.


"Aduh, kepalaku kenapa terasa pusing


ya." kataku.


Ambar dengan cepat menahan tubuhku


agar tidak terjatuh.


"Mari kak. Beristirahatlah sejenak


disini." katanya sambil membingbingku


kearah kasur.


Aku mengikutinya.


"Haha..buaya dikadalin. Tapi tak


masalah. Aku juga untung kok." Ucapku


dalam hati


Perlahan Ambar merebahkan tubuhku


di atas kasur. Mira juga turut membantu.


"Apa yang kakak rasakan ?" Tanya mira


tepat ditelingaku.


Aku menahan diri agar tidak tertawa


kegelian. Dengan perlahan aku


menjawab pertanyaan mira, "panas, aku


merasa gerah."


"Mari kami bantu membukakan


pakaian kakak" Ucap Ambar yang


langsung melepaskan baju yang aku

__ADS_1


kenakan.


Mira juga ikut membantu hingga aku


kini sudah tak mengenakan baju lagi.


"Apakah kalian ingin memperkosaku ?"


tanyaku dengan senyum dibibir.


Mira dan Ambar saling menatap. Lalu


mereka tertawa-tawa sendiri.


"Sungguh aneh. Apa mereka tidak ingat


bahwa ada bahaya yang mengancam


diluar sana. " kataku dalam hati.


"Kalau itu mau kakak, maka kami akan


menurutinya." ucap ambar.


Mira mengangguk pelan tanda


mengiyakan perkataan ambar.


Aku juga sangat berhasrat untuk


melakukan hal itu. Tapi entah mengapa


tiba-tiba aku merasa mendengar


Suara seseorang yang sangat familiar


ditelingaku.


Suara itu terngiang-ngiang di telingaku,


"Aisyah..." desisku tanpa sadar.


Mira dan ambar mengernyit heran


mendengar suaraku.


Entah kenapa aku lalu terbangun dan


langsung mengenakan kembali bajuku.


Aku lalu duduk dipinggiran ranjang


dan menatap wajah kedua gadis itu.


Kulihat wajah mereka terlihat bingung


dengan perbuatanku.


Aku menghela nafas.


Aku kemudian berkata, "apa yang kita


lakukan ini hanya akan mengulur waktu


bagiku untuk bertindak menyelamatkan


nyawa kedua orang yang penting dalam


hidupku."


Aku berhenti sejenak.


"Sebenarnya ada apa dengan kalian ?


Apa kalian tidak melihat bahaya yang

__ADS_1


mengancam jiwa kalian diluar sana?


Dan lagi perbuatan kalian tadi." Aku


menggelengkan kepala dengan sok


sucinya.


Aku menatap ambar sebagai pemilik


rumah. Lalu bertanya, "kenapa kalian


berbuat seperti itu ? Apa kalian sudah


gila?"


Sejenak ambar terdiam. Kulihat ia


saling lirik dengan mira. Agak ragu-ragu


ia kemudian menggeleng pelan.


"Kalau kalian tidak gila lalu kenapa


berbuat seperti ini?"


"Kami merasa putus asa. Semula


saat kami pertama kali terjebak


dalam keributan ini kami masih tetap


berpikiran positif." jawab ambar.


Lalu mira menambahkan, "apalagi


saat kami tahu bahwa secepatnya akan


ada bantuan dari pemerintah berupa


penjemputan bagi warga yang selama


Tapi ternyata sudah 5 hari berlalu. Tak


ada sama sekali penyelamatan yang


dijanjikan."


"Jadi karena itu, kalian menjadi seperti


ini?"


"Tapi itu bukanlah kemauan kami


Kami hanya ingin melepaskan rasa takut


dan kecewa."


Aku termenung di pinggir ranjang.


Hening.


Hanya suara hujan dan petir yang


terdengar didalam kamar. Juga sesekali


suara-suara jeritan aneh yang keluar


dari mulut para zombie itu.


*BERSAMBUNG*


jangan lupa dukuganya yah dengan cara meberikan vote, like supaya episode selanjutnya cepat apdate dan coment kalau ada kalimat yang salah yah.


terima kasih

__ADS_1


__ADS_2